BI: Penjualan Ritel Juni 2020 Terkontraksi 17,1%
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

BI: Penjualan Ritel Juni 2020 Terkontraksi 17,1%

Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:00 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) merilis hasil Survei Penjualan Eceran pada Juni 2020 yang menunjukkan adanya perbaikan, meskipun masih dalam fase kontraksi. Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2020 terkontraksi 17,1% (yoy), membaik dari kontraksi 20,6% (yoy) pada Mei 2020.

Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko menyampaikan, perbaikan penjualan terjadi pada hampir seluruh kelompok komoditas yang disurvei, terutama kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Makanan, Minuman dan Tembakau, serta Peralatan Informasi dan Komunikasi, sejalan dengan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sementara itu pada Juli 2020, kinerja penjualan eceran terindikasi terus membaik, meskipun masih kontraksi. Hal ini tercermin dari prakiraan pertumbuhan IPR Juli 2020 sebesar -12,3% (yoy), membaik dari -17,1% (yoy) pada bulan sebelumnya. Perbaikan kinerja penjualan eceran tersebut diprakirakan terjadi pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya.

“Dari sisi harga, tekanan inflasi pada September diprakirakan menurun, sedangkan tekanan inflasi pada Desember diprakirakan meningkat,” terang Onny Widjanarko dalam keterangan resminya, Selasa (11/8/2020).

Indikasi akan terjadinya penurunan tekanan harga tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) September sebesar 131,5, lebih rendah dibandingkan dengan IEH sebelumnya sebesar 138,6.

Sementara itu, Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Desember tercatat 156,1, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH sebelumnya sebesar 142,5. Peningkatan tersebut sejalan dengan perkiraan meningkatnya aktivitas saat HBKN Natal dan libur akhir tahun.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kurs Rupiah Berbalik Melemah Dekati Kisaran Rp 14.700

Kurs rupiah berada di level Rp 14.695 per dolar AS atau terdepresiasi 47,5 poin (0,32 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.647,5.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Sesi I, IHSG Menguat ke 5.191,6

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,66 persen ke kisaran 5.191,6 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (11/8/2020).

EKONOMI | 11 Agustus 2020

OJK Fokus Jaga Stabilitas Sektor Keuangan di Semester II 2020

Otoritas Jasa Keuangan akan fokus menjaga stabilitas sektor keuangan di Semester II 2020, karena memegang peranan kunci untuk mensukseskan pemulihan ekonomi.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

4 Prestasi Ini Jadikan BEI Terbaik di Bursa ASEAN Selama Pandemi Covid-19

Bursa Efek Indonesia (BEI) mampu menunjukkan kinerja positif bahkan menjadi yang terbaik diantara bursa negara-negara ASEAN selama pandemi Covid-19.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Fitch Pertahankan Peringkat Kredit RI

Fitch Ratings mempertahankan peringkat utang (rating) Indonesia pada posisi BBB, dengan outlook stabil.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Selama Pandemi, Minat Investor Bertransaksi Saham Meningkat 82,4%

Selama pandemi Covid-19, rata-rata investor ritel yang melakukan transaksi saham harian meningkat 82,4%.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

WOM Finance Luncurkan Program Bunga Rendah Hingga 0%

WOM Finance meluncurkan program dengan bunga rendah hingga 0 persen yang berlaku selama bulan Agustus 2020.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 ke Rp 1.056.000 Per Gram

Harga emas PT Aneka Tambang (Antam) Tbk pada perdagangan Selasa (11/8/2020) mencapai Rp 1.056.000 per gram atau naik Rp 2.000

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Kisaran Rp 14.600

Kurs rupiah berada di level Rp 14.611,5 per dolar AS atau terapresiasi 36 poin (0,25 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.647,5.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

IHSG Dibuka Menguat 0,5% Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,49 persen ke kisaran 5.182 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (11/8/2020).

EKONOMI | 11 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS