Pemprov dan Bank DKI Siapkan Paket Kebijakan untuk UMKM
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Pemprov dan Bank DKI Siapkan Paket Kebijakan untuk UMKM

Rabu, 22 Juli 2020 | 16:38 WIB
Oleh : Hotman Siregar / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Dampak ekonomi yang dihadapi sektor mikro dinilai begitu besar di Jakarta akibat wabah Covid-19. Adapun pemberian alternatif relaksasi bagi debitur yang terdampak Covid-19 serta penyediakan kemudahan fasilitas pengajuan kredit, dinilai menjadi salah satu solusi dalam mengantisipasi kondisi saat ini.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memaparkan, situasi krisis ekonomi yang dihadapi warga ibu kota saat ini berbeda dengan situasi krisis moneter pada 1998 lalu. Saat itu sektor modern dan besar terkena dampaknya dan usaha mikro bisa menjadi penopang perekonomian.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, sekarang dampak ekonomi yang dihadapi sektor mikro begitu besar di Jakarta akibat wabah Covid-19. Pemerintah daerah, kata dia, memiliki sejumlah tantangan untuk membangkitkan kembali ekonomi mikro yang ada di masyarakat.

“Tantangannya pada saat ini, bagaimana kami bisa memberikan paket-paket kebijakan. Termasuk akses kepada fasilitas kegiatan usaha, mulai dari mulai fasilitas kredit sampai pasar yang membuat mereka tumbuh berkembang,” kata Anies Baswedan saat diskusi virtual dengan wartawan Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (22/7/2020).

Menurutnya, paket kebijakan itu diberikan setelah pemerintah daerah melakukan analisis induktif terhadap persoalan ekonomi yang ada di Jakarta. Pemerintah daerah melihat persoalan yang dihadapi pelaku usaha, kemudian menyiapkan solusi yang menjadi kebutuhan warganya.

“Kami siapkan aspek regulasinya dan kami sendiri mulai sekarang lebih proaktif menjangkau ekonomi mikro,” ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu merinci, salah satu upaya proaktif yang mulai dilakukan adalah, pemberian perizinan yang sifatnya jemput bola, seperti membantu pembuatan NPWP (Nomor Pengguna Wajib Pajak) bagi pelaku usaha. Proses administrasi itu harus terpenuhi karena sebagai syarat untuk pengajuan kredit modal usaha dari Bank DKI, selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang perbankan.

“Saya berharap dari diskusi ini bisa memberikan masukan (kepada pemerintah daerah) dan kita harus memikirkan untuk jangka menengah, karena ini bukan jangka pendek saja tapi semua mengalami kontraksi,” ungkap Anies.

Sebagai ibu kota negara Indonesia, DKI Jakarta sangat merasakan dampak ekonomi secara global. Apalagi wabah Covid-19 ini tidak hanya menyerang negara Indonesia saja, tapi hampir di seluruh negara di dunia.

“Jakarta yang paling tersambungkan dengan dunia global, itu juga mau tidak mau akan berhadapan situasi global yang sedang sulit saat ini,” jelas Anies.

Relaksasi Kredit
Pemimpin Grup Kredit UMK Bank DKI Wahyudi Dwi Irawan mengatakan, Bank DKI telah memberikan alternatif relaksasi bagi debitur yang terdampak Covid-19. Bahkan DKI menyediakan kemudahan fasilitas pengajuan kredit melalui e-form Bank DKI.

“Semua personel kantor cabang, kami minta untuk gerak menghubungi debitur dengan media yang ada tanpa harus ketemu dengan debiturnya,” kata Wahyudi.

Dia merinci, relaksasi yang diberikan kepada debitur di antaranya kredit mikro, kecil dan konsumer. Bank DKI, kata dia, juga melakukan penangguhan terhadap pokok pinjaman dan menurunkan suku bunganya.

“Kami juga menambah tenor atau jangka waktu peminjaman kepada debitur,” ujar Wahyudi.

Menurutnya, relaksasi ini diberikan sesuai dengan kategori pelaku UKM tersebut. Misalnya debitur yang sistem cash flow (perputaran uangnya) terhenti sejak pandemi Covid-19 mulai ada di Jakarta.

Sementara bagi pelaku usaha yang omzetnya turun hingga 80 persen, pihaknya akan menurunkan suku bunga pinjaman. “Semua kami tangguhkan pokok pinjaman dalam jangka waktu enam bulan, tapi setiap tiga bulan akan kami review kembali,” ungkapnya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Perhatian, Ini Sasaran Operasi Patuh Jaya

Berikut sasaran pelanggaran lalu lintas dalam operasi Patuh Jaya di DKI Jakarta yang akan berlangsung hingga 5 Agustus 2020 mendatang.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Catherine Wilson Beli Paket Sabu-sabu Rp 3 Juta

Artis Catherine Wilson mengaku membeli paket sabu-sabu seharga Rp 3 juta dari tersangka A yang masih dikejar aparat kepolisian.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

DPRD Minta Disdik DKI Siapkan Basis Data Siswa Penerima Bantuan Uang Pangkal

Dari angka tersebut, sebanyak 232.653 orang diterima di sekolah negeri dan 126.011 sisanya tidak lolos seleksi.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Tunjangan ASN DKI Tidak Dihapus

Tunjangan Kinerja Deaerah ASN DKI Jakarta tidak berubah, apalagi dihapus, dan masih sesuai dengan Pergub yang berlaku hingga saat ini.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Operasi Patuh Jaya Kedepankan Protokol Kesehatan

Penekanan tindakan Operasi Patuh Jaya adalah penegakan hukum, tetapi tetap tidak mengesampingkan preemtif dan preventif.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Asphija Desak Pemprov DKI Segera Putuskan Pembukaan Tempat Hiburan

Para pekerja dan pengusaha tempat hiburan malam akan kembali menggelarkan aksi di Balai Kota DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Tempat Hiburan Malam Belum Dibuka Karena Rawan Covid-19

"Karena risiko penyebaran Covid-19 di tempat hiburan besar," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Gugus Tugas Kota Bogor Berubah, Bima dan Dedie Berbagi Peran

Secara kinerja Gugus Tugas Kota Bogor, dikatakan Dedie, tidak akan ada perubahan siginifikan dalam pengerjaanya.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Pemprov DKI Berikan Relaksasi Izin untuk UMK di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov DKI Jakarta memberikan relaksasi izin kepada UMK sebagai upaya membangkitkan kembali UMK yang terdampak oleh Covid-19.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

PN Jakarta Timur Eksekusi 24 Bidang untuk Proyek Kereta Cepat di Halim

Sebanyak 24 bidang lahan dan bangunan di Tanah Galian Kelurahan Halim Perdanakusuma, untuk proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dieksekusi.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS