BPS: Panen dan Produksi Padi September 2020 Turun
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-17.99)   |   COMPOSITE 5783.33 (-162.95)   |   DBX 1064.04 (-3.52)   |   I-GRADE 168.858 (-6.35)   |   IDX30 499.932 (-20.46)   |   IDX80 131.904 (-5.05)   |   IDXBUMN20 373.781 (-16.94)   |   IDXG30 136.463 (-5.07)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-17.47)   |   IDXQ30 146.101 (-5.82)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.69)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.52)   |   IDXV30 127.988 (-5.61)   |   INFOBANK15 983.467 (-30.4)   |   Investor33 429.105 (-15.66)   |   ISSI 169.797 (-5.07)   |   JII 620.069 (-24.81)   |   JII70 213.196 (-7.42)   |   KOMPAS100 1177.3 (-40.52)   |   LQ45 920.112 (-35.48)   |   MBX 1606.46 (-51.44)   |   MNC36 321.125 (-12.05)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.18)   |   SMInfra18 295.49 (-12.78)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.14)   |  

BPS: Panen dan Produksi Padi September 2020 Turun

Jumat, 16 Oktober 2020 | 10:46 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan realisasi panen dan produksi padi September 2020 mengalami penurunan, sementara potensi panen dan produksi sepanjang tahun 2020 diperkirakan meningkat. Terjadi pergeseran puncak panen padi pada 2020 dibandingkan 2019. Puncak panen padi pada 2020 terjadi pada bulan April, sementara puncak panen pada 2019 terjadi pada bulan Maret.

Realisasi panen padi sepanjang Januari hingga September 2020 sebesar 9,01 juta hektar, atau mengalami penurunan sekitar 275.350 hektar (2,97 persen) dibandingkan 2019 yang sebesar 9,28 juta hektar. Sementara itu, potensi panen sepanjang Oktober hingga Desember 2020 sebesar 1,78 juta hektar.

Dengan demikian, total potensi luas panen padi pada 2020 mencapai 10,79 juta hektar, atau mengalami kenaikan sekitar 108.930 hektar (1,02 persen) dibandingkan 2019 yang sebesar 10,68 juta hektar. Luas panen tertinggi pada 2020 terjadi pada April, yaitu sebesar 1,86 juta hektar, sementara luas panen terendah terjadi pada bulan Januari, yaitu sebesar 0,32 juta hektar.

Produksi padi di Indonesia sepanjang Januari hingga September 2020 diperkirakan sekitar 45,45 juta ton gabah kering giling (GKG), atau mengalami penurunan sekitar 1,49 juta ton (3,17 persen) dibandingkan produksi di 2019 yang sebesar 46,94 juta ton GKG.

Sementara itu, potensi produksi sepanjang Oktober hingga Desember 2020 sebesar 9,71 juta ton GKG. Dengan demikian, total potensi produksi padi pada 2020 diperkirakan mencapai 55,16 juta ton GKG, atau mengalami kenaikan sebanyak 556.510 ton (1,02 persen) dibandingkan tahun 2019 yang sebesar 54,6 juta ton GKG.

Kenaikan produksi padi yang relatif besar pada 2020 terjadi di Provinsi Jawa Timur, Lampung, Banten, dan Jawa Barat. Sementara itu, penurunan produksi padi pada 2020 yang relatif besar terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Jika potensi produksi padi pada 2020 dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2020 diperkirakan sebesar 31,63 juta ton, mengalami kenaikan sebanyak 314.100 ton atau 1 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 31,31 juta ton.

Luas panen dan produksi padi di Indonesia September 2020



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

September, Upah Buruh Tani dan Bangunan Naik

Upah nominal harian buruh tani nasional pada September 2020 naik sebesar 0,08 persen, sedangkan upah buruh bangunan naik 0,98 persen.

EKONOMI | 16 Oktober 2020

Rupiah Melemah 30 Poin Pagi Ini

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Jumat(16/10/2020), terpantau melmeah ke kisaran Rp 14.690.

EKONOMI | 16 Oktober 2020

IHSG Dibuka Menguat di Tengah-tengah Melemahnya Bursa Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,14 persen ke kisaran 5.112,3 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (16/10/2020).

EKONOMI | 16 Oktober 2020

Ini Sentimen-sentimen Pasar Hari Ini

Rekomendasi perdagangan hari ini INDF, TLKM, ASII, BBCA, BBRI, INTP.

EKONOMI | 16 Oktober 2020

Lanjutkan Pergerakan Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah

Nikkei 225 Tokyo turun 0,01 persen, Indeks Komposit Shanghai datar, Hang Seng Hong Kong naik 0,15 persen, S&P/ASX 200 Australia turun 0,16 persen.

EKONOMI | 16 Oktober 2020

Harga Minyak Dunia Turun Akibat Pembatasan Aktivitas di Eropa

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,17 persen ke US$ 40,89 per barel, sementara Brent turun 0,37 persen ke US$ 43,16 per barel.

EKONOMI | 16 Oktober 2020

Bursa Eropa Anjlok di Tengah-tengah Memburuknya Pandemi

Indeks Stoxx600 Eropa turun 2,08 persen, DAX Jerman turun 2,49 persen, FTSE Inggris turun 1,73 persen, CAC Prancis turun 2,11 persen.

EKONOMI | 16 Oktober 2020

Wall Street Ditutup Melemah Akibat Ketidakpastian Stimulus Covid-19

Dow Jones Industrial Average turun 0,07 persen, S&P 500 turun 0,15 persen, Nasdaq turun 0,47 persen.

EKONOMI | 16 Oktober 2020

Koperasi Diminta Segera Manfaatkan Subsidi Bunga Non KUR Bagi Anggota

Kemkop dan UKM tengah gencar melakukan sosialisasi program Subsidi Bunga Kredit UMKM Non KUR bagi anggota koperasi.

EKONOMI | 15 Oktober 2020

Punya DNA Mikro, BRI Akselerasi Penyaluran KUR Super Mikro

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyambut baik penugasan dari pemerintah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

EKONOMI | 15 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS