KPPOD: UU Cipta Kerja Tingkatkan Daya Saing dan Tata Kelola Daerah
INDEX

BISNIS-27 503.122 (3.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (48.94)   |   DBX 1066.46 (8.36)   |   I-GRADE 166.255 (1.45)   |   IDX30 491.004 (4.37)   |   IDX80 129.735 (1.28)   |   IDXBUMN20 364.991 (3.6)   |   IDXG30 133.352 (1.3)   |   IDXHIDIV20 441.973 (3.86)   |   IDXQ30 143.512 (1.02)   |   IDXSMC-COM 247.38 (1.97)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (3.76)   |   IDXV30 127.096 (1.35)   |   INFOBANK15 976.214 (4.89)   |   Investor33 422.656 (3.17)   |   ISSI 167.54 (1.38)   |   JII 607.336 (6.13)   |   JII70 209.626 (2.1)   |   KOMPAS100 1162.4 (11.77)   |   LQ45 904.834 (8.66)   |   MBX 1587.29 (13.73)   |   MNC36 315.598 (3.09)   |   PEFINDO25 317.232 (0.31)   |   SMInfra18 287.626 (3.09)   |   SRI-KEHATI 361.444 (2.82)   |  

KPPOD: UU Cipta Kerja Tingkatkan Daya Saing dan Tata Kelola Daerah

Kamis, 22 Oktober 2020 | 19:33 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kemajuan suatu daerah tergantung tata kelola yang dilaksanakan pemerintah daerah (Pemda).Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) menilai Undang-Undang Cipta Kerja mampu berperan untuk meningkatkan daya saing, khususnya investasi, sekaligus mewujudkan tata kelola yang baik.

"Tata kelola yang baiklah yang menjadi jalan bagi daerah untuk menjemput bola investasi. Daerah dengan pelayanan publik baik dan regulasi baik maka iklim investasinya bagus. Begitu juga daerah yang memiliki skor tata kelola di atas rata-rata memiliki peringkat daya saing berkelanjutan yang tinggi," ucap Peneliti KPPOD Dita Mangiri dalam webinar bertema “Investasi untuk Daya Saing: Saatnya Daerah Jemput Bola”, Kamis (22/10/2020).

Di Indonesia, diakuinya kesenjangan antar daerah masih sangat tinggi. Padahal dukungan fiskal dari pemerintah hampir rata-rata sama.

Untuk itu, Dita mengharapkan muncul kreativitas dalam menghadirkan inovasi di pemerintahan. Di mana, hal itu merupakan faktor yang mendeterminasi peningkatan pilar tata kelola yang baik. Ambil contoh Banyuwangi dan Kulon Progo merupakan beberapa daerah yang dalam 10 tahun ini mengalami kemajuan pesat untuk mendatangkan investasi.

"Pilkada nanti jadi momentum untuk memilih pemimpin daerahnya yang baik supaya bisa menjemput bola investasi," tegas dia.

KPPOD merekomendasikan agar Pemda bisa dapat mempercantik daerahnya di mata investor supaya lebih memudahkan untuk jemput investasi.

Sementara itu, Pejabat Promosi Investasi IIPC Sydney Henry Rombe mengatakan, investor Australia sangat memperhatikan peringkat korupsi di Indonesia. Di mana, melalui UU Cipta Kerja, tambahnya dapat menekan angka korupsi yang saat ini berada di peringkat 40, sehingga mampu menjadi daya tarik bagi investor untuk berinvestasi di Indonesia.

"Undang-undang ini menghilangkan pertemuan secara offline, seluruhnya melalui online. Sehingga diharapkan bisa mengurangi korupsi di Indonesia," tegasnya.

Investor Australia, tambah Henry tengah melirik investasi di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Bayu (PLTB), serta produksi baterai mobil listrik. "Indonesia dan Australia sebetulnya sama-sama dalam rangka produksi electric vehicle. Kaitannya dengan Sumatera Selatan, saya kira hilirisasi kelapa sawit dan karet bisa menjadi peluang bagi investor Australia untuk berinvestasi di Sumatera Selatan," jelas dia.

Pihaknya pun menyetujui jika tata kelola menjadi faktor utama untuk menggaet investasi. "Investor Australia sangat memperhatikan prosedur perizinan. Mereka betul-betul harus sesuai regulasi. Ketika ada investor terhambat ini sangat memukul mereka. Dengan adanya Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja ini diharapkan mendorong kemudahan perizinan untuk berinvestasi benar-benar terlaksana," ungkap Henry.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dampak Pandemi, 1,98 Juta Peserta BPJamsostek Ajukan Klaim Jaminan Hari Tua

Sejak Januari sampai dengan September 2020, permintaan klaim JHT mengalami peningkatan sebesar 22,2%, atau setara dengan 1.986.632 juta kasus.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Dirut Pertamina Nicke Widyawati Masuk 50 Perempuan Paling Berpengaruh

Berada di posisi 16, Nicke adalah pendatang baru di daftar ini.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Gugatan Terkait Subholding Pertamina Dinilai Prematur

Yusril berpesan agar tim Pertamina bisa lebih detail dan terbuka agar tidak ada yang dirugikan.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Bagikan 4.000 Asuransi Kecelakaan Gratis, Bhinneka Life Raih Muri

Bhinneka Life berkomitmen memberikan perlindungan jiwa bagi keluarga Indonesia.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Siasati Pandemi, Mister Aladin Garap Peluang Baru

Diskon 40% ini diberikan saat Parade Flash Sale yang berlangsung tiap bulan di tanggal tertentu hingga Desember 2020.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Regulasi Berbasis Keberlanjutan Jadi Kunci Penting Menarik Investasi ke Daerah

Berdasarkan data BKPM, target investasi secara nasional pada tahun 2020 hingga 2024 sebesar Rp 4.983,2 triliun.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

PermataBank Syariah Transformasikan Kantor Cabang

Pembukaan model branch ini merupakan salah satu strategi ekspansi dan transformasi cabang PermataBank Syariah.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Proyek Rp 39 M Kempupera di Kendari Selesai Bulan Depan

Program Kotaku di kawasan Bungkutoko dan Petoaha sepanjang sekitar 1 Km dibangun sejak 2019 lalu dan melibatkan kontraktor lokal.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Gula Prima Alam Gemilang

Pabrik gula PT Prima Alam Gemilang (PAG) di Sultra berkapasitas giling hingga 12.000 TCD dan mampu menyerap 15.000 tenaga kerja.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Jokowi Tegaskan Inflasi Harus Dijaga Agar Tidak Terlalu Rendah

Menurut Jokowi, kebijakan pengendalian inflasi tidak hanya fokus pada upaya-upaya pengendalian harga.

EKONOMI | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS