2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Akui Pembangunan Baru 40%
INDEX

BISNIS-27 448.146 (-0.92)   |   COMPOSITE 5091.82 (10.35)   |   DBX 966.643 (4.95)   |   I-GRADE 139.941 (-0.19)   |   IDX30 428.154 (-1.48)   |   IDX80 113.358 (-0.09)   |   IDXBUMN20 291.199 (-0.02)   |   IDXG30 119.599 (-0.63)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-1.43)   |   IDXQ30 124.629 (-0.42)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.25)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.24)   |   IDXV30 107.251 (-0.03)   |   INFOBANK15 832.7 (-0.92)   |   Investor33 373.408 (-0.42)   |   ISSI 150.953 (-0.04)   |   JII 549.986 (-1.27)   |   JII70 187.543 (-0.07)   |   KOMPAS100 1019.5 (-0.12)   |   LQ45 788.563 (-1.51)   |   MBX 1407.83 (2.21)   |   MNC36 279.661 (-0.32)   |   PEFINDO25 277.129 (3.76)   |   SMInfra18 242.149 (-1.27)   |   SRI-KEHATI 316.134 (-0.44)   |  

2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Akui Pembangunan Baru 40%

Selasa, 15 Oktober 2019 | 20:52 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Pada 16 Oktober 2019, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah memimpin Provinsi DKI Jakarta selama dua tahun. Selama itu, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini mengakui masih bekerja belum maksimal karena program pembangunan yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI 2017-2022 baru dikerjakan 40 persen saja.

“Hari ini, menggenapi dua tahun berjalan tugas di DKI Jakarta. Rencana pembangunan yang kita susun dan laksanakan adalah untuk dituntaskan selama lima tahun. Jadi banyak program-program yang sekarang sudah berjalan dan dilaksanakan sebenarnya masih in progres karena memang ini baru 40 persen dari perjalanan tugas di DKI Jakarta,” kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Ia menyadari, masih banyak program kerja yang membutuhkan waktu cukup panjang. Kondisi ini menimbulkan tantangan cukup besar, seperti saat melakukan program penataan trotoar. Otomatis warga akan mengalami kemacetan karena terjadi penyempitan jalur lalu lintas, atau pada saat melakukan pembangunan jalan layang, dipastikan akan menimbulkan kerepotan bagi masyarakat.

“Kalau boleh diistilahkan, ini yang dinamakan growing pain. Seperti gigi yang mau tumbuh, itu sakit. Tapi sakit jenis gigi ini tidak bisa ditiadakan. Itu jenis sakit yang nanti akan jadi gigi,” ujar Anies Baswedan.

Agar program kerja dapat dikerjakan maksimal dalam lima tahun ke depan, maka selama dua tahun kepemimpinannya, untuk membangun Jakarta, ia menggunakan pendekatan kerja sama atau kolaborasi antara Pemprov DKI dengan masyarakat. Demi mencapai wajah baru Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya.

Wajah baru Jakarta ini sejalan dengan konsep City 4.0, dengan prinsip utama pemerintah menjadi kolaborator dan warga menjadi ko-kreator. Dengan kata lain, warga menjadi pihak yang menciptakan solusi atau mereka dilibatkan dalam setiap solusi.

“Kami menjadi pihak yang mengajak kerja sama. Kita ingin solusi yang ada di kota Jakarta adalah solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu Pemprov DKI Jakarta serius mengerjakan proses pembangunan dengan menghadirkan perubahan dalam kenyataan, bukan dalam persepsi,” terang Anies Baswedan.

Salah satu cara yang paling efektif untuk memastikan setiap solusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat, adalah dengan melibatkan masyarakat secara langsung mulai dari proses perencanaan hingga proses pelaksanaan.

“Selama dua tahun ini, kami menggalang berbagai kolaborasi dengan berbagai unsur. Mulai terkait digital sampai transportasi, sampai penataan kampung. Semua menggunakan pendekatan kolaborasi atau istilah tradisionalnya, gotong royong,” ungkap Anies Baswedan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kegiatan ATAK, Ajak Anak Tak Mampu Peduli Gizi dan Minum Susu

Aksi Tanggap Anak Kolong (ATAK) guna membantu berbagai permasalahan sosial yang kerap timbul di tengah masyarakat.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2019

Bank DKI Luncurkan Kebon Hidroponik

Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Bank DKI bagi peningkatan kesejahteraan warga Jakarta dan lingkungan.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2019

Pemotor di Bogor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Korban tertimpa dahan pohon yang patah kemudian oleng ke kanan dan terjatuh dari motor.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2019

Pelantikan Presiden, Tamu Negara Dijaga Ketat

TNI-Polri menyiagakan 31.000 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2019

Polres Bogor Ungkap Praktik Isi Ulang Elpiji Ilegal

Polisi juga mengamankan ratusan tabung sebagai barang bukti.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2019

Grab Luncurkan Armada LadyGrab di Wilayah Jabodetabek

Grab juga akan memberikan opsi kepada mitra pengemudi perempuan untuk hanya melayani layanan GrabFood atau GrabExpress.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2019

Kapal Terbalik di Dermaga Tanjung Priok

TNI AL masih melakukan pencarian terhadap satu orang ABK yang masih menghilang.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2019

Batas Waktu Maret 2021, Anies Terancam Tak Punya Wagub

Pengisian kekosongan jabatan Wagub dapat dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 bulan.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2019

Jatuh dari Lantai 4, Pelajar SMPN 42 Tewas

Pelajar berinisial FTS tewas setelah jatuh dari lantai 4 gedung sekolah SMPN 42 Pademangan, Jakarta Utara.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2019

DPRD DKI Kebut Penetapan Alat Kelengkapan Dewan

Dengan AKD yang sudah ditetapkan, maka DPRD DKI sudah bisa mempercepat pembahasan RAPBD DKI 2020.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS