Peran Edukasi dan Sosialisasi Gizi Tekan Malnutrisi di Cirebon
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Peran Edukasi dan Sosialisasi Gizi Tekan Malnutrisi di Cirebon

Minggu, 26 Januari 2020 | 08:21 WIB
Oleh : Indah Handayani / FMB

Cirebon, Beritasatu.com – Indonesia mengalami beban ganda 'malnutrisi'. Dengan tingginya angka anak yang bertubuh pendek atau stunting dan kurus atau wasting. Salah satu penyebab terjadinya malnutrisi adalah minimnya pengetahuan, praktik pengasuhan, dan pemberian makan anak. Untuk itu, edukasi dan sosialisasi sangat berperan dalam menuntaskan malnutrisi.

Untuk itu, Frisian Flag Indonesia (FFI) menggelar edukasi dan sosialisasi gizi di Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu (25/1/2020). Dengan menggandeng Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia (Pergizi Pangan) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dan Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Hal itu dilakukan dalam rangkaian program #IndonesiaSIAP (Sadar Gizi, Inisiatif, Aktif, Peduli) sekaligus memperingati Hari Gizi Nasional dengan tema 'Gizi Optimal untuk Generasi Milenial'.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni SKM MKes mengatakan isu malnutrisi yang masih menjadi fokus nasional, juga menjadi tantangan bagi wilayah Jawa Barat, termasuk Cirebon. Berbagai inisiatif telah dilakukan seperti pemberian tablet penambah darah untuk para remaja, dengan kepatuhan minum obat mencapai 61,2 persen dari sasaran 98.538 remaja, kepada sasaran ibu hamil 52.975 dengan anemia 10,72 persen atau 5.679 orang di Kabupaten Cirebon.

"Terdapat kasus gizi buruk anak balita mencapai 465 kasus, sehingga kami merasa kegiatan edukasi dasar terkait gizi di wilayah Cirebon dan sekitarnya adalah bagian dari solusi untuk mengatasi masalah ini," ungkap Eni di Cirebon, Sabtu (25/1/2020).

Ketua IDI Kabupaten Cirebon dr Ahmad Fariz Malvi Zamzam Zein SpPD MM menambahkan memastikan kecukupan asupan protein hewani sangat penting sebagai salah satu upaya mengatasi permasalahan gizi yang terjadi, karena asam amino esensial yang dimilikinya merupakan komponen gizi dari luar tubuh yang sangat diperlukan. Kekurangan zat gizi ini dapat menggangu pertumbuhan tubuh.

Lebih lanjut dr Fariz mengatakan asam folat dan zat besi juga merupakan zat gizi penting untuk dipenuhi sejak usia remaja atau usia subur. Untuk itu, memastikan edukasi dan pemahaman kesehatan reproduksi, termasuk kecukupan gizi, sejak remaja juga dapat membantu lahirnya generasi unggul di masa mendatang, termasuk di dalamnya terbebas dari stunting. "Oleh karena itu, penting bagi para calon orang tua membuat perencanaan dan mempersiapkan kesehatan reproduksi sejak usia remaja,” ujar dr Fariz.

Perwakilan Pergizi Pangan Indonesia Dr dr Mira Dewi MSi memaparkan program #IndonesiaSIAP merupakan upaya meningkatkan kesadaran gizi masyarakat melalui kegiatan edukasi dan literasi gizi, serta penerapan gaya hidup aktif dan sehat yang melibatkan 15.000 keluarga Indonesia. "Hadirnya #IndonesiaSIAP di Cirebon ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam menekan angka kekurangan gizi yang terjadi pada masyarakat," tutup dia.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gizi Optimal Bukan Hanya soal Makanan

Pemenuhan kebutuhan gizi sehari-hari dapat optimal apabila makan beragam yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk termasuk susu, buah, sayur.

KESEHATAN | 25 Januari 2020

RSPI Pastikan Satu Pasien Tidak Terjangkit Virus Korona

Hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) yang diperoleh hari ini menunjukkan bahwa pasien negatif korona virus.

KESEHATAN | 25 Januari 2020

93 WNI Tertahan di Wuhan

Sampai saat ini tidak ada laporan WNI di Kota Wuhan yang terjangkit virus korona.

KESEHATAN | 25 Januari 2020

LIPI: Mitigasi Penyebaran Virus Korona dari Satwa Liar

Hewan yang dominan berpotensi membawa penyakit adalah tikus, kelelawar, celurut, karnivora dan kelompok primata seperti monyet.

KESEHATAN | 24 Januari 2020

Virus Korona Mengganas pada Orang Berdaya Tahan Lemah

Virus korona dapat menimbulkan efek serius pada orang dengan penyakit kornis seperti seperti jantung, diabetes, liver, kanker dan lainnya.

KESEHATAN | 24 Januari 2020

Pemerintah Antisipasi Penyebaran Virus Korona

Langkah preventif wajib dilakukan menyusul kasus penyebaran virus tersebut yang telah dikonfirmasi di sejumlah negara Asia Tenggara.

KESEHATAN | 24 Januari 2020

Dinkes Banten Waspadai Potensi Penyebaran Virus Korona

Dinkes Banteni meminta puskesmas dan Dinkes kabupaten/kota untuk melakukan pengamatan terhadap peningkatan kasus Influenza Like Illness (ILI).

KESEHATAN | 24 Januari 2020

IDI: Belum Ada Obat Antivirus Korona

Warga yang terserang virus tersebut biasanya ditandai dengan beberapa hal, di antaranya batuk, pilek, demam panas, sesak napas, dan nyeri otot.

KESEHATAN | 24 Januari 2020

RSPI Sulianti Saroso Tangani Pasien Pertama yang Diduga Tertular Virus Korona

RSPI Sulianti Saroso masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

KESEHATAN | 24 Januari 2020

Antisipasi Virus Korona, RSUP Adam Malik Bentuk Tim Khusus

Anggota tim dari berbagai bidang disiplin ilmu kedokteran, tetapi yang terbanyak dari spesialis penyakit dalam.

KESEHATAN | 24 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS