Erick Thohir Targetkan Vaksin Covid-19 dari Bio Farma Beredar Awal 2021
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Erick Thohir Targetkan Vaksin Covid-19 dari Bio Farma Beredar Awal 2021

Selasa, 21 Juli 2020 | 13:43 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan vaksin corona atau Covid-19 akan mulai beredar di Indonesia pada awal tahun 2021. BUMN Farmasi Bio Farma akan mulai memproduksi vaksin corona pada Januari 2021 dengan kapasitas maksimal 250 juta dosis.

Dalam rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini di Istana Merdeka, pembahasan difokuskan kepada ketersediaan vaksin corona. Apalagi ini vaksin ini sudah lama ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia.

“Insyaallah ujungnya ada jalan. Rapat intern ini kita fokuskan kepada mengenai vaksin yang selama ini masyarakat dan media juga menunggu-nunggu,” kata Erick Thohir di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Kendati vaksin ditargetkan mulai diproduksi tahun depan, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini meminta masyarakat turut membantu dengan tidak melonggarkan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Kerja keras kami tidak ada artinya, kalau masyarakat tidak membantu. Karena kita ketahui, bahwa vaksin baru bisa beredar di awal tahun depan. Jadi dari sekarang sampai awal tahun depan, penting sekali disiplin yang ada di masyarakat, yakni jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker,” terang Erick Thohir.

Menteri BUMN ini juga meminta masyarakat jangan berasumsi lain bila vaksin sudah dapat diproduksi dan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 semakin meningkat. Bahwa, sekarang ini keadaan sudah mulai normal.

“Jangan juga masyarakat berasumsi ketika ada suasana yang sekarang positif, apakah itu vaksin, apakah itu penyembuhan meningkat, sudah waktunya kita hidup normal yang dulu. Bukan,” tegas Erick Thohir.

Karena, meski vaksin sudah ada dan jumlah kasus positif mulai menurun serta tingkat kesembuhan meningkat, bukan berarti ancaman Covid-19 tidak ada lagi. Melainkan virus corona tetap ada, sehingga disiplin protokol kesehatan tetap harus dijalankan.

“Karena disiplin protokol Covid-19 harus dijalankan dan bantu kami semua yang mengerjakan mati-matian demi masyarakat sesuai arahan Bapak Presiden. Vaksin ini kita pastikan akan ada, tapi saya mohon masyarakat juga berdisiplin supaya tadi kita bisa terus mengantisipasi,” ungkap Erick Thohir.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Bio Farma juga akan memastikan untuk memproduksi obat dengan metode terapi kesembuhan.

“Bio Farma juga akan memastikan memproduksi obat untuk terapi kesembuhan, karena ditanya obatnya apa, pasti kan belum ada. Tetapi terapi penyembuhan kita terus lakukan dan insyaallah sesuai dengan komitmen dari pemerintah dan Bapak Presiden, kita akan lakukan hal ini sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat semua,” papar Erick Thohir.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Ingin Penanganan Tuberkulosis Ikuti Model Covid-19

Layanan diagnostik maupun pengobatan tuberkulosis harus tetap berlangsung.

KESEHATAN | 21 Juli 2020

Jokowi: 33% Penderita Tuberkulosis Belum Terdeteksi dan Perlu Ditangani

Tuberkulosis merupakan salah satu dari 10 penyakit menular yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia.

KESEHATAN | 21 Juli 2020

Selama Pandemi, 62% Anak Mengalami Kekerasan di Rumah

Sebanyak 62% anak mengalami kekerasan verbal oleh orang tuanya selama berada di rumah, dan 11% mendapatkan kekerasan fisik.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

Anak Rentan Gangguan Jiwa Selama Pandemi

Pembatasan sosial yang diberlakukan demi mengendalikan penularan Covid-19 memunculkan rasa takut yang berlebihan pada anak dan remaja.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

Uji Klinis Vaksin Menggembirakan, Inggris Langsung Pesan 100 Juta Dosis

Dari uji klinis tersebut, diketahui 90% dari responden menghasilkan antibodi terhadap virus Covid-19.

KESEHATAN | 21 Juli 2020

Kemkes: Penggunaan Thermal Gun Aman

Achmad Yurianto mengatakan bahwa penggunaan thermal gun sebagai alat ukur suhu tubuh manusia dipastikan aman.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

Daya Tahan Tubuh Jadi Bekal Anak Tumbuh dan Berkembang

Sistem imunitas dibentuk sejak awal kehidupan anak.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

Naik Peringkat Ke-24, Kasus Covid-19 Indonesia Salip Mesir

Di antara negara-negara Asia Tenggara, kasus Covid-19 Indonesia masih yang terbanyak disusul Filipina, Singapura, dan Malaysia.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

SHKJ Hadirkan Penanganan Komprehensif Otot dan Tulang

SHKJ mengembangkan klinik komprehensif dengan fokus khusus yaitu Sports, Shoulder, Spine, & Foot & Ankle Clinic.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

Kasus Baru Covid-19 Tambah 1.693, DKI Kembali Terbanyak

DKI Jakarta kembali tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 terbanyak hari ini, Senin (20/7/2020) yaitu 361.

KESEHATAN | 20 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS