Maybank Indonesia Bukukan Laba Rp 809,7 M
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.12)   |   COMPOSITE 5091.82 (17.74)   |   DBX 966.643 (5.38)   |   I-GRADE 139.941 (-0.02)   |   IDX30 428.154 (0.24)   |   IDX80 113.358 (0.35)   |   IDXBUMN20 291.199 (1)   |   IDXG30 119.599 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 379.423 (0.06)   |   IDXQ30 124.629 (0.16)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.08)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.29)   |   IDXV30 107.251 (0.1)   |   INFOBANK15 832.7 (-0.23)   |   Investor33 373.408 (0.69)   |   ISSI 150.953 (0.04)   |   JII 549.986 (-0.02)   |   JII70 187.543 (0.25)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.5)   |   LQ45 788.563 (1.46)   |   MBX 1407.83 (4.49)   |   MNC36 279.661 (0.63)   |   PEFINDO25 277.129 (4.96)   |   SMInfra18 242.149 (-0.42)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.34)   |  

Maybank Indonesia Bukukan Laba Rp 809,7 M

Kamis, 24 September 2020 | 16:30 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Maybank Indonesia Tbk mencatat kenaikan laba bersih setelah pajak dan kepentingan nonpengendali (PATAMI) sebesar 7,0% menjadi Rp 809,7 miliar pada semester pertama yang berakhir 30 Juni 2020 di tengah gejolak dan disrupsi pasar yang disebabkan pandemi Covid-19. Kinerja didukung oleh peningkatan pendapatan nonbunga (fee based income) dan pengelolaan biaya strategis secara berkelanjutan (sustained strategic cost management).

“Terlepas dari kondisi pasar yang kurang kondusif, kami telah berhasil membukukan hasil positif dalam enam bulan pertama 2020. Bank telah mengubah kondisi pasar yang menantang menjadi peluang pada layanan perbankan digital serta tetap menjaga pertumbuhan yang baik. Kondisi saat ini telah membuat kami menjadi lebih kreatif, terutama dengan memanfaatkan teknologi dalam melakukan komunikasi kepada para nasabah. Kami telah mengambil langkah proaktif untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut terhadap portofolio Bank atas pandemi global yang terjadi,” kata Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria dalam siaran persnya hari ini, Kamis (24/9/2020).

Bank mencatat kenaikan pendapatan fee based sebesar 1,4% menjadi Rp1,2 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya dimana terdapat pendapatan fee nonrutin sebesar Rp 101,0 miliar dari hasil penyelesaian arbitrase domestik. Bila pendapatan fee non rutin tersebut tidak diperhitungkan, maka Bank mencatat kenaikan fee 11,0% yang berasal dari fee global market, bancassurance dan wealth management, serta biaya transaksi e-channel.

Profil pendanaan Bank terus menguat seperti tercermin dari peningkatan rasio CASA dari 33,1% pada Juni 2019 menjadi 40,0% pada Juni 2020, di mana tabungan meningkat sebesar 9,9%. Peningkatan CASA merupakan hasil penerapan strategi Bank untuk mengurangi pendanaan berbiaya tinggi melalui penyediaan layanan cash management berbasis perbankan digital.

Bank telah mengalihkan upaya untuk meningkatkan peluang bisnis di tengah kondisi pasar yang menantang dengan mengoptimalkan layanan perbankan digital, Maybank2u (M2U) di mana mulai banyak nasabah kini menggunakan layanan mobile apps, khususnya dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Transaksi keuangan yang dilakukan melalui M2U naik 136% menjadi 4,5 juta transaksi pada semester I 2020 sementara, terdapat 34.000 pembukaan rekening tabungan/deposito dan lebih dari 45.000 rekening baru dibuka melalui M2U.

Aplikasi M2U tidak hanya menyediakan layanan pembukaan rekening dengan mudah dan cepat, tetapi juga menyediakan fitur seperti QR Pay, proses KYC secara digital untuk pembukaan rekening, channel pembayaran donasi dan fitur lainnya.

Rasio Kredit terhadap Simpanan/Loan to Deposit Ratio (LDR-Bank saja) berada pada tingkat yang sehat sebesar 94,2% sementara Rasio Cakupan Likuiditas/Liquidity Coverage Ratio (LCR-Bank saja) berada pada posisi 152,4% per Juni 2020, jauh melampaui kewajiban minimum sebesar 100%.

Sejalan dengan kondisi pasar saat ini di mana industri menghadapi perlambatan dalam pertumbuhan kredit, total kredit Bank turun 14,6% menjadi Rp 115,7 triliun. Bank terus mempertahankan sikap konservatif dan menyelaraskan pertumbuhan portofolio dengan postur risiko yang makin diperketat mengingat situasi pandemi saat ini.

Posisi modal Bank tetap kuat dengan Rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 22,1% pada Juni 2020 dibandingkan dengan 19,1% pada periode yang sama tahun lalu dan total modal Rp26,4 triliun pada Juni 2020 dibandingkan Rp26,2 triliun pada Juni 2019.

“Pandemi Covid-19 mulai semakin nyata terlihat pada kuartal kedua 2020, dan Perseroan telah secara proaktif melakukan komunikasi dengan debitur untuk menilai dampak pandemi terhadap bisnis mereka. Perseroan juga telah menawarkan restrukturisasi sesuai kebutuhan debitur berdasarkan pada penilaian yang dilakukan, dan hal ini telah melibatkan hampir semua debitur Non-Ritelnya untuk menilai apakah restrukturisasi diperlukan untuk memastikan bahwa mereka tetap dapat menjalankan bisnis secara berkelanjutan dalam periode ini,” simpul Taswin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.845

Kurs rupiah berada di level Rp 14.845 per dolar AS atau terdepresiasi 65 poin (0,44 persen).

EKONOMI | 24 September 2020

Potensi Resesi Ganda Menekan Bursa Eropa Melemah

Indeks Stoxx600 turun 0,72 persen, DAX Jerman turun 0,3 persen, FTSE Inggris turun 0,54 persen, CAC Prancis turun 0,46 persen, FTSE MIB Italia datar.

EKONOMI | 24 September 2020

Bursa Asia Melemah Akibat Aksi Jual Saham Teknologi dan Ketegangan Korea

Nikkei 225 Tokyo turun 1,11 persen, Indeks Komposit Shanghai turun 1,72 persen, Hang Seng Hong Kong turun 1,82 persen.

EKONOMI | 24 September 2020

Semua Sektor Merah, IHSG Terjungkal 1,5%

Investor asing mencatat aksi jual bersih sebesar Rp 498,35 miliar di semua pasar.

EKONOMI | 24 September 2020

Menperin: Aktivitas Pekerja di Luar Pabrik Perlu Dipantau

Pantau kegiatan pekerja di luar industri untuk cegah Covid-19.

EKONOMI | 24 September 2020

Selesai 2022, Bendungan Sadawarna Akan Pasok Air Baku ke Kawasan Patimban

Kempupera tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Sadawarna untuk memasok air baku sebesar 4.50 m3/detik untuk Kawasan Pelabuhan Patimban, Jawa Barat.

EKONOMI | 24 September 2020

Pandemi Covid-19 Dorong Transformasi Industri Garmen

Perubahan perilaku konsumen terkait permintaan produk garmen yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

EKONOMI | 24 September 2020

Agustus 2020 – Januari 2021 Pemerintah Potong Iuran BPJamsostek 99% untuk Pekerja

Pemerintah potong iuran pekerja ke BPJamsostek 99%.

EKONOMI | 24 September 2020

Rupiah Tergerus Sejalan Mata Uang Asia Siang Ini

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.815-Rp 14.900 per dolar AS.

EKONOMI | 24 September 2020

Jokowi Minta Potensi Desa Dikembangkan untuk Perkuat Daya Ungkit Ekonomi

Jokowi meminta pengembangan potensi desa ini tidak dilakukan dari atas ke bawah.

EKONOMI | 24 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS