Otak Penculikan dan Penyekapan di Pulomas Menyerahkan Diri
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.29)   |   COMPOSITE 5099.84 (-2.99)   |   DBX 964.111 (0.24)   |   I-GRADE 139.821 (-0.09)   |   IDX30 426.948 (0.87)   |   IDX80 113.317 (0.27)   |   IDXBUMN20 291.67 (3.2)   |   IDXG30 118.931 (0.29)   |   IDXHIDIV20 379.8 (0.34)   |   IDXQ30 124.715 (0.06)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.44)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.66)   |   IDXV30 106.644 (0.76)   |   INFOBANK15 836.821 (-4.09)   |   Investor33 373.706 (-0.46)   |   ISSI 150.561 (0.38)   |   JII 547.285 (1.78)   |   JII70 187.054 (0.64)   |   KOMPAS100 1020.57 (-0.41)   |   LQ45 786.439 (1.69)   |   MBX 1410.93 (-1)   |   MNC36 280.006 (-0.35)   |   PEFINDO25 280.13 (1.79)   |   SMInfra18 241.99 (0.7)   |   SRI-KEHATI 316.197 (0.07)   |  

Otak Penculikan dan Penyekapan di Pulomas Menyerahkan Diri

Kamis, 16 Januari 2020 | 16:00 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Tersangka Andri, manajer PT OHP, yang merupakan otak penculikan dan penyekapan terhadap korban Mike Goenawan SO, di Jalan Pulo Mas Barat IV, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, akhirnya menyerahkan diri. Total ada empat tersangka yang diamankan dalam kasus ini.

"Hari ini, inisial A, sebagai manager PT OHP menyerahkan diri. Jadi sudah empat tersangka yang kita amankan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/1/2020).

Bebaskan Korban Penculikan, Polisi Tangkap 3 Orang

Dikatakan Yusri, peran tersangka Andri adalah melakukan pemukulan dan menyuruh tersangka lain atas nama Asep Priatna, Joggy Cana Siregar dan Agus Jaka, menyekap korban.

"Iya ini adalah otaknya. Ini yang menyuruh, dan tiga orang yang kita amankan itu tugasnya hanya sebagai penjaga saja. Mereka adalah karyawan di sana, dia jaga selama korban disekap kurun waktu delapan hari. Memang dilakukan penganiayaan ke korban ya, disundut rokok dan dipukul, tetapi setiap hari dikasih makan. Hasil keterangan awal korban dikasih makan sehari satu kali," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, penyidik saat ini sedang memeriksa kondisi korban dan meminta keterangan visum untuk dijadikan bukti.

Motif Penyekapan di Pulomas Soal Penggelapan Uang

"Korban sementara masih visum, masih kita lakukan pemeriksaan kesehatan. Memang ada bekas sundut rokok dan pemukulan. Ini sedang dilakukan pemeriksaan, kita ambil visum ke rumah sakit dan kita ambil keterangan yang bersangkutan apa yang dialami selama penyekapan," katanya.

Akibat perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 333 KUHP terkait tindak pidana merampas kemerdekaan orang dan Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan berat, dengan ancaman di atas 5 tahun bui.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mal Taman Anggrek Dibuka Kembali, Penyewa Keluhkan Rugi Banjir

Seluruh penyewa sudah membuka gerainya kendati jumlah pengunjung masih relatif sepi.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020

DPRD DKI Akan Kaji Revitalisasi Kawasan Sabang

Dewan akan mengkaji rencana revitalisasi Kawasan Jalan Sabang dengan melibatkan pedagang kaki lima (PKL) dan pengusaha di Jalan Sabang bersama eksekutif.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020

Pemkab Bekasi Siapkan Rp 25 Miliar Benahi Stadion Wibawa Mukti

“Total anggaran Rp 25 miliar. Mulai dari perbaikan taman di luar stadion, listrik atau lampu jalan, hingga perbaikan toilet yang memenuhi standar FIFA."

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020

Fraksi PKS Nilai Anies Telah Maksimal Tangani Banjir

Adanya unjuk rasa yang dilakukan sejumlah warga pascabanjir, ia memakluminya. Karena unjuk rasa merupakan hak warga menyampaikan aspirasi kepada Pemprov DKI.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020

Motif Penyekapan di Pulomas Soal Penggelapan Uang

Korban memang mengakui memakai uang untuk keperluan sehari-hari, dan hasil audit menyatakan perusahaan ada kerugian Rp 21 juta.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020

Gagal Mendahului Bus, Pemotor di Bogor Tewas Terlindas

Reza Putra Pratama (27) tewas terlindas bus di Jalan Raya Cibungbulang, Bogor. Polisi menduga Reza tewas setelah berupaya mendahului kendaraan bus di depannya.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020

Anggota DPRD DKI Minta PKL Baru Sabang Ditempatkan di Thamrin 10

Dengan begitu, kata Zita, pengusaha dan PKL lama di kawasan itu tidak kehilangan usahanya akibat program revitalisasi tersebut.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020

Jalan Sabang Bisa Seperti Malioboro

Revitalisasi Jalan Sabang seharusnya tidak ditunda tetapi dilakukan sambil terus berdialog dengan warga.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020

Pelaku Begal di Mambo, Koja Dihadiahi Timah Panas

Firman Ariyanto, pelaku begal di Mambo, Koja terpaksa dihadiahi timah panas karena melawan ketika ditangkap.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020

Polda Metro: Eks Kasat Reskrim Polres Jaksel Tidak Terbukti Memeras

Budianto memberikan klarifikasi, kalau pemerasan atau suap itu bukan dilakukan anggota polisi melainkan makelar kasus (markus) berinisial A.

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS