Upah Minimum Kabupaten dan Kota Bekasi Ditetapkan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Upah Minimum Kabupaten dan Kota Bekasi Ditetapkan

Senin, 18 November 2019 | 14:10 WIB
Oleh : Mikael Niman / FMB

Bekasi, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan Pemkab Bekasi bakal mengusulkan upah minimum kota/kabupaten (UMK) kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. UMK Kota Bekasi sebesar Rp 4.589.708 per bulan, sedangkan UMK Kabupaten Bekasi Rp ‎4.498.961 per bulan. Kenaikan ini sesuai dengan aturan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

"Dewan Penetapan Kota dan Kabupaten Bekasi telah mengusulkan besaran UMK 2020," ujar Sekretaris Konsulat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bekasi, Amir Mahfudz, Senin (18/11/2019).

Selanjutnya, Ridwan Kamil akan menetapkan UMK sebelum awal Januari 2020.

UMK Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi mengalami kenaikan dari UMK 2019. UMK Kota Bekasi sebelumnya sebesar Rp 4.229.756 per bulan. Sedangkan UMK Kabupaten Bekasi sebelumnya sebesar Rp 4.146.126 per bulan.

Penghitungan UMK 2020, telah diketahui dari perjumlahan persentase inflasi dan pertumbuhan ekonomi yakni sebesar 8,51 persen.

Meski begitu, FSPMI Bekasi menolak besaran kenaikan 8,51 persen. "Sejak awal kami meminta kenaikan sebesar 15 persen UMK 2020 ini," ungkapnya.

Sementara itu, Perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi, Nugraha, menyatakan keberatannya dengan kenaikan sebesar 8,51 persen ini. Apindo merasa kenaikan ini dapat memberatkan pengusaha dan dapat memicu hengkangnya perusahaan dari Kota Bekasi.

"‎Apabila kenaikan UMK itu dipaksanakan dan disahkan di tingkat provinsi maka dunia industri akan menghitung ulang biaya pemasukan dan pengeluaran," ujar Nugraha.

Untuk itu, kata dia, pemerintah tidak memaksakan kenaikan UMK Kota Bekasi, tetapi harus melihat kemampuan para pengusaha.

"Sekarang ini, banyak perusahaan garmen di Kota Bekasi sudah tidak ada, mereka mencari daerah atau pindah ke lokasi yang kompetitif,"
ucapnya.

Sejauh ini, kata dia, hanya sekitar 20-30 persen perusahaan yang menerapkan besaran UMK untuk membayar gaji pegawainya, termasuk UMKM.

"Apabila telah disahkan dan pelaku UMKM tidak menjalankan regulasi yang ada, dapat terjerat sanksi hukuman pidana sekitar empat tahun," ujarnya.

Nugraha menerangkan pihaknya akan membuat surat resmi penolakan ke Wali Kota Bekasi dan Gubernur Jawa Barat.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Wali Kota Jakut Bantah Ada Tindak Kekerasan dalam Penggusuran Sunter

Sebelum dilakukan penertiban bangunan liar di kawasan tersebut, pihaknya telah melakukan sosialisasi dengan warga selama dua bulan lebih.

MEGAPOLITAN | 18 November 2019

Tolak Sertifikasi Nikah, Bima Arya: Jangan Samakan Menikah dengan Buat SIM

Menurut Bima, wacana soal syarat calon pengantin memilikis ertifikat nikah harus dikaji lebih lanjut.

MEGAPOLITAN | 18 November 2019

Kawanua Katolik Gelar Aksi Donor Darah di Gereja Polikarpus

Kebutuhan darah di Indonesia setiap tahun diperkirakan mencapai 5,2 juta kantong.

MEGAPOLITAN | 18 November 2019

Kasatpol PP DKI Bantah Anggotanya Bobol Bank DKI Rp 32 Miliar

Saat ini, salah satu anggota Satpol PP pelaku pengambilan uang di ATM Bersama tersebut sedang diperiksa di Polda Metro Jaya.

MEGAPOLITAN | 18 November 2019

Pria Nekat Bakar Diri di Cipayung

Motifnya diduga lantaran permasalahan keluarga.

MEGAPOLITAN | 18 November 2019

Tersangka Pengibaran Bendera Bintang Kejora Dilimpahkan ke Kejaksaan

Enam tersangka dalam kondisi sehat.

MEGAPOLITAN | 18 November 2019

UI Belum Berikan Subsidi Pulsa, BEM Lakukan Protes

BEM UI memrotes kebijakan kampus yang belum memberikan subsidi pulsa selama pelaksanaan pembelajaran daring pada saat ini.

MEGAPOLITAN | 15 April 2020

Rencana Penerapan ERP Depok Masih Sebatas Wacana

Fokus Pemkot Depok saat ini adalah mendorong LRT masuk Depok hingga terkoneksi dengan MRT.

MEGAPOLITAN | 18 November 2019

KCI Layani 1.057 Perjalanan KRL Per Hari

Penambahan ini didasarkan pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2019.

MEGAPOLITAN | 18 November 2019

Cuaca Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini

Lima daerah Jakarta ditambah Kepulauan Seribu akan cerah berawan pada siang sampai dini hari nanti.

MEGAPOLITAN | 18 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS