Proyek Rp 39 M Kempupera di Kendari Selesai Bulan Depan

Proyek Rp 39 M Kempupera di Kendari Selesai Bulan Depan

Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:36 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / FMB

Kendari, Beritasatu.com - Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki tahap penyelesaian. Proyek bernilai Rp 39,91 miliar itu disebut-sebut mulai beroperasi November 2020.

Kepala Biro Komunikasi Publik (Kompu) Kempupera Endra Atmawidjaja menyampaikan program Kotaku di kawasan Bungkutoko dan Petoaha sepanjang sekitar 1 Km dibangun sejak 2019 lalu dan melibatkan kontraktor lokal, yakni PT Karya Syarnis Pratama dan PT Indo Penta Bumi Permai.

Di samping Kotaku, proyek yang juga rampung akhir tahun ini yaitu Kolam Retensi Boulevard Sungai Wanggu Kota Kendari, Sultra untuk mengendalikan banjir tahunan di kota tersebut.

Perihal Program Kotaku, Endra menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu program prioritas Kempupera. Artinya, Kempupera tidak hanya menangani proyek besar seperti jalan dan jembatan, tetapi juga proyek yang sifatnya medium dan kecil. Kotaku termasuk program yang relatif kecil dilihat dari ukuran volume pekerjaannya.

Ia menyebut, di Kendari masih terdapat kawasan kumuh yang lokasinya tidak jauh dari pusat kota. "Ini merupakan kawasan pengembangan baru. Jadi kalau ada penanganan kawasan kumuh pasti tujuannya untuk menciptakan ruang kehidupan yang lebih berkualitas," kata Endra, Kamis (22/10/2020).

Hal tersebut sekaligus menjadi inisiatif yang baik dari sebuah kota. Sebab, jika kotanya maju tuntutan masyarakat pun akan semakin banyak. Salah satu tuntutan masyarakat seiring modernisasi kota itu terletak pada rumahnya yang sehat, lingkungan berkualitas, serta tertata dari sisi jaringan air bersih dan limbah.

"Saya kira kita punya value for money karena bisa menghasilkan ruang publik seperti ini. Kualitasnya bagus dan tinggal nanti finishing," tuturnya.

Namun yang paling penting adalah kebersihan dan pemeliharaannya. Biasanya, dua aspek tersebut sering diabaikan. Padahal kalau ruang publik ini terjaga dan bersih akan menjadi destinasi wisata air dilengkapi dengan atraksinya.

Ia pun berharap agar masyarakat Kendari bisa ikut membantu menjaga kebersihan dan kerapihan. Lebih jauh Endra mendorong agar ketika Kotaku diserahterimakan dan dikelola pemerintah kota dapat dilengkapi dengan tanaman yang tinggi dan rimbun.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sultra Mustaba memperkirakan Program Bungkutoko dan Petoaha rampung November tahun 2020 ini dengan total luas mencapai 31 hektar.

Kawasan Bungkutoko dikerjakan PT Karya Syarnis Pratama dengan nilai kontrak Rp 39 miliar dan Petoaha dikerjakan PT Indopenta Bumi Permai senilai Rp 16 miliar. Hanya kemudian, kata dia, pada saat terjadi pandemi, skema pembangunannya diubah menjadi Padat Karya Tunai (PKT) dengan melibatkan 100 tenaga kerja lokal setiap harinya.

Setelah rampung, lanjut Mustaba, Kotaku akan diserahterimakan dan dikelola Pemerintah Daerah (Pemda). Untuk itu, Mustaba pun mendorong Pemda untuk memindahkan kerambah-kerambah nelayan di selat yang memisahkan antara Bungkutoko dan Petoaha. Pemindahan tersebut merupakan tanggung jawab Pemda. Selain kerambah, hal lain yang juga menjadi tanggung jawab Pemda adalah mengadakan pohon-pohon yang rimbun.

"Saya dengar, anggaran untuk pohon belum dianggarkan. Nanti tahun 2021 baru dianggarkan untuk pemeliharaan taman dan penanaman pohon-pohon besar," tutup Mustaba, Kamis



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Gula Prima Alam Gemilang

Pabrik gula PT Prima Alam Gemilang (PAG) di Sultra berkapasitas giling hingga 12.000 TCD dan mampu menyerap 15.000 tenaga kerja.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Jokowi Tegaskan Inflasi Harus Dijaga Agar Tidak Terlalu Rendah

Menurut Jokowi, kebijakan pengendalian inflasi tidak hanya fokus pada upaya-upaya pengendalian harga.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Inventor Asing Borong Saham BRI, Astra, dan Indocement

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 94,8 miliar. Saham BBRI naik 1,85% ke Rp 3.300.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Bursa Eropa Melemah, Pasar Masih Tunggu Stimulus AS

Stoxx600 Eropa turun 0,62%, DAX Jerman turun 0,72%, FTSE Inggris turun 0,38%, CAC Prancis turun 0,64%, FTSE MIB Italia turun 0,56%.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Sistem Logistik Nasional Belum Efisien

Biaya logistik Indonesia masih tinggi, oleh karena itu perbanyak pusat logistik berikat.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Bursa Asia Ditutup Melemah, Saham ANA dan JAL Anjlok

Nikkei 225 melemah 0,7%, Indeks Komposit Shanghai turun 0,38%, Hang Seng Hong Kong naik 0,13%, ASX 200 Australia turun 0,29%, dan Kospi turun 0,67%.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Kurs Rupiah Terdepresiasi Tipis ke Rp 14.640

Kurs rupiah berada di level Rp 14.640 per dolar AS atau melemah 30 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.610.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

IHSG Ditutup Melemah Tipis Sore Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,09% ke kisaran 5.091,8 pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (22/10/2020).

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Menyambut Penghujung 2020, IndiHome Tebarkan Semangat “Semua Bisa Berubah Maju”

Pandemi Covid-19 hingga saat ini belum juga berakhir. Tak dapat dipungkiri bahwa adanya pandemi membawa dampak yang besar kepada perekonomian

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Kookmin Dorong Transformasi Bisnis Bukopin

Kolaborasi ini membuat Bukopin bertransformasi menjadi bank yang tetap menjunjung tinggi kearifan lokal dengan profesionalisme bankir berskala internasional.

EKONOMI | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS