Puskesmas Bisa Screening Virus Corona
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Puskesmas Bisa Screening Virus Corona

Selasa, 7 April 2020 | 13:05 WIB
Oleh : Dina Manafe / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam upaya memerangi wabah Covid-19 saat ini, peran puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama dan terdekat dengan lingkungan masyarakat sangat diperlukan. Puskesmas bisa melakukan screening untuk mendeteksi virus corona (Covid-19) di masyarakat dengan menggunakan dua metode pemeriksaan.

Dirjen Layanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Bambang Wibowo mengatakan, puskesmas bisa melakukan screening terhadap orang-orang yang dari hasil penelusuran diduga memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Setelah puskesmas melakukan wawancara dan penyelidikan epidemiologi terhadap orang-orang yang diduga tersebut, lalu dilakukan screening.

Screening yang dilakukan puskesmas ini melalui dua cara. Pertama, menggunakan rapid test (pemeriksaan cepat) antibodi. Tata caranya, petugas memberikan informasi terkait Covid-19 kepada orang-orang yang diduga tersebut. Setelah itu dilakukan pengambilan darah. Pengambilan darah bisa dilakukan dari pembuluh darah kapiler. Petugas juga bisa mengambil darah dari ujung jari. Setelah pengambilan darah itu dilakukan pemeriksaan dengan rapid test antibodi.

Cara kedua, melakukan swab pada tenggorokan dan pangkal hidung. Lalu dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan polymerase chain reaction (PCR). Metode pemeriksaan dengan PCR dilakukan oleh puskesmas dengan standar sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

“Setelah ada hasil pemeriksaan (baik rapid test maupun PCR), maka akan yang bersangkutan akan diberikan informasi apakah hasilnya negatif atau positif,” kata Bambang di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Apabila hasilnya positif baik dengan pemeriksaan rapid test maupun PCR, tetapi yang bersangkutan tidak menunjukkan gejala sedang dan berat, maka dianjurkan untuk melakukan isolasi di rumah. Pelaksanaan isolasi rumah ini dibantu oleh petugas kesehatan di puskesmas. Selain monitoring, petugas juga harus memberikan informasi apa saja yang harus dilakukan selama isolasi diri di rumah secara daring (online) melalui telepon seluler.

Bambang menambahkan, puskesmas sudah dilatih untuk melakukan deteksi kasus Covid-19. Pelatihan dilakukan secara daring kepada seluruh petugas puskesmas mulai dari cara screening, pencegahan sampai kepada memberikan respon ketika hasil screening keluar.

“Dalam situasi pandemi seperti saat ini puskesmas menjadi bagian penting dan proses pelayanan yang sangat penting karena peran yang dilakukan oleh puskesmas mulai dari mencegah, screening sampai dengan memberikan respon,” kata Bambang.

Lebih lanjut Bambang mengimbau petugas puskesmas untuk memakai alat pelindung diri (APD) secara benar dan tepat. Mengingat saat ini ketersediaan APD sangat terbatas.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Iklim Tropis Disebut Lemahkan Covid-19, Pemerintah Jangan Lengah

Physical distancing tetap harus dijalankan, karena penyebaran virus terjadi antarmanusia.

KESEHATAN | 7 April 2020

WHO: Dunia Kekurangan 5,9 Juta Perawat untuk Perangi Corona

Terhitung sekitar 59 persen dari profesi kesehatan adalah perawat.

KESEHATAN | 7 April 2020

Ini Cara Virus Corona Menyerang Tubuh

Penyakit ini mengubah saluran pernapasan dan paru-paru menjadi “pabrik virus corona”.

KESEHATAN | 7 April 2020

Anda Rasakan Gejala Covid-19? Lakukan Teknik ini untuk Cegah Pneumonia

JK Rowling sudah menjalani teknik itu dan menurut pengakuannya gejala Covid-19 yang menderanya dua pekan sudah hilang sama sekali.

KESEHATAN | 7 April 2020

Awasi Anggaran Corona, Pemerintah Libatkan KPK Hingga Kejaksaan

Doni menjelaskan di tahap pertama sudah ditransfer oleh Kementerian Keuangan ke BNPB senilai Rp 356 miliar.

KESEHATAN | 6 April 2020

Kurangi Risiko, Dokter Berusia Lanjut Akan Ditempatkan di Layanan Online

Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia tengah mencari solusi dengan tidak lagi menempatkan dokter berusia lanjut di garis depan.

KESEHATAN | 6 April 2020

Doni Monardo: Butuh Kekuatan Psikologis untuk Lawan Corona

Ia mencontohkan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono yang sempat membesuk Menteri Perhubungan yang kemudian diketahui positif corona.

KESEHATAN | 6 April 2020

Sabun Batang vs Sabun Cair, Yang Mana Lebih Ampuh Bunuh Virus?

Banyak yang menanyakan, apakah sabun batang bisa bantu bunuh virus?

KESEHATAN | 6 April 2020

Hasil Pemeriksaan, 8.000 Spesimen Suspect Corona Negatif

Hingga hari ini, Senin (6/4/2020) sudah dilakukan pemeriksaan terhadap sebanyak 11.242 spesimen orang yang diduga menderita corona (Covid-19).

KESEHATAN | 6 April 2020

Durasi Ideal Olahraga Saat Work From Home

Hindari olahraga dengan intensitas tinggi saat work from home (WFH)

KESEHATAN | 6 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS