Jokowi: Isolasi RT/RW Lebih Efektif Kendalikan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Jokowi: Isolasi RT/RW Lebih Efektif Kendalikan Covid-19

Selasa, 30 Juni 2020 | 13:05 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan strategi intervensi berbasis lokal, seperti melakukan karantina atau isolasi RT, RW, kampung dan desa, sangat efektif mengendalikan penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Sekarang ini strategis intervensi yang berbasis lokal itu yang paling efektif. Jadi mengkarantina, mengisolasi RT, RW, kampung atau desa, itu lebih efektif daripada kita mengkarantina kota atau kabupaten. Ini lebih efektif,” kata Jokowi saat memberikan arahan di Posko Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Kepala Negara mengharapkan strategi karantina berbasis lokal ini dapat menurunkan tingkat penularan virus corona. Bahkan di beberapa daerah sudah menerapkan karantina RT, RW, kampung dan desa.

“Jadi strategi ini agar kita pakai bersama-sama. Sehingga kita harapkan terjadi penurunan di RT maupun R0 (tingkat penularan),” ujar Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menargetkan laju perseberan virus corona di Jawa Tengah bisa menurun pada bulan Juli mendatang. Sehingga masyarakat bisa melakukan aktivitas dan perekonomian dengan normal kembali.

“Kita harapkan dalam bulan depan, Juli betul-betul kita semuanya bekerja keras, sehingga Jawa Tengah turun dan yang namanya Covid betul-betul bisa hilang. Insyaallah, ekonomi kita bisa merangkak kepada sebuah pertumbuhan yang normal kembali,” terang Jokowi.

Tak lupa, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan para kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah yang telah mengambil keputusan untuk membuka kembali aktivitas pariwisata dan perekonomian, agar tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat.

"Seperti di Karanganyar misal membuka pariwisata, di Tawangmangu misalnya. Saya titip hati-hati. Kesiapan, protokol kesehatannya apakah sudah siap benar dicek. Jangan sampai pengunjung membeludak penuh, protokol kesehatan tidak siap,” jelas Jokowi.

Seperti diketahui, hingga 29 Juni 2020, jumlah kasus positif di Jawa Tengah mencapai 3.680 kasus. Sedangkan, Jawa Timur masih menjadi provinsi dengan kasus terbanyak di Indonesia yakni 11.805 kasus.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Derita Tenaga Kesehatan Covid-19, Gaji Dipotong hingga Insentif yang Tak Kunjung Datang

Gaji ke-13 yang diterima saat lebaran, ternyata dibatalkan, sehingga para tenaga kesehatan tidak menerima gaji bulan ini.

KESEHATAN | 30 Juni 2020

BKKBN Targetkan Layanan KB 1,3 Juta

BKKBN menargetkan pada perayaan Hari Keluarga Nasional, BKKBN memberi pelayanan KB ke 1,3 juta akseptor.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Pasien Sembuh Covid-19 di 5 Provinsi Mencapai 80%

Lima provinsi di Indonesia mencatat persentase kesembuhan Covid-19 di atas 80%.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Asupan Herbal Bisa Mengatasi Obesitas

Setiap tahun setidaknya 2,6 juta orang meninggal karena obesitas.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Hadapi Era Normal Baru, Anteraja Bagikan 50.000 Masker Gratis

Hadapi new normal, Anteraja membagikan masker secara gratis di sejumlah kota.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Pemahaman Orangtua soal Alergi Anak Perlu Ditingkatkan

Orangtua harus memahami gejala-gejala yang muncul.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Tambah Personel, Gugus Tugas Covid-19 Akan Libatkan Mahasiswa

Doni Monardo mengatakan pihaknya siap menambah personel TNI/Polri, tenaga medis, dan perlengkapan medis, hingga melibatkan mahasiswa di daerah.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Doni Monardo: Penanganan Covid-19 Butuh Integrasi Komponen di Daerah

Percepatan penanganan Covid-19 juga dapat dilakukan bila seluruh informasi dan sosialisasi dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa lokal.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Gugus Tugas: Tanpa Pendekatan Halus, Rapid Test Massal Rentan Penolakan

Pelaksanaan rapid test tidak bisa dilakukan dengan tiba-tiba karena bisa menimbulkan penolakan publik.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Gugus Tugas: Imbauan WHO soal Tes Usap Akan Disesuaikan dengan Kondisi Indonesia

Terkait imbauan WHO, pasien sembuh Covid-19 tidak perlu dilakukan swab dua kali, akan dikaji dan disesuaikan dengan kondisi yang ada di Indonesia.

KESEHATAN | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS