Kasus Penemuan 5 Mayat ABK di KM Starindo Dihentikan
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Kasus Penemuan 5 Mayat ABK di KM Starindo Dihentikan

Sabtu, 19 September 2020 | 12:14 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi menghentikan pengusutan kasus penemuan lima jenazah Anak Buah Kapal (ABK), di dalam lemari pendingin Kapal Motor (KM) Starindo Jaya Maju VI, di Perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal dunia karena menenggak minuman keras (miras) oplosan.

"Tidak ada unsur pidana. Kasusnya akan di-SP3 (Surat Penghentian Penyidikan Perkara) karena tersangkanya adalah korban sendiri," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Sabtu (19/9/2020).

Dikatakan Yusri, hasil autopsi kelima korban menyatakan mereka meninggal dunia karena overdosis minuman keras oplosan.

"Hasil autopsi kemarin memang dinyatakan kelima korban tersebut murni meninggal karena minum oplosan, minuman keras," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi menemukan lima mayat di dalam lemari pendingin KM Starindo Jaya Maju VI, di Perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, ketika menggelar Operasi Yustisi, Kamis (17/9/2020) kemarin.

Kelima korban meninggal atas nama Muhammad Zulkarnain (24), Putra Enggal Perdana (19), Khairul Muttaqin (24), Miftahul Huda (21), dan Muhammad Son Haji (27). Para awak kapal itu meninggal dunia diduga over dosis minuman beralkohol, di perairan Samudera Hindia, sekira jam 20.00 WIB, Jumat (4/9/2020). Jenazah korban kemudian dibungkus kain dan disimpan di dalam lemari pendingin kapal nelayan itu untuk dibawa ke daratan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tidak Ada Unsur Pidana dalam Penemuan 5 Mayat di KM Starindo

Para korban meninggal dunia karena menenggak minuman keras (miras) oplosan.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Selama 5 Hari PSBB, Pemprov DKI Tutup 37 Perusahaan

Penutupan dilakukan setelah Pemprov melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke 287 perusahaan.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Pasien di Wisma Atlet Kemayoran Bertambah 361 Orang

Di Tower 6 dan 7 bertambah 101 orang yang dirawat, sedangkan di Tower 5 bertambah 260 orang yang menjalani isolasi, sehingga total jumlah pasien bertambah sebanyak 361 orang.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

PSI Bagikan Ratusan Paket Makanan Siap Saji di Jakarta Pusat

Acara pemberian bantuan makanan cepat saji ini berlangsung penuh keakraban dan mematuhi protokol kesehatan terkait Covid-19.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020

Ini Kapasitas dan Ketersediaan Tempat Tidur 6 Tower Wisma Atlet

Tower 4 saat ini belum digunakan karena masih dalam perbaikan jaringan listrik dan ditargetkan rampung pada 21 September 2020 pekan depan.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020

Mulai Hari Ini, KRL Masuk Jakarta Pukul 5 Pagi dan Terakhir Jam 7 Malam

Kapasitas pengguna KRL Commuter Line tetap dibatasi hingga 74 orang per kereta.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Perkantoran Kementerian Jadi Klaster Terbanyak Kasus Covid-19 DKI

Terdapat 1.223 kasus positif Covid-19 yang tersebar di 39 lokasi kantor sejumlah kementerian.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Satgas Internal Perkantoran Diharapkan Perketat Awasi Covid-19

Disnakertrans DKI, kata Andri telah telah menerjunkan 25 tim yang bertugas mengawasi perusahaan dan perkantoran yang ada di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

DPRD DKI Akan Buat Perda PSBB

Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengatakan pihaknya tidak pernah diajak Gubernur DKI Anies Baswedan dalam membentuk aturan dan kebijakan PSBB.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Ini Enam Fakta Kasus Pembunuhan dan Mutilasi Rinaldi

Pembunuhan dan mutilasi terhadap Rinaldi Harley Wismanu dilakukan oleh tersangka DAF dan LAS dengan matang serta terencana.

MEGAPOLITAN | 18 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS