ASI Tingkatkan Kekebalan Bayi terhadap Covid-19
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

ASI Tingkatkan Kekebalan Bayi terhadap Covid-19

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 09:25 WIB
Oleh : Dina Manafe / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 mestinya tidak mengurangi hak bayi untuk mendapatkan air susu ibu (ASI). Justru di tengah wabah ini ASI wajib diberikan kepada bayi untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya terhadap ancaman virus SARS Cov-2 penyebab Covid-19.

Dokter Spesialis Anak Neonatalogi, dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, mengatakan, manfaat menyusui adalah transfer imun secara natural dari ibu ke bayi. Mestinya kondisi pandemi tidak menjadi penghalang untuk pemberian ASI esklusif. Apalagi penularan Covid-19 hanya melalui droplet atau percikan cairan yang keluar dari mulut dan hidung dari orang yang positif Covid-19. Jadi penularannya bukan transmisi dari ibu ke bayi.

Ibu atau bayinya terkonfirmasi positif Covid-19 bukan berarti tidak boleh ASI. Jika tidak memungkinkan untuk menyusui langsung, bisa dengan cara ASI perah.

“Sampai sekarang pun tidak ditemukan virus itu di dalam ASI. Jadi sebetulnya ASI tidak kontra indikasi, malah harus tetap diberikan bahkan pada ibu-ibu yang positif Covid. Hanya kita perhatikan, mungkin dengan cara ASI perah kalau ibunya memang sakit saat itu,” kata Naomi dalam diskusi virtual “Pekan Menyusui Sedunia 2020” yang diselenggarakan Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jumat (7/8).

Namun menurut Naomi, semuanya harus didiskusikan dengan ibu. Kalau ibunya tetap ingin menyusui langsung, harus dihargai dengan catatan mengerti semua konsekuensinya. Yang dikhawatirkan adalah penularan melalui droplet dari ibu ke bayinya jika tidak pakai masker yang aman. Oleh karena itu, dianjurkan kalau memang ibunya positif, ASI tetap diberikan tetapi diperah.

Naomi mengatakan, ASI adalah nutrisi terbaik. Apalagi di masa pandemi ini, ASI modal utama untuk kekebalan alami, dan ini didapatkan cuma-cuma. Penelitian menunjukkan ASI eksklusif (hanya ASI selama 6 bulan) menurunkan risiko infeksi saluran napas bawah pada anak 72%, dan infeksi saluran cerna 64%. Juga meningkatkan skore intelegensia anak lebih tinggi, perkembangan otak bayi prematur lebih baik.

Tetapi masalahnya, menurut Naomi, ASI esklusif di Indonesia masih rendah. Riskesdas 2018 menunjukkan rata rata di perkotaan sekitar 40,7% pemberian ASI eksklusif hanya sampai 5 bulan, dan di perdesaan 33,6,%. Ini memprihatinkan, mengingat di desa yang tidak banyak pilihan pengganti ASI mestinya pemberian ASI ekslusif lebih tinggi. Rendahnya pemberian ASI eksklusif salah satunya karena banyak ibu memilih susu formula dengan berbagai alasan. Ibu harus dilindungi dari kontaminasi susu formula, sehingga persentase pemberian ASI eksklusif bisa terus meningkat.

Naomi mengingatkan, pandemi Covid-19 tidak dijadikan alasan untuk tidak imunisasi anak. Meskipun ASI sudah memberikan kekebalan alami, tetapi untuk mencegah penyakit spesifik yang bisa dicegah dengan vaksin, maka imunisasi wajib tetap diberikan, misalnya dari hepatitis B, polio dan difteri. Jangan sampai karena ketakutan pada Covid-19 dan tidak membawa anak untuk imunisasi, justru membawa anak pada risiko penyakit lain.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 

ASI

BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Simak Keistimewaan Rempah untuk Penyintas Autoimun

Bagi orang dengan autoimun (Odai), kandungan istimewa dari rempah merupakan satu dari tiga prinsip utama asupan makanan yang tepat.

KESEHATAN | 7 Agustus 2020

Inilah Kiat Hidup Sehat Nadia Karina Sebagai Odai

Puteri Indonesia Bali 2019, Nadia Karina Wijaya menyuarakan pola hidup sehat.

KESEHATAN | 7 Agustus 2020

Tes PCR Belum Capai 30.000 Per Hari, Satgas Covid-19 Ungkap Kendala

Target pemerintah menaikkan jumlah tes Covid-19 dengan PCR hingga 30.000 spesimen dan meningkat menjadi 50.000 per hari belum tercapai.

KESEHATAN | 7 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 2.473, Kasus Positif di Indonesia Jadi 121.226

Terdapat tambahan 2.473 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir sampai Jumat (7/8/2020) pukul 12.00 WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia 121.226.

KESEHATAN | 7 Agustus 2020

Penderita Diabetes dan Hipertensi Lebih Rentan terhadap Covid-19

Diabetes, merupakan penyakit penyerta atau komordibitas kedua yang tersering ditemukan, sekitar 8% kasus setelah hipertensi .

KESEHATAN | 7 Agustus 2020

Kemristek: Masyarakat Harus Waspadai Obat Herbal

Masyarakat diminta untuk melakukan pengecekan, apakah obat tersebut terdaftar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau tidak.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

Delapan Daerah Masih Bertahan di Zona Merah Selama Sebulan

Delapan kabupaten dan kota di Indonesia selama sebulan ini tidak mengalami perubahan dalam zonasi risiko penularan Covid-19.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

Kemristek: Penemuan Obat Covid-19 Butuh Proses Panjang

Pemerintah terbuka dan mengapresiasi kepada siapa saja yang ingin ikut berpartisipasi dalam penemuan obat Covid-19 di Indonesia.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

13 Kabupaten/Kota dari Zona Oranye Jadi Zona Merah

Wiku Adisasmito mengatakan terjadi perubahan pada 13 kabupaten/kota yang tadinya berada di zona oranye menjadi zona merah.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020

Badan POM Kawal Siklus Perjalanan Vaksin Covid-19

BPOM menyebut uji klinik merupakan tahapan penting dalam pengembangan vaksin Covid-19 untuk mendapatkan data khasiat dan keamananan yang valid.

KESEHATAN | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS