Praktisi Hukum: Gugatan Guru JIS untuk Meneror Korban
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Praktisi Hukum: Gugatan Guru JIS untuk Meneror Korban

Kamis, 12 Juni 2014 | 17:11 WIB
Oleh : Asni Ovier / FMB

Jakarta – Praktisi hukum Munarman menilai, gugatan perdata yang disampaikan guru dan staf Jakarta International School (JIS) kepada DR, orang tua korban berinisial A, bertujuan untuk meneror. Gugatan seperti itu patut disayangkan serta para guru dan staf JIS disarankan untuk mematuhi proses hukum.

“Pengacara yang membela guru dan staf JIS jangan membabi buta dalam membela klien. Mereka tidak usah meneror orang tua korban dengan ancaman gugatan perdata sekian triliun rupiah supaya korban dan orang tuanya tidak berani menuntut,” ujar Munarman di Jakarta, Kamis (12/6).

Munarman menyarankan agar pengacara guru dan staf JIS itu mematuhi saja proses hukum yang berlaku terkait tuduhan yang dilontarkan kepada mereka. Jika tuduhan itu tidak benar, pihak kepolisian pasti akan mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

Dikatakan, adanya pelanggaran imigrasi oleh tenaga pengajar secara massal saja sudah mengindikasikan kalau JIS tidak selektif dan arogan terhadap hukum yang berlaku di Indonesia, belum ditambah dengan pendirian sekolah tanpa izin dari pemerintah.

“Jadi, tidak usah menggunakan strategi teror seperti itu kepada orang tua korban yang awam terhadap hukum. Bagaimana kalau anak mereka yang menjadi korban? Apa mereka bisa menerima teror dengan cara menggugat balik seperti itu?” ujarnya.

Sebelumnya, guru dan staf JIS akan melakukan gugatan perdata kepada DR, orang tua korban berinisial A. DR diduga telah menyebarkan berita bohong, sehingga dituding mencemarkan nama baik dan fitnah melalui surat elektronik. Tak tanggung-tanggung, gugatan yang akan disampaikan mencapai ratusan juta dolar AS.

“Kami akan menuntut juga secara perdata, ratusan juta dolar AS. Kami menuntut DR dan suaminya,” ujar kuasa hukum guru dan staf JIS, Hotman Paris Hutapea, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/6). Dikatakan, apa yang disampaikan DR melalui surat elektronik kepada orang tua murid JIS tak memiliki bukti.

Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PT Jakpro Ditunjuk Koordinir Pengembang untuk Bangun Tanggul Laut Raksasa

Pekerjaan pembangunan tanggul laut raksasa tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Polisi Pelajari Laporan Guru JIS

DW melanggar Pasal 310 KUHP, 311 KUHP dan Pasal 27 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Pembangunan Tanggul Laut Raksasa Tidak Akan Kuras APBD

Untuk memaksa para pengembang, DKI akan membuat SK gubernur

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Basuki: Pengembang Reklamasi 17 Pulau Sudah Ajukan Perpanjangan Izin

Basuki meminta agar kalimat yang akan memberikan lima persen untuk fasos dan fasum tersebut direvisi.

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Guru JIS Bakal Gugat Perdata Orang Tua Korban Ratusan Juta Dolar

"Kami akan tuntut juga secara perdata, ratusan juta dollar. Kami tuntut DR dan suaminya."

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Guru JIS Ancam Orang Tua Murid dengan Pasal Berlapis

Pelapor melaporkan telah terjadi pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik. Ancamannya, 6 tahun penjara

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Balas Jasa, Kakek 67 Tahun Nekat Jadi Kurir Narkotika

Said mengaku nekat menjadi kurir karena merasa punya utang budi terhadap rekannya berinisial AU yang saat ini masih buron.

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Jokowi Analogikan Kasus Transjakarta dengan Pembelian Sabun

"Kalau diperintahkan beli sabun yang wangi, tapi yang datang sabunnya tidak wangi. Nah, yang tidak benar yang mana?"

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Guru JIS Tegaskan Pelecehan Seksual yang Ditudingkan Bohong

Isi dari surat elektronik yang diduga disebarkan DR kepada sejumlah orang tua murid JIS, tidak benar.

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Basuki Akui Tahun ini Jakarta Masih Dilanda Banjir

Sejumlah kegiatan untuk mengantisipasi banjir pembangunan sheetpile sungai dan waduk, jalan inspeksi serta pemasangan pompa oleh pengembang reklamasi pulau.

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS