4 Strategi BKPM Jaga Iklim Investasi di Tengah Pandemi
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

4 Strategi BKPM Jaga Iklim Investasi di Tengah Pandemi

Selasa, 3 November 2020 | 17:29 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Di tengah kondisi pandemi Covid-19, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus mengoptimalkan kinerja investasi, baik itu Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Nurul Ichwan menyampaikan, ada empat strategi yang dilakukan untuk menjaga iklim investasi pada saat pandemi. Pertama, memfasilitasi perusahaan existing yang sudah beroperasi agar benar-benar segera merealisasikan investasinya, termasuk melakukan penyerapan tenaga kerja Indonesia dan melakukan kegiatan produksi.

“BKPM akan mengawal dia sampai dengan melakukan kegiatan produksi, karena kalau dia belum sampai melakukan kegiatan produksi, belum ada pajak yang bisa ditarik oleh pemerintah,” kata Nurul Ichwan dalam acara diskusi yang digelar Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) secara daring, Selasa (3/11/2020).

Strategi kedua, memfasilitasi potensi perusahan existing yang belum tereksekusi. Nurul menyampaikan, pada Oktober tahun lalu, ada banyak investasi mangkrak yang totalnya mencapai Rp 708 triliun. Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, BKPM ditugaskan agar dapat mengeksekusi adanya investasi mangkrak tersebut, di mana sebagian besarnya disebabkan oleh persoalan lahan, arogansi sektoral, ada aturan yang tumpang tindih.

“Dari Rp 708 triliun investasi yang mangkrak, yang sudah kita eksekusi hingga saat ini lebih dari separuhnya atau sekitar Rp 409 triliun,” kata Nurul.

Strategi ketiga adalah mendatangkan investasi baru, dan strategi keempat memberikan insentif bagi perusahaan eksisting yang melakukan ekspansi.

Nurul menambahkan, dalam situasi pandemi Covid-19 ini, BKPM juga memberikan layanan fasilitasi realisasi investasi. Antara lain mengoptimalkan fasilitasi bagi perusahan yang melakukan percepatan pembangunan dan operasional kegiatan usaha melalui penerbitan surat dukungan kepada perusahaan dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19.

Selanjutnya adalah memberikan rekomendasi bagi kunjungan pimpinan perusahan PMA dalam rangka penjajakan atau relokasi industri dan operasional perusahan untuk mendapatkan izin masuk atau visa kunjungan selama pemberlakuan PSBB. Layanan fasilitasi berikutnya adalah pengawalan realisasi investasi eksisting, serta optimalisasi pelayanan perizinan berusaha.

“Kami juga memberikan rekomendasi visa untuk TKA ahli yang akan masuk dalam rangka realisasi atau pelaksanaan penanaman modal,” tambahnya.

Dari data BKPM selama periode Januari-September, realisasi investasi telah mencapai Rp 611,6 triliun dengan penyerapan tenaga kerja 861.581 orang dari 102.276 proyek investasi. Capaian ini sudah 74,8% dari target realisasi investasi di tahun 2020 sebesar Rp 817,2 triliun.

Rencana Kegiatan 2021
Untuk tahun depan yang diperkirakan kondisinya masih penuh tekanan akibat pandemi Covid-19, Nurul menyampaikan ada beberapa rencana kegiatan yang juga telah disusun. Antara lain penyusunan peluang investasi di 34 provinsi dalam bentuk yang mendekati feasibility study.

“Kita melakukan upaya terkait dengan penyiapan produk-produk yang bisa kita siapkan dalam rangka kegiatan promosi investasi, yaitu penyusunan peluang investasi di 34 provinsi dalam bentuk feasibility study. Sehingga dagangannya itu sudah real, tidak hanya menjual tentang angka-angka yang berhubungan dengan jumlah bonus demografi, garis pantai, jumlah pulau, tetapi kita sudah buat dalam bentuk feasibility study, per proyek yang ada di tiap-tiap provinsi,” terang Nurul.

Selanjutnya adalah menyusun rencana aksi ease of doing business 2022. Sebab hal tersebut menjadi indikator yang dipertimbangkan para investor untuk memilih negara mana yang akan mereka pilih untuk melakukan kegiatan investasinya. “Saat ini kita memang baru sampai pada rekening 73, dan targetnya pada 2025 kita ingin pada level 40,” kata Nurul.

Ketiga, optimalisasi pengembangan sistem online single submission (OSS) berbasis risk based approach dalam mengantisipasi implementasi omnibus law. Kemudian, memfasilitasi relokasi industri dari Tiongkok dan juga dari tempat lain yang masuk ke Indonesia sebagai akibat dari perang dagang.

“Selanjutnya adalah pengembangan kawasan industri yang kompetitif yang bisa bersaing dengan kawasan industri yang ada di Vietnam, Thailand dan tempat-tempat negara pesaing lainnya. Sementara ini kita mengusahakan di kawasan industri Brebes dan Batang yang progresnya kelihatan,” kata Nurul.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

CJI Luncurkan Produk Tryptophan Granule Menyasar Pasar Asia dan Eropa

CJI telah menjawab permintaan pasar global khususnya produk asam amino untuk pakan ternak dan hewan yang lebih kompetitif secara harga dan ramah lingkungan.

EKONOMI | 3 November 2020

RNI Cetak Laba Rp 68 M

RNI mencatatkan laba bersih Rp 68 miliar pada penutupan kuartal III 2020 atau meningkat dibanding rugi Rp 73 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu.

EKONOMI | 3 November 2020

Danone Indonesia Akan Terus Beroperasi

Danone Indonesia tidak memiliki keterkaitan terhadap pandangan politik suatu negara, termasuk Prancis dan hal-hal di luar bisnis perseroan.

EKONOMI | 3 November 2020

PGN Tambah Pelanggan Baru Sektor UMKM Komersial Dorong Ekonomi Daerah

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding gas berkomitmen menyalurkan gas bumi untuk mendorong geliat perekonomian di berbagai daerah

EKONOMI | 3 November 2020

Ikut Program Kartu Prakerja, 13% Pengangguran Dapat Pekerjaan

Saat disurvei pada Agustus hingga Oktober 2020, 13% dari peserta yang tidak bekerja tersebut telah berubah statusnya dari menganggur menjadi bekerja.

EKONOMI | 3 November 2020

Rupiah Menguat ke Kisaran Rp 14.500

Kurs rupiah berada di level Rp 14.570 per dolar AS atau menguat 55 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.625.

EKONOMI | 3 November 2020

Bursa-bursa Dunia Menguat Jelang Pemilu Amerika

Indeks Stoxx600 naik 1,22%, DAX Jerman naik 1,37%, FTSE Inggris naik 1,54%, CAC Prancis naik 1,5%, FTSE MIB Italia naik 1,82%.

EKONOMI | 3 November 2020

Bursa Asia Ditutup Menguat, RBA Pangkas Suku Bunga

Indeks komposit Shanghai naik 1,42%, Hang Seng Hong Kong naik 1,96%, ASX 200 Australia naik 1,93%, dan Kospi Korsel naik 1,88%.

EKONOMI | 3 November 2020

IHSG Ditutup Menguat 0,87%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,87% ke kisaran 5.159,45 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (3/11/2020).

EKONOMI | 3 November 2020

Pembangunan Infrastruktur Migas Harus Didukung Pasokan dan Pasar Terukur

Aspek teknologi dan komersial akan menjadi faktor penentu.

EKONOMI | 3 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS