Polisi Bakal Usut Kembali Kematian Yodi Prabowo kalau Ada Bukti Baru
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Polisi Bakal Usut Kembali Kematian Yodi Prabowo kalau Ada Bukti Baru

Kamis, 30 Juli 2020 | 10:20 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, menyatakan belum menutup rapat kasus kematian editor Metro TV Yodi Prabowo. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, jika ada fakta dan bukti baru silakan sampaikan ke penyidik agar dilakukan pemeriksaan, jangan justru berspekulasi atau berpendapat tanpa dasar.

Yusri mengatakan penyidik telah menyampaikan hasil penyelidikan menggunakan scientific investigation berdasarkan fakta-fakta, keterangan saksi dan ahli, barang bukti yang ditemukan, kemudian menyimpulkan diduga kuat almarhum meninggal dunia karena bunuh diri.

"Tetapi penyidik masih membuka, silakan kalau memang ada fakta-fakta baru atau ada novum baru lagi yang bisa disajikan, silakan saja. Tetapi sudah kita sampaikan inilah dasar penyelidikan kita sampai dengan terakhir," ujar Yusri, Rabu (29/7/2020).

Dikatakan Yusri, jangan berspekulasi atau berpendapat tanpa dasar. Kalau memiliki dan mengetahui bukti baru silakan beri informasi kepada penyidik sehingga bisa dilakukan pemeriksaan serta penelusuran.

"Banyak memang orang yang berspekulasi, jangan. Kalau memang berspekulasi silakan datang ke penyidik ya. Kalau ada novum yang baru datang ke penyidik, nanti kita lakukan pemeriksaan. Ini kan dugaan keras, apalagi. SP3 bukan berarti satu kasus itu berhenti secara total, apabila ada novum baru apapun bisa dibuka lagi," ungkapnya.

Diketahui, Yodi Prabowo ditemukan terbujur kaku, di samping tembok Jalan Tol JORR, Jalan Raya Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.45 WIB, Jumat (10/7/2020) lalu.

Dia ditemukan dalam kondisi telungkup dengan luka tusuk di bagian leher dan dada, kemudian masih mengenakan helm sepeda motor, jaket hijau, celana panjang warna hitam, tas, dan sepatu.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, penyidik Polda Metro Jaya menyimpulkan Yodi diduga kuat meninggal dunia karena bunuh diri dengan menggunakan sebilah pisau yang dibelinya sendiri.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Penyebab Kasus Covid-19 Melonjak di Perkantoran Jakarta

Melonjaknya kasus positif pada perkantoran di DKI Jakarta terjadi karena beberapa sebab.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Hari Keenam Operasi Patuh Jaya, Pelanggaran Melawan Arus Masih Tertinggi

Kendaraan yang melanggar pada hari keenam didominasi sepeda motor dengan jumlah 3.424 unit.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Pemprov DKI Wajibkan Pelaksanaan Kurban Sesuai Protokol Kesehatan

Pemotongan hewan kurban hanya dihadiri oleh panitia kurban yang dibatasi jumlahnya.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Penyebab Kematian Yodi Prabowo Diragukan

Korban diduga bunuh diri dengan pisau yang dibelinya di sebuah toko.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Pegawai Terbatas, Pemprov DKI Tak Mampu Awasi Semua Kantor

Masih banyak perkantoran yang tak menjalankan protokol Covid-19, bahkan cenderung mencuri kesempatan untuk melanggar aturan.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Pradi: Tak Ada Salahnya Dana Covid-19 Dialokasikan unuk Kebutuhan Internet Siswa

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menilai kebutuhan internet merupakan hal mendesak dan dia meminta gugus tugas segera mempercepat bantuan tersebut.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Anies Minta Pelaksanaan Ibadah Iduladha Terapkan Protokol Kesehatan

Penerapan protokol kesehatan saat iduladha sangat penting menurut Anies Baswedan guna mencegah penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Satgas: Kasus Covid-19 di Jakarta Didominasi Klaster Pemukiman

Berdasarkan analisis ditemukan, kasus Covid-19 di Jakarta didominasi klaster pemukiman.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Polres Jakarta Utara Tangkap Penyebar Berita Hoaks

Keberadaan penyebar berita hoaks diketahui setelah polisi melakukan pelacakan beberapa hari.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Sebelum Denda, Pemkot Bogor Sosialisasi Penggunaan Masker Sepekan

Setelah sosialisasi sepekan, Pemkot Bogor akan melakukan razia masker di tempat-tempat kerumunan warga.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS