WHO: Beberapa Negara Mungkin Harus Kembali Lockdown
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

WHO: Beberapa Negara Mungkin Harus Kembali Lockdown

Kamis, 2 Juli 2020 | 06:50 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jenewa, Beritasatu.com - Seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan beberapa negara kemungkinan harus menerapkan kembali lockdown setelah kurva Covid-19 kembali naik.

Dirjen WHO Tedro Adhanom Ghebreyesus mengatakan negara-negara seperti Spanyol dan Italia dinilai sukses mengendalikan wabah Covid-19 dengan strategi kesehatan publik yang komprehensif. Namun, kepala penyakit baru dan zoonosis WHO Dr Maria Van Kerkhove mengatakan bahwa masih banyak negara di dunia ini yang kesulitan dan tidak memiliki sistem yang baik dalam mencegah naiknya kurva Covid-19.

"Beberapa negara yang sukses menahan penularan dan sekarang membuka kembali ekonomi, sekarang kemungkinan mengalami kemunduran dan mungkin harus memberlakukan intervensi lagi, atau mengimplementasikan lockdown lagi," kata Dr Maria Van Kerkhove dalam konferensi pers dari markas WHO di Jenewa, Rabu (1/7/2020).

"Kami berharap ini tidak terjadi. Kami berharap kita tidak perlu memasuki lockdown lagi. Belum terlambat untuk bertindak cepat," kata dia.

Dr Maria mengatakan negara yang memiliki respons paling efektif terhadap Covid-19 adalah negara-negara yang berpengalaman menangani wabah SARS 2003 dan MERS 2013. SARS sempat mewabah di Tiongkok, dan sebagian Asia seperti Hong Kong dan Singapura. MERS sempat melanda Korsel.

Dia mengakui wabah ini mungkin sangat sulit dikendalikan bagi beberapa negara, oleh karena itu dia merekomendasikan para pemimpin negara untuk menganalisa akar masalah.

Secara global, kasus Covid-19 masih bertambah. Menurut data Johns Hopkins University, hingga saat ini, kasus ini sudah menjangkiti 10,5 juta orang dan menewaskan sedikitnya 512.331 orang lainnya.



Sumber:CNBC.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pakar Minta PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang

Masa PSBB transisi di DKI Jakarta diperpanjang.

KESEHATAN | 2 Juli 2020

Kelola Kekayaan Herbal untuk Vaksin Covid-19

Penggunaan herbal sebagai langkah pencegahan dianjurkan sambil menunggu rekomendasi vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 1 Juli 2020

Pakar Epidemiologi: Membuat Vaksin Covid-19 itu Tidak Mudah

Upaya menemukan dan membuat vaksin hingga saat ini dilakukan serius oleh para ahli di dunia.

KESEHATAN | 1 Juli 2020

Jaga Imun Tubuh untuk Melawan Covid-19

Budaya hidup sehat dan memperkuat sistem imun tubuh dapat mencegah infeksi virus, termasuk Covid-19.

KESEHATAN | 1 Juli 2020

Terima Rp 4T, BPJS Kesehatan Lunasi Klaim RS

Dengan dana ini, BPJS Kesehatan memastikan per hari ini tidak ada lagi klaim rumah sakit yang jatuh tempo dan belum dibayar.

KESEHATAN | 1 Juli 2020

Hindari Kecurigaan, Kemkes Diminta Terbuka tentang Insentif Tenaga Kesehatan

Kemkes terkesan tertutup soal anggaran Covid-19. Selain insentif bagi nakes, ada juga anggaran santunan bagi nakes yang wafat, dan klaim rumah sakit.

KESEHATAN | 1 Juli 2020

Kemkes Salurkan Rp 437,3 M untuk Insentif Puluhan Ribu Tenaga Kesehatan

Jumlah yang menerima insentif sebanyak 99.309 orang, terdiri dari 43.952 nakes pusat, dan 55.357 nakes daerah.

KESEHATAN | 1 Juli 2020

Perkuat Imunitas Tubuh dengan Bahan Herbal

Jamur Cordyceps militaris merupakan salah satu bahan natural terbaik untuk memperkuat imunitas tubuh.

KESEHATAN | 1 Juli 2020

Gugus Tugas Klaim Angka Penularan Covid-19 Melambat

Di pertengahan Mei lalu angka positive rate sebesar 13 persen, dan menurun menjadi 12 persen dari data terakhir 28 Juni 2020.

KESEHATAN | 1 Juli 2020

Kemkes Sudah Salurkan Rp 408 Miliar untuk Insentif Tenaga Kesehatan

Abdul Kadir mengatakan anggaran insentif untuk tenaga kesehatan yang membantu penanganan Covid-19 sudah tersalurkan Rp 408 miliar.

KESEHATAN | 1 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS