Dengarkan Keluhan UMKM, Jokowi: Usahakan Bertahan Meski Keuntungan Kecil
INDEX

BISNIS-27 447.922 (-1.83)   |   COMPOSITE 5096.45 (-14.44)   |   DBX 966.383 (-4.34)   |   I-GRADE 139.404 (-0.67)   |   IDX30 427.333 (-1.34)   |   IDX80 113.424 (-0.29)   |   IDXBUMN20 292.954 (-0.81)   |   IDXG30 119.109 (-0.29)   |   IDXHIDIV20 379.033 (-1.32)   |   IDXQ30 124.381 (-0.34)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-0.33)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (0.75)   |   IDXV30 108.161 (-0.14)   |   INFOBANK15 830.634 (-6.43)   |   Investor33 372.738 (-1.15)   |   ISSI 150.924 (-0.02)   |   JII 548.46 (0.36)   |   JII70 187.38 (0.04)   |   KOMPAS100 1019.47 (-3.3)   |   LQ45 787.196 (-1.94)   |   MBX 1409.36 (-3.63)   |   MNC36 279.413 (-0.87)   |   PEFINDO25 280.307 (0.47)   |   SMInfra18 241.86 (0.12)   |   SRI-KEHATI 315.824 (-1.1)   |  

Dengarkan Keluhan UMKM, Jokowi: Usahakan Bertahan Meski Keuntungan Kecil

Rabu, 30 September 2020 | 17:07 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan modal kerja (BMK) sebesar Rp 2,4 juta kepada para pedagang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30/9/2020). Pembagian BMK dilakukan dua gelombang dengan memperhatikan protokol kesehatan yakni memakai masker dan menjaga jarak.

Seperti biasa, dalam acara pemberian BMK ini, Jokowi selalu mengajak bincang-bincang para pedagang kecil yang hadir. Selain ingin mengetahui kondisi ekonomi mereka, juga untuk memberikan semangat agar terus dapat bertahan di tengah-tengah pandemi ini.

Jokowi sempat terkejut, karena salah satu pedagang yang hadir ternyata usaha sudah bangkrut. Pedagang makanan minuman bernama Nahrowi yang berjualan di kawasan lahan banjir di Universitas Borobudur, mengaku usahanya telah bangkrut.

Jokowi pun bertanya omzet biasanya sebelum adanya Covid-19, Nahrowi pun mengatakan omset berzih yang biasa diperolehnya sebesar Rp 600.000.

“Bersih Rp 600.000. Kalau hampir setiap waktu sebelum corona, anak-anak driver online sering mampir ke tempat saya. Kemudian suka beli kopi, teh dan cemilan,” kata Nahrowi.

“Lalu sekarang?,” tanya Jokowi.

“Sama sekali tidak. Jadi karena tidak hadirnya mereka, otomatis usaha bangkrut, Bapak. Jadi insyaallah dengan bantuan ini, saya mencoba untuk merintis kembali,” jawab Nahrowi.

Mendengar jawaban pedagang itu, Jokowi meminta para pedagang kecil jangan sampai ada yang usahanya tutup. Mereka harus berupaya bekerja keras untuk terus membuka usahanya selama pandemi ini. Sehingga ketika keadaan sudah normal, maka meningkatkan usaha lebih mudah dicapai.

“Tapi kalau sudah tutup, waduh untuk memulai lagi tidak mudah. Karena mungkin akan diisi oleh kompetisi yang lain, pesaing yang lain. Jadi hati-hati. Usahakan agar tetap bertahan, meskipun dengan omzet keuntungan yang lebih kecil, tapi harus bertahan,” tegas Jokowi.

Jokowi menargetkan ketika vaksin Covid-19 sudah bisa disuntikkan ke seluruh rakyat pada Desember 2020 atau Januari 2021, maka kondisi sudah mulai bisa normal lagi.

“Semoga nanti, seperti yang saya sampaikan, vaksin bisa segera disuntikkan, insyaallah Desember, tapi kalau meleset-meleset ya Januari,” ujar Jokowi.

Dalam acara tersebut, Jokowi mengakui dengan adanya pandemi Covid-19, membuat kondisi ekonomi menjadi tidak mudah. Semua berada pada posisi yang sulit, baik itu pengusaha besar, menengah maupun kecil dan mikro.

“Semua kondisinya memang sulit, tidak ada yang tidak. Termasuk negara juga sama. Dan itu dialami tidak hanya oleh negara kita, Indonesia, tetapi 215 negara mengalami hal yang persis sama. Artinya pandemi ini terjadi di seluruh dunia,” terang Jokowi.

Kendati demikian, patut disyukuri, lanjut Jokowi, perekonomian nasional masih bergerak karena pemerintah terus menekan Covid-19 agar tidak naik terus menerus.

“Memang ini situasi yang betul-betul harus kita hadapi sebagai ujian dan cobaan dari Allah SWT. Kita ambil hikmahnya. Mudah-mudahan di akhir tahun atau awal tahun depan, vaksinnya sudah bisa disuntikkan. Kalau vaksin sudah mulai disuntikkan, artinya situasi akan kembali normal,” papar Jokowi.

Namun, Jokowi menegaskan untuk menyuntikkan vaksin Covid-19 ke 170 hingga 180 juta membutuhkan waktu yang cukup lama. Karena itu, vaksinasi juga memerlukan kerja keras dari semua pihak yang terlibat didalamnya.

Kepada pedagang Siomay yang mengeluhkan omzet penjualannya turun dari Rp 600.000 per hari menjadi Rp 200.000, Jokowi meminta pedagang itu tetap bertahan sampai keadaan kembali normal. Ia mengharapkan bantuan modal kerja ini bisa membantu pedagang tersebut mengembangkan usahanya.

“Sekarang sudah Rp 200.000, itu masih bagus. Karena pengusaha besar dan menengah yang tutup usaha banyak banget. Yang paling penting jangan sampai usaha Bapak, Ibu ini tutup. Harus bertahan sampai nanti keadaan kembali normal. Oleh sebab itu, kita berikan bantuan modal kerja ini,” tutur Jokowi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dorong Ekonomi Desa, Pemberdayaan Perempuan Diperkuat

Peran pemberdayaan perempuan di desa akan terus digenjot sebagai upaya mengoptimalkan perekonomian desa yang nantinya bisa menopang pertumbuhan ekonomi nasional

EKONOMI | 30 September 2020

MBV dan Kulo Grup Hadirkan Kemitraan Terjangkau “Mo Tahu Aja!”

MBV dan Kulo Group menargetkan pembukaan 1.000 cabang hingga enam bulan ke depan.

EKONOMI | 30 September 2020

GrabFood Gandeng iSeller Maksimalkan Penjualan UMKM Saat Pandemi

Kolaborasi GrabFood dengan iSeller diharapkan dapat memitigasi dampak pandemi Covid-19 terhadap pelaku UMKM.

EKONOMI | 30 September 2020

BCA Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Investasi

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dan cerdas mengelola investasi sejak usia muda.

EKONOMI | 30 September 2020

Dukung Implementasi Vaksin Covid-19, Hipmi: Langkah Menteri BUMN Sudah Tepat untuk Selamatkan Masyarakat

Hipmi apresiasi upaya Menteri BUMN Erick Thohir yang mengupayakan penemuan vaksin Covid-19 di awal 2021 mendatang.

EKONOMI | 30 September 2020

Tolak Omnibus Law, Puluhan Konfederasi dan Federasi Serikat Pekerja Sepakat Mogok Nasional

Tolak RUU Cipta Kerja, buruh lakukan mogok nasional.

EKONOMI | 30 September 2020

Tegakkan Protokol Kesehatan, Industri dan Pekerja Perlu Hindari Kegiatan Bersifat Massal

Kemperin terus mendukung pelaku industri dan para pekerja di sektor industri untuk bahu membahu menerapkan protokol kesehatan.

EKONOMI | 30 September 2020

Besok, Pemerintah Tawarkan ORI 018 Dengan Kupon 5,7%

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan menerbitkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI 018, pada Kamis (1/10/2020).

EKONOMI | 30 September 2020

WIKA Bangun Venue Turnamen Pacific Games 2023 di Solomon

Kepercayaan ini sekaligus membuktikan bahwa WIKA tetap mencatatkan kinerja positif di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 30 September 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Rp 14.840

Kurs rupiah berada di level Rp 14.840 per dolar AS atau terapresiasi tipis 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.845.

EKONOMI | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS