BI Perkirakan Inflasi Tahun Ini di Bawah Target
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

BI Perkirakan Inflasi Tahun Ini di Bawah Target

Kamis, 22 Oktober 2020 | 19:39 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memproyeksikan tingkat inflasi pada Indeks Harga Konsumen (IHK) hingga akhir 2020 akan lebih rendah dari target kisaran BI yang sebesar 3% plus minus 1%. Adapun hingga September 2020, inflasi tercatat sangat rendah sebesar 1,42% secara tahunan (year-on-year/yoy).

"Kami perkirakan inflasi IHK sampai dengan akhir 2020 akan tetap rendah, bahkan lebih rendah dari 2% atau di batas bawah sasaran 3% plus minus 1%,” kata Perry Warjiyo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2020, Kamis (22/10/2020).

Menurut Perry, rendahnya inflasi di tahun ini sejalan dengan permintaan yang belum kuat akibat pandemi Covid-19. Di samping itu, inflasi yang rendah ini juga sejalan dengan terjaganya ekspektasi inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah, dan ketersediaan pasokan panen di sejumlah sentra produksi, serta harga komoditas pangan global yang rendah.

Untuk tahun 2021, BI memperkirakan tingkat inflasi akan tetap terkendali dan kembali pada kisaran sasaran 3% plus minus 1%. Meski demikian, Perry mengatakan ada beberapa risiko yang harus diwaspadai.

Pertama, meningkatnya permintaan domestik sejalan dengan proses pemulihan ekonomi nasional. Kedua, kesinambungan pasokan dan distribusi pangan antardaerah dan antarwaktu. Ketiga, pengaruh dari tertundanya ekspansi moneter yang dilakukan pada 2020.

"Karena itu, sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BI, dengan berbagai inovasi program pengendalian inflasi, perlu terus kita perkuat untuk memastikan tetap terjaganya inflasi dalam rentang kisaran sasaran yang telah kita capai sejak 2015," kata Perry.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad juga memperkirakan inflasi pada tahun ini akan rendah di kisaran 2%. Namun hasil ini bukan sesuatu yang positif lantaran lebih disebabkan oleh adanya deflasi.

“Inflasi tahun ini akan rendah, tetapi ini lebih disebabkan karena adanya deflasi akibat daya beli masyarakat yang melemah,” kata Tauhid.

Upaya Tingkatkan Permintaan
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga mengakui, tingkat inflasi yang rendah pada tahun ini memang menandakan bahwa daya beli masyarakat sedang terganggu akibat Covid-19.

Untuk itu, pemerintah menggulirkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan total anggaran Rp 695,2 triliun, di mana untuk program Perlindungan Sosial yang bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat dianggarkan Rp 203,90 triliun.

Beberapa program yang dijalankan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Prakerja, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, diskon listrik, dan juga subsidi gaji/upah.

“Program-program PEN ini untuk mendukung penguatan daya beli masyarakat, sehingga harapannya kita bisa mendapatkan daya beli yang lebih tinggi,” kata Airlangga.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WMU Targetkan Kuasai Pangsa Pasar 15% dalam 5 Tahun

WMU merupakan perusahaan peternakan ayam yang terintegrasi.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

KPPOD: UU Cipta Kerja Tingkatkan Daya Saing dan Tata Kelola Daerah

KPPOD merekomendasikan agar Pemda bisa dapat mempercantik daerahnya di mata investor supaya lebih memudahkan untuk jemput investasi.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Dampak Pandemi, 1,98 Juta Peserta BPJamsostek Ajukan Klaim Jaminan Hari Tua

Sejak Januari sampai dengan September 2020, permintaan klaim JHT mengalami peningkatan sebesar 22,2%, atau setara dengan 1.986.632 juta kasus.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Dirut Pertamina Nicke Widyawati Masuk 50 Perempuan Paling Berpengaruh

Berada di posisi 16, Nicke adalah pendatang baru di daftar ini.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Gugatan Terkait Subholding Pertamina Dinilai Prematur

Yusril berpesan agar tim Pertamina bisa lebih detail dan terbuka agar tidak ada yang dirugikan.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Bagikan 4.000 Asuransi Kecelakaan Gratis, Bhinneka Life Raih Muri

Bhinneka Life berkomitmen memberikan perlindungan jiwa bagi keluarga Indonesia.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Siasati Pandemi, Mister Aladin Garap Peluang Baru

Diskon 40% ini diberikan saat Parade Flash Sale yang berlangsung tiap bulan di tanggal tertentu hingga Desember 2020.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Regulasi Berbasis Keberlanjutan Jadi Kunci Penting Menarik Investasi ke Daerah

Berdasarkan data BKPM, target investasi secara nasional pada tahun 2020 hingga 2024 sebesar Rp 4.983,2 triliun.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

PermataBank Syariah Transformasikan Kantor Cabang

Pembukaan model branch ini merupakan salah satu strategi ekspansi dan transformasi cabang PermataBank Syariah.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Proyek Rp 39 M Kempupera di Kendari Selesai Bulan Depan

Program Kotaku di kawasan Bungkutoko dan Petoaha sepanjang sekitar 1 Km dibangun sejak 2019 lalu dan melibatkan kontraktor lokal.

EKONOMI | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS