Mensesneg Bisa Batalkan Revitalisasi Monas
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Mensesneg Bisa Batalkan Revitalisasi Monas

Jumat, 24 Januari 2020 | 17:08 WIB
Oleh : Erwin C Sihombing / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengerjaan revitalisasi kawasan Monas yang menuai kontroversi bisa teratasi jika Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mau turun tangan. Sebab, selaku Ketua Komisi Pengarah, mensesneg memiliki kewenangan untuk membatalkan program revitalisasi Monas yang sejauh ini belum mendapat izin.

"Saya rasa mensesneg bisa melakukan pembatalan. Kalau dari DPRD meskipun memberi pendapat untuk membatalkan, gubernur bisa memilih untuk melanjutkan karena program ini bersumber dari APBD," kata anggota Komisi D DPRD DKI, Pantas Nainggolan, di Jakarta, Jumat (24/1).

Menurut Pantas, DKI terlalu terburu-buru bahkan terkesan ceroboh hingga tidak mengetahui adanya Keppres 25/1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di wilayah DKI Jakarta.

Dalam keppres tersebut, upaya untuk melakukan pembangunan di kawasan Monas harus atas seizin Ketua Komisi Pengarah yang dijabat Mensesneg. Sedangkan Gubernur DKI menjabat sebagai sekretaris dalam Komisi Pengarah.

"MRT saja mengadakan pembangunan di Monas bisa mendapat izin, mengapa DKI tidak meminta izin? Saya rasa memang komunikasi antara gubernur dengan pusat tidak berjalan baik. Contoh lainnya bisa dilihat dari kasus banjir yang terkesan jadi saling menuding," kata Pantas.

Menuruti dia, sulit bagi DPRD memberi rekomendasi kepada gubernur untuk membatalkan revitalisasi Monas. Selain karena faktor program tersebut sudah dianggarkan, gubernur bisa mengabaikan rekomendasi itu.

"Lihat saja mengenai revitalisasi TIM. DPRD sudah meminta untuk menghentikan tetapi di lapangan masih ada pengerjaan. Padahal seniman di sana menyatakan sikap menolak revitalisasi," bebernya.

Anggaran merevitalisasi Monas dialokasikan dalam APBD DKI 2019 bersarnya mencapai Rp 150 miliar. Proyek tersebut tidak dilakukan secara tahun jamak (multiyears) tetapi berkesinambungan hingga 2021. Meskipun Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) menyatakan bakal menghentikan sementara proyek tersebut, faktanya di lapangan masih terlihat banyak pekerja di selatan Monas.

"Menurut Dinas Citata proyeknya berkesinambungan. Persoalannya kalau sudah dianggarkan dalam APBD tidak bisa kita menarik proyek yang sedang berjalan, kecuali gubernur memilih untuk membatalkannya. Mungkin atas desakan publik," terang Pantas.

Pansus Banjir
Di lain pihak, Ketua Fraksi Golkar DKI Basri Baco, selaku salah satu inisiator pembentukan panitia khusus (pansus) banjir menegaskan, wacana pembentukan pansus semakin menguat, kendati hingga kini belum dimohonkan secara resmi kepada pimpinan dewan.

Basri menegaskan, tidak sedikit dari anggota DPRD DKI semakin bersemangat mendorong pembentukan pansus setelah mencermati situasi terakhir. Bahkan, kawasan Monas sempat kebanjiran meskipun terjadi singkat.

"Ini menandakan Jakarta sudah darurat banjir. Hujan di Jakarta bisa menyebabkan banjir meskipun di wilayah lain seperti di Bogor tidak hujan," kata Basri.

Dia membeberkan wilayah-wilayah yang dilanda banjir jelang Hari Raya Imlek di Jakarta, seperti di kawasan Gunung Sahari, Cempaka Putih, hingga di kawasan Monas. Situasi ini merupakan sinyal kuat bahwa masalah banjir di Jakarta sudah berada pada level akut.

Basri melanjutkan, pihaknya masih menunggu sikap dari satu fraksi lagi yang sedang melakukan diskusi internal terkait pembentukan pansus. Dia meyakini pembentukan pansus tidak memakan waktu lama lagi.

"Pokoknya jalan terus. Karena kami butuh solusi konkret menanggulangi banjir. Semangat ini juga ditujukan kepada kandidat wagub, mereka paham tidak dengan kondisi di DKI sekarang ini dan apa solusinya," tekan Basri.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

DKI Akan Kirimkan Surat Permohonan Persetujuan Revitalisasi Monas ke Setneg

Selama proses permohonan persetujuan revitalisasi Monas berjalan di Setneg, pembangunan di area Selatan Monas masih tetap berjalan.

MEGAPOLITAN | 24 Januari 2020

Lagi, Polisi Tangkap Pelaku Kasus Eksploitasi Seksual Anak di Jakut

Satu orang masih dalam pencarian alias buron.

MEGAPOLITAN | 24 Januari 2020

54 Ruas Jalan Tergenang Air

Genangan banjir yang terparah terjadi di Underpass Gandhi, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Ketinggian banjir mencapai 250 cm.

MEGAPOLITAN | 24 Januari 2020

Peradi dan PN Jaksel Sosialisasi E-Court

Pentingnya advokat melakukan registrasi e-court agar dapat diverifikasi dan menjadi pengguna terdaftar jika ingin melaksanakan tugas dan fungsinya di pengadilan

MEGAPOLITAN | 24 Januari 2020

Dicari, 3 Begal Pelanggan Warteg di Ciledug

ketiga buronan itu atas nama Heru Wahono (22), Syadam Baskoro (22) dan Ahmad Firdaus (21).

MEGAPOLITAN | 24 Januari 2020

Keburu Hujan, Pesawat TMC Belum Terbang

"Untuk sorti penerbangan pertama tidak berhasil kita lakukan, tapi tim tetap bersiap," kata Tri Handoko.

MEGAPOLITAN | 24 Januari 2020

Hujan Deras, Ini Sejumlah Titik Genangan di Jakarta

Di Jalan Pluit Raya-Pluit Sakti Jakarta Utara, ketinggian genangan mencapai 30-40 cm, dan diharap mencari jalan air.

MEGAPOLITAN | 24 Januari 2020

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Sunter Tergenang Hingga 50 Cm

Ada mobil yang terperosok di Jalan Sunter Agung sekitar pukul 10.55 WIB.

MEGAPOLITAN | 24 Januari 2020

KPN Tingkatkan Pemulihan Trauma Korban Bencana

Ketakutan bencana susulan dan trauma kehilangan harta benda serta sanak keluarga.

NASIONAL | 24 Januari 2020

Jakarta Hujan Deras, Manggarai Siaga III Katulampa Normal

Jakarta Hujan Deras, Bendung Katulampa Normal

MEGAPOLITAN | 24 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS