Minim Sentimen, Wall Street Dibuka Datar
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Minim Sentimen, Wall Street Dibuka Datar

Jumat, 25 September 2020 | 20:54 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq relatif stagnan pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (25/9/2020). Perkembangan pemulihan ekonomi masih menjadi fokus pelaku pasar.

Dow Jones turun 0,02 persen, S&P 500 turun 0,08 persen, Nasdaq naik 0,03 persen. Sejak awal pekan hingga hari Kamis, Dow Jones terkoreksi 3 persen week to date, sementara S&P 500 turun 2,2 persen, dan Nasdaq turun 1,1 persen.

Mark Newton dari Newton Advisors mengatakan aksi jual mulai stabil dalam beberapa hari terakhir, tetapi tanda-tanda menguat belum terlihat jelas.

Sepanjang bulan September ini, Dow Jones turun 5,7 persen, S&P 500 turun 7 persen, dan Nasdaq turun 9,4 persen. Koreksi terjadi akibat anjloknya saham-sahanm raksasa teknologi. Apple contohnya turun 19 persen bulan ini. Microsoft, Alphabet, Netflix, Amazon, dan Facebook turun 9,9 persen.

Status pemuliuhan ekonomi masih menjadi sorotan pelaku pasar Wall Street, terlebih setelah wafatnya Hakim Agung Ruth Bader Ginsburg. Para analis memperkirakan pembahasan stimulus Covid-19 akan tergeser oleh pembahasan siapa pengganti Ginsburg.

Potensi stimulus Covid-19 di AS masih menjadi fokus pelaku pasar. Ketua the Federal Reserve dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin Kamis kemarin mengatakan kepada Kongres bahwa anggaran sisa sebesar US$ 380 miliar dari program stimulus federal sebelumnya dapat digunakan untuk program stimulus berikut.

Demokrat menyiapkan paket stimulus US$ 2,4 triliun yang akan coba diloloskan melalui pemungutan suara secepatnya pekan depan. Paket ini mencakup bantuan untuk maskapai dan pengangguran, tetapi Republikan menilai paket ini terlalu besar.



Sumber:CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Transaksi Digital Tumbuh, Dusdusan Gencar Dukung Usaha Reseller

Saat ini Dusdusan telah menyediakan lebih 8 kategori produk.

EKONOMI | 25 September 2020

Menhub Minta Pemda Kampanyekan Penggunaan Sepeda

Menhub mengkampanyekan penggunaan sepeda guna melengkapi intermoda dari moda utama seperti MRT.

EKONOMI | 25 September 2020

Hingga Agustus, Laba Mandiri Syariah Tumbuh 26,58%

Hingga pengujung Agustus 2020, laba bersih yang dihimpun perseroan tumbuh 26,58% secara tahunan (year on year) menjadi Rp 957 miliar (unaudited).

EKONOMI | 25 September 2020

Selama 5 Tahun, Kempupera Perbaiki 18.661 Rumah Tak Layak Huni

Program BSPS bertujuan membantu masyarakat agar dapat memiliki rumah yang layak huni.

EKONOMI | 25 September 2020

Kampanye 3 Bulan, UC Browser Bagikan Total Hadiah Rp 400 Miliar

Dalam tiga kali kampanye, UC Browser telah mendistribusikan lebih dari 5 juta kupon yang bernilai lebih dari Rp 400 miliar.

EKONOMI | 25 September 2020

Dekranas Gandeng Pertamina Bantu UKM Terdampak Pandemi

Dengan menggandeng Pertamina, Dekranas berinisiasi membuat tas-tas belanja ramah lingkungan dan masker wajah pelindung kesehatan masyarakat di tengah pandemi.

EKONOMI | 25 September 2020

Selama September, Pertamina Suntik Modal Rp 2,9 M untuk UMKM di Jabar

Di bulan September ini, pinjaman modal kami gulirkan kepada 34 usaha mikro, kecil dan menengah hingga pangkalan LPG.

EKONOMI | 25 September 2020

BCA Gelar Workshop bagi 12 Desa Wisata Binaan

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung perkembangan pariwisata dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui gelaran Workshop Digital Marketing 2020.

EKONOMI | 25 September 2020

Kepala BKF: RI Sudah Masuk Resesi Sejak Awal Tahun

Tanda-tanda perlambatan ekonomi sebetulnya sudah dimulai sejak kuartal I, ketika ekonomi hanya mampu tumbuh 2,97%, padahal rata-rata 10 tahun terakhir ada di 5%

EKONOMI | 25 September 2020

Terdampak Pandemi, Pendapatan Asuransi Jiwa Anjlok 38,7%

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyatakan pendapatan asuransi jiwa selama semester I 2020 anjlok sebesar 38% akibat dampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS