Jokowi Minta Pembangunan Food Estate Diprioritaskan di 3 Kabupaten
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Jokowi Minta Pembangunan Food Estate Diprioritaskan di 3 Kabupaten

Rabu, 23 September 2020 | 11:57 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pembangunan Food Estate (Lumbung Pangan) diprioritaskan di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau di Kalimantan Tengah dan Kabupaten Humbang Hasundutan di Sumatera Utara.

“Kita telah menyiapkan sementara ini dua lokasi yaitu di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara. Di Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, dan di Sumatera Utara di Kabupaten Humbang Hasundutan. Ini yang ingin kita prioritaskan terlebih dahulu,” kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas tentang Lanjutan Pembahasan Food Estate melalui video conference dari Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Pemerintah juga sudah merencanakan akan memulai pembangunan Food Estate di tiga provinsi lainnya, yakni Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatera Selatan.

“Meskipun kita juga ada rencana akan kita lanjutkan setelah ini, sudah mulai pengerjaan di lapangan untuk di provinsi lain, yaitu Papua, maupun di NTT dan di Sumsel. Tetapi ini akan kita diskusikan setelah yang dua ini betul-betul bisa berjalan,” terang Jokowi.

Kepala Negara menegaskan penyediaan bahan pangan nasional adalah agenda strategis yang harus dilakukan dalam rangka mengantisipasi kondisi krisi pangan akibat pandemi virus corona atau Covid-19. “Yang sudah berkali-kali diingatkan oleh FAO (Organisasi Pangan dan Agrikultur) mengenai krisis pangan dunia,” ujar Jokowi.

Tidak hanya itu, pembangunan Food Estate, menurut Jokowi, dilakukan juga untuk mengantisipasi perubahan iklim dan mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor pangan.

“Hal ini juga untuk mengantisipasi perubahan iklim serta juga tidak kalah pentingnya mengurangi ketergantungan kita pada impor pangan. Ini penting,” tegas Jokowi.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi sudah meninjau lokasi pengembangan food estate atau lumbung pangan nasional dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020). Pada kunjungan kerja tersebut, Jokowi menunjuk Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo menjadi leading sector untuk program Lumbung Pangan Nasional. Karena program ini menyangkut cadangan strategis di sektor pangan. Ditargetkan pembangunan Lumbung Pangan Nasional dapat rampung dalam waktu 1,5 hingga dua tahun kedepan.

Keseriusan pemerintah untuk membangun Food Estate ini, terlihat dari Presiden Jokowi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 104,2 triliun untuk ketahanan pangan dan Rancangan APBN 2021.

Anggaran itu akan dialokasikan untuk mendorong produksi komoditas pangan dengan membangun sarana prasarana dan penggunaan teknologi. Demikian disampaikan Jokowi saat Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN 2021 Beserta Nota Keuangannya di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Anggaran tersebut juga akan dialokasikan untuk revitalisasi sistem pangan nasional dengan memperkuat korporasi petani dan nelayan dan distribusi pangan. Lalu untuk pengembangan kawasan pangan berskala luas (food estate) untuk meningkatkan produktivitas pangan. Serta untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sesi I, IHSG Berbalik Melemah 0,66%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,66 persen ke kisaran 4.901,65 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (23/9/2020).

EKONOMI | 23 September 2020

Ciputra Optimistis Kembangkan Apartemen Baru di Jakbar

Sebagai sebuah integrated township, segala kebutuhan penghuni CitraGarden City Jakarta dapat dicapai hanya dalam waktu 15 menit.

EKONOMI | 23 September 2020

Misbakhun Dukung Bea Cukai Sikat Forwarder Nakal di Bisnis Lobster

Misbakhun minta KPPU turun tangan mengungkap dugaan praktik monopoli pengangkutan ekspor lobster di Bandara Soekarno Hatta.

EKONOMI | 23 September 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.755

Kurs rupiah berada di level Rp 14.755 per dolar AS atau terdepresiasi 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.750.

EKONOMI | 23 September 2020

IHSG Dibuka Menguat 0,9%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,9 persen ke kisaran 4.978,4 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (23/9/2020).

EKONOMI | 23 September 2020

IHSG Berpotensi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Valbury Sekuritas Indonesia merekomendasikan PGAS, ADRO, ASII, UNVR, INTP, INDF.

EKONOMI | 23 September 2020

Bursa Asia Beragam, Investor Cermati Pernyataan the Fed

Nikkei 225 Tokyo turun 0,58 persen, S&P/ASX 200 Australia naik 1,57 persen, Kospi Korsel turun 0,53 persen.

EKONOMI | 23 September 2020

Badai Tropis Beta Mereda, Harga Minyak WTI Naik

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 0,74 persen ke US$ 39,6 per barel, sementara Brent turun 0,26 persen ke US$ 41,61 per barel.

EKONOMI | 23 September 2020

Tesla Targetkan Produksi Mobil Listrik Tahun Ini Naik 30-40%

Tesla anjlok lebih dari 7 persen pascapenutupan jam perdagangan saham, meskipun perusahaan memproyeksikan kenaikan produksi mobil listrik hingga 40 persen.

EKONOMI | 23 September 2020

Bursa Eropa Ditutup Menguat Berkat Sektor Migas

Stoxx600 menguat 0,2 persen, DAX Jerman naik 0,41 persen, FTSE Inggris naik 0,43 persen, CAC Prancis turun 0,4 persen, FTSE MIB Italia naik 0,54 persen.

EKONOMI | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS