Penyidik Gelar Perkara Dugaan Kasus Pelecehan Seksual yang Melibatkan Oknum Guru JIS
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Penyidik Gelar Perkara Dugaan Kasus Pelecehan Seksual yang Melibatkan Oknum Guru JIS

Kamis, 12 Juni 2014 | 17:20 WIB
Oleh : Bay Marhaenjati / FMB

Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya, bakal melaksanakan gelar perkara terkait kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum guru Jakarta International School (JIS). Selanjutnya, akan dilakukan pemanggilan terhadap terduga pelaku.

"Minggu ini akan kita gelar perkara dan baru dilakukan panggilan terhadap oknum guru," ujar Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/6).

Dikatakan Rikwanto, pihaknya belum menentukan siapa yang akan dipanggil terlebih dahulu atau bersamaan.

"Rencana akan kami rapatkan minggu ini untuk memastikan, baru terbitkan panggilan terhadap mereka yang diduga dilaporkan oleh korban, dan diperiksa sebagai saksi sementara," ungkapnya.

Menyoal apakah Neil Bantlemen yang melaporkan orang tua korban berinisial DR, merupakan salah satu terduga oknum guru yang terlibat, Rikwanto belum bisa memastikannya.

"Kepada polisi belum ada pembicaraan dan pengakuan apa-apa. Belum disentuh. Peran mereka sebagai apa belum kita dapatkan," tandasnya.


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Praktisi Hukum: Gugatan Guru JIS untuk Meneror Korban

Pengacara yang membela guru dan staf JIS jangan membabi buta dalam membela klien

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

PT Jakpro Ditunjuk Koordinir Pengembang untuk Bangun Tanggul Laut Raksasa

Pekerjaan pembangunan tanggul laut raksasa tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Polisi Pelajari Laporan Guru JIS

DW melanggar Pasal 310 KUHP, 311 KUHP dan Pasal 27 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Pembangunan Tanggul Laut Raksasa Tidak Akan Kuras APBD

Untuk memaksa para pengembang, DKI akan membuat SK gubernur

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Basuki: Pengembang Reklamasi 17 Pulau Sudah Ajukan Perpanjangan Izin

Basuki meminta agar kalimat yang akan memberikan lima persen untuk fasos dan fasum tersebut direvisi.

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Guru JIS Bakal Gugat Perdata Orang Tua Korban Ratusan Juta Dolar

"Kami akan tuntut juga secara perdata, ratusan juta dollar. Kami tuntut DR dan suaminya."

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Guru JIS Ancam Orang Tua Murid dengan Pasal Berlapis

Pelapor melaporkan telah terjadi pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik. Ancamannya, 6 tahun penjara

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Balas Jasa, Kakek 67 Tahun Nekat Jadi Kurir Narkotika

Said mengaku nekat menjadi kurir karena merasa punya utang budi terhadap rekannya berinisial AU yang saat ini masih buron.

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Jokowi Analogikan Kasus Transjakarta dengan Pembelian Sabun

"Kalau diperintahkan beli sabun yang wangi, tapi yang datang sabunnya tidak wangi. Nah, yang tidak benar yang mana?"

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014

Guru JIS Tegaskan Pelecehan Seksual yang Ditudingkan Bohong

Isi dari surat elektronik yang diduga disebarkan DR kepada sejumlah orang tua murid JIS, tidak benar.

MEGAPOLITAN | 12 Juni 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS