OECD Revisi Proyeksi PDB Indonesia 2020 Jadi -3,3%
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

OECD Revisi Proyeksi PDB Indonesia 2020 Jadi -3,3%

Rabu, 16 September 2020 | 20:45 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

London, Beritasatu.com - Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memperkirakan perekonomian Indonesia tahun ini akan terkontraksi hingga 3,3 persen, atau 0,5 persen lebih buruk daripada proyeksi sebelumnya bulan Juni sebesar 2,8 persen.

Dalam laporannya hari ini, OECD juga memperkirakan perekonomian Indonesia tumbuh 5,3 persen tahun 2021, atau 0,1 persen lebih baik dari proyeksi Juni.

Secara global, OECD mengatakan pemulihan ekonomi global berjalan lebih baik dari perkiraan, tetapi perekonomian tahun ini masih akan menyusut tajam.

OECD memproyeksikan perekonomian global tahun ini akan terkontraksi 4,5 persen, lebih baik 1,5 persen dari estimasi sebelumnya pada bulan Juni yang memproyeksikan kontraksi produk domestik bruto (PDB) dunia terkontraksi 6 persen.

Untuk tahun 2021, OECD mengharapkan pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 5 persen. Meski demikian, outlook OECD ini masih penuh ketidakpastian mengingat pandemi Covid-19 yang masih terus terjadi.

Sektor pariwisata dan perjalanan belum sepenuhnya pulih dari lockdown yang terjadi di berbagai belahan dunia. Banyak negara bahkan masih berjibaku dengan kurva Covid-19 yang naik lagi. Akibatnya, kebijakan pembatasan yang lebih ketat bakal diberlakukan oleh pemerintahan-pemerintahan dunia dalam beberapa minggu ke depan. Hal ini akan semakin mencekik perekonomian global.

"Output tumbuh dengan pesat begitu kebijakan pembatasan dicabut dan bisnis dibuka kembali, tetapi laju pemulihan kehilangan momentum dalam beberapa bulan terakhir," kata OECD.

OECD menilai Tiongkok sebagai satu-satunya negara yang mencatat pertumbuhan tahun ini. Tiongkok diperkirakan tumbuh 1,8 persen. Kontras, AS diperkirakan terkontraksi 3,8 persen dan Eropa 7,9 persen. Proyeksi ini lebih baik daripada proyeksi sebelumnya di bulan Juni.

Selain Indonesia, sejumlah negara juga mengalami revisi yang lebih buruk dibanding proyeksi Juni lalu, seperti Argentina, Meksiko, India, dan Afrika Selatan. PDB Argentina tahun ini diperkirakan terkontraksi 11,2 persen, Meksiko -10,2 persen, India -10,2 persen, Afrika Selatan -11,5 persen.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Serapan Anggaran "Kotaku" Kempupera Capai 72,4%

Hingga 13 September 2020, progres serapan Kotaku tercatat mencapai Rp 305 miliar dengan realisasi penerima manfaat sebanyak 12.387 orang atau 98,91%.

EKONOMI | 16 September 2020

Usaha Sosial-Kreatif Sediakan lebih Banyak Lapangan Kerja Inklusif

Pada tahun 2019, jumlah rata-rata pekerja perempuan yang dipekerjakan oleh CSE adalah 3,8. Angka ini di atas rata-rata semua sektor usaha 0,6.

EKONOMI | 16 September 2020

Pegadaian Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp 3,25 Triliun

Penerbitan obligasi dan sukuk ini digunakan untuk memperkuat struktur modal kerja perusahaan.

EKONOMI | 16 September 2020

Satgas PEN Harap Stimulus Bisa Dongkrak Ekonomi Nasional pada Kuartal III

Penyaluran anggaran Rp 100 triliun, diperkirakan dapat memberikan daya ungkit ekonomi sekitar Rp 210 triliun.

EKONOMI | 16 September 2020

UMKM Harus Kuasai Keterampilan Bisnis Digital

Di tengah tantangan ekonomi saat ini, menjadi wirausaha menjadi pilihan paling rasional.

EKONOMI | 16 September 2020

Ketua Satgas PEN Jamin 398.000 Tenaga Honorer Terima Subsidi

Satgas PEN memberikan jaminan 398.000 tenaga honorer segera menerima bantuan subsidi gaji sebesar Rp 600.000 per bulan.

EKONOMI | 16 September 2020

Gareth Bale Semakin Dekat ke Spurs

Agen Gareth Bale mengatakan kesepakatan dengan Madrid mengenai transfer ke Spurs mendekati rampung meski pembicaraan berjalan rumit.

EKONOMI | 16 September 2020

Majalah Investor Rayakan HUT Ke-22

Perayaan HUT ke-22 Majalah Investor dirayakan sederhana di Gedung BeritaSatu Plaza, lantai 7, dihadiri oleh para direksi serta pimpinan Redaksi grup BSMH.

EKONOMI | 16 September 2020

Bumi Resources Angkat 4 Direktur Baru, Rosan Jadi Preskom

Bumi mengangkat Adika Nuraga Bakrie dan Nalin Rathod sebagai deputy CEO, dan Rosan P Roeslani menjadi presiden komisaris.

EKONOMI | 16 September 2020

Akhir September 2020, Penyaluran Anggaran PEN Ditargetkan Capai Rp 100 Triliun

Pemerintah menargetkan penyaluran dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada akhir September 2020 mencapai Rp 100 triliun, khusus untuk bidang ekonomi.

EKONOMI | 16 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS