Bank Mandiri Sudah Salurkan Kredit PEN Rp 44,88 Triliun
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Bank Mandiri Sudah Salurkan Kredit PEN Rp 44,88 Triliun

Minggu, 18 Oktober 2020 | 18:28 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Mandiri terus mengoptimalkan penyaluran dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) maupun Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Total penempatan dana program PEN tahap I dan II yang diterima Bank Mandiri sebesar Rp 15 triliun. Dari jumlah tersebut, target penyaluran hingga akhir 2020 sebesar Rp 45 triliun. Keseriusan Bank Mandiri dalam menyalurkan kredit program PEN ini sangat terasa. Hal tersebut terlihat dari penyaluran kredit PEN Bank Mandiri. Hingga 15 Oktober 2020 sudah mencapai Rp 44,88 triliun kepada lebih dari 153.000 nasabah.

Menurut Plt Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi, dana program PEN merupakan salah satu upaya penting untuk memulihkan perekonomian. Untuk itu, Bank Mandiri bersama bank Himbara lain sangat mendukung program ini agar ekonomi kembali pulih dan bergerak kembali ke arah yang lebih baik.

Bank Mandiri, lanjut Hery, fokus menyalurkan dana PEN kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Penyaluran dana PEN untuk pelaku UMKM mencapai Rp 23,56 triliun atau sebesar 52% dari total dana PEN yang disalurkan oleh Bank Mandiri. Penyaluran tersebut juga dilakukan ke berbagai sektor antara lain sektor pendukung industri Pertanian, FMCG (Fast Moving Consumer Goods), Jasa, Perdagangan dan sektor lainnya yang terdampak Covid-19 termasuk sektor padat karya agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja.

“Penyerapan permodalan untuk UMKM diperlukan guna mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional seperti saat ini,” kata Hery Gunardi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/10/2020).

Selain kredit program PEN, Bank Mandiri juga gencar menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sejak pertama kali KUR digulirkan sampai dengan 30 September 2020, bank yang genap berusia 22 tahun pada 2 Oktober ini, telah menyalurkan Rp 105,64 triliun. Penyaluran itu pun telah menggerakkan bisnis lebih dari 1,7 juta debitur pelaku UMKM.

Khusus untuk tahun 2020, sampai akhir September lalu Bank Mandiri sudah menyalurkan KUR sebesar Rp 14,74 triliun. Penyaluran tersebut ditujukan untuk sektor-sektor produktif sehingga mampu mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional.

Hery menyebutkan, penyaluran KUR ke sektor produksi mencapai 60,53% dari total penyaluran atau senilai lebih dari Rp 8,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sektor Pertanian menyumbang 28,43%, sektor Perikanan 2,37%, sektor Industri Pengolahan 8,75%, Sektor Pertambangan 0,04% dan sektor Jasa Produksi menyumbang 20,94%.

“Penyaluran KUR Bank Mandiri diberikan kepada 175.140 debitur pelaku usaha mikro. Ke depan, kami akan mengoptimalkan seluruh jaringan Bank Mandiri dan layanan digital berupa platform Mandiri Pintar untuk penyaluran KUR, serta melakukan kegiatan edukasi dan pendampingan sehingga usaha pelaku UMKM penerima KUR Bank Mandiri dapat terus berkembang,” ujarnya.

Bank Mandiri juga berkolaborasi dengan mitra platform digital seperti e-commerce dan platform lainnya untuk memperluas akses pelaku usaha mikro dalam memperoleh permodalan. Pasalnya, kolaborasi ini dapat mengoptimalkan penyaluran kredit ke sektor UMKM.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Broker Properti di Jatim Didorong Kantongi Sertifikasi

Saat ini, jumlah broker properti yang tersertifikasi dinilai masih sangat sedikit.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

PGN Dorong Perekonomian Daerah dan Nasional di Proyek Pipa Minyak Rokan

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) grup berkomitmen memberikan dukungan terbaik untuk Holding Migas PT Pertamina (Persero) agar proses transisi pengelolaan

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Insurance Day 2020, Momentum Transformasi Digital Industri Asuransi

Banyak perusahaan sudah memiliki aplikasi yang memudahkan konsumen atau nasabah untuk mengakses informasi mengenai produk asuransi.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Pemerintah Ajak Pengusaha agar Pacu Ekspor Industri Tekstil

Pelaku industri harus tingkatkan ekspor industri TPT.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

BP Batam dan Pelindo I Kerja Sama Penundaan Kapal

Pelindo I dan BP Batam kerja sama untuk keselamatan pelayaran.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC 2020

PT Jasa Marga raih dua penghargaan.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Koperasi Paguyuban Pasundan Harus Jadi Rumah Besar UMKM

Tingkatkan daya saing UMKM dengan berkoperasi.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Kemkop dan UKM Beri Bantuan untuk Pelaku UKM Korban Banjir Bandang Garut

Kemkop dan UKM salurkan bantuan untuk korban banjir di Garut.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Kempupera Tuntaskan Pembangunan Empat Bendungan Akhir Desember 2020

Kempupera selesaikan pembangunan empat bendungan di akhir Desember 2020.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Aprindo Dukung Program Pemerintah Majukan Produk Lokal

Aprindo mendukung produk UMKM untuk mendapatkan pembiayaan dengan skema menarik.

EKONOMI | 18 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS