Ini 2 Penyebab Antrean Mobil Ambulans di RSD Wisma Atlet
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

Ini 2 Penyebab Antrean Mobil Ambulans di RSD Wisma Atlet

Rabu, 16 September 2020 | 13:06 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Operasional RS Darurat Wisma Atlet, Kol Ckm Stefanus Donny menjelaskan penyebab antrian mobil ambulans harus mengantre untuk masuk ke RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat disebabkan dua hal utama.

"Kedatangan pasien ke RSDC Wisma Atlet secara bersamaan tetap mengedepankan protokol kesehatan serta kurangnya akses pintu masuk untuk kendaraan roda empat atau untuk ambulans, hal ini yang menimbulkan terjadinya antrian di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat semalam," ujar Stefanus Donny, Rabu (16/9/2020) siang dalam keterangan tertulisnya.

Ia menyebutkan Tower 5 khusus diperuntukan pasien yang terindikasi OTG untuk menjalani isolasi mandiri setelah resmi dibuka dan menerima pasien sejak beberapa hari yang lalu. Semakin bertambahnya warga yang terindikasi positif terpapar Covid-19 menimbulkan antrean pasien yang akan masuk ke RSDC Wisma Atlet, sebagaimana telah terjadi pada hari Selasa, tanggal 15 September 2020, sekitar pukul 19.00 WIB.

"Adapun penyebab terjadinya antrian ambulans tersebut di antaranya, karena kedatangan pasien OTG pada jam yang sama, sehingga terjadi antrean ambulans yang membawa pasien OTG tersebut, sementara akses pintu masuk hanya satu atau masih kurang, jadi terjadinya antrean ambulans bukan karena kurangnya fasilitas tempat rawat inap," jelas Stefanus Donny.

“Mekanisme pelayanan terhadap pasen yang akan melaksanakan isolasi mandiri di RSDC Wisma Atlet, sudah ditetapkan pasen yang datang membawa rujukan dari Puskesmas, dilampiri surat keterangan tidak mampu untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah serta membawa hasil Lab PCR Positif, gunanya untuk memudahkan prosedur yang dilewati serta memudahkan entry data sebagai bahan pelaporan," tambah Stefanus Donny

Pasien OTG yang akan masuk ke Tower 5 tidak serta merta datang ke RSDC kemudian langsung masuk, tetapi harus melalui proses administrasi terlebih dahulu, dihadapkan dengan kedatangan pasien yang bersamaan pada waktu yang sama, hal inilah yang menyebabkan terjadinya antrean.

"Antrean ambulans tadi malam tidak berlangsung lama, karena hal itu dapat segera diatasi, terjadinya antrean ambulans karena kurangnya akses pintu masuk serta sebagai wujud tertib administrasi dan demi tegaknya protokol kesehatan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tandas Stefanus Donny.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kapolda Metro: Operasi Yustisi Harus Persuasif dan Komunikatif, Tetapi Tegas

Sebanyak 6.800 personel gabungan dilibatkan dalam Operasi Yustisi.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Hari Pertama PSBMK, Kota Bogor Catat Rekor Kasus Baru Positif Covid-19

Dengan penambahan itu, Kota Bogor yang sudah masuk zona merah, mencatat rekor baru setelah akhir Agustus lalu.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Perusakan Mapolsek Ciracas, 65 Oknum TNI Jadi Tersangka

Hingga saat ini, Puspom TNI telah memeriksa 119 personel TNI, baik itu dari satuan TNI AD, AL, maupun AU.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Perusakan Mapolsek Ciracas, 57 Oknum TNI AD Jadi Tersangka

Puspomad hingga saat ini masih menunggu dua orang saksi penganiayaan lain yang tengah dirawat di RSPAD.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Operasi Yustisi Bakal Dilaksanakan Setiap Hari di Jakarta Utara

Operasi Yustisi merupakan operasi untuk menjaring berbagai bentuk pelanggaran prokotol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Viral! Ambulans Antre di RSD Wisma Atlet, Ini Penjelasannya

Untuk pasien yang baru datang diperiksa terlebih dahulu kondisinya.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Operasi Yustisi di Danau Sunter, Warga Protes Sosialisasi Tidak Detail

Sejumlah pelanggar tampak tidak terima terjaring operasi karea dinilai kurang sosialisasi.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Jemput Pasien Isolasi Mandiri, Satpol PP Tunggu Arahan Dinkes DKI

Bila tidak punya kedisiplinan, isolasi mandiri akan membahayakan keluarga dan orang lain.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Partai Emas Dukung DKI Jakarta Kembali Terapkan PSBB

Partai Emas dukung kebijakan PSBB di DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Melawan Petugas Operasi Yustisi Bisa Dipidana

Pelanggar dikenakan sanksi yang diatur dalam Pergub Nomor 79 Tahun 2020. Apabila melawan petugas tidak menutup kemungkinan bisa dijerat pidana.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS