Polisi Imbau Tersangka Dugaan Pelecehan Rapid Test Menyerahkan Diri
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Polisi Imbau Tersangka Dugaan Pelecehan Rapid Test Menyerahkan Diri

Kamis, 24 September 2020 | 13:58 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi masih mencari tersangka Eko Firstson alias EF, oknum dokter atau petugas medis yang diduga melakukan penipuan rapid test dan pelecehan terhadap seorang perempuan berinisial LHI, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Diharapkan yang bersangkutan datang ke kantor polisi untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.

"Masih kita lakukan pengejaran kepada yang bersangkutan karena memang kita periksa di tempat kosnya tidak ada," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Kamis (24/9/2020).

Dikatakan Yusri, berdasarkan keterangan PT Kimia Farma selaku penanggung jawab kegiatan rapid test di Bandara Soetta, setelah berita dugaan penipuan dan pelecehan itu viral di media sosial, Eko kemudian diberhentikan.

"Ada tindakan tegas memecat yang bersangkutan. Kemudian, setelah dicek kemarin di tempat indekosnya tidak ada, dicek di tempat keluarga tidak ada. Mudah-mudahan yang bersangkutan bisa mempertanggungjawabkan untuk hadir ke Polres itu harapan kami. Yang bersangkutan bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, Eko belum masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Namun, statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara.

"Unsur-unsur persangkaannya sudah masuk seperti Pasal 378 (penipuan) sudah masuk. Kami mendalami juga adanya pencabulan di sini, di Pasal 294. Pencabulannya menurut keterangan korban dia dilecehkan pada saat itu. Diperkuat lagi dengan adanya keterangan alat bukti CCTV. Tapi CCTV ini belum terlalu jelas karena kalau kita lihat CCTV-nya yang ada pada saat itu betul korban dengan pakaian yang sama seperti apa yang disampaikan berdekatan saja. Tapi tidak terlihat seperti apa. Makanya Kami harus memeriksa lagi dan kita mengharapkan EF ini mau hadir untuk kita lakukan pemeriksaan," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

2.108 Pasien Tanpa Gejala Jalani Isolasi di Wisma Atlet

Jumlah pasien OTG di kedua tower tersebut bertambah 76 orang dibandingkan hari sebelumnya.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Sosialiasi 3M, Lurah Pegadungan Ajak Warga Jadikan Pola Hidup Sehat sebagai Budaya

Lurah Pegadungan Adit Pratama mengajak masyarakat kelurahan pegadungan menerapkan pola hidup sehat dan selalu menggunakan masker bila keluar rumah.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Suami Bupati Bogor Ade Yasin Meninggal di Usia 53 Tahun

Almarhum disalatkan di Masjid Baitul Faizin, Komplek Pemkab Bogor dan dikebumikan pada pukul 10.00 WIB di Taman Makam Pahlawan (TMP), Pondok Rajeg, Cibinong.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Kemhub: Kendaraan Kelebihan Muatan Bisa Sebabkan Kecelakaan

Tak hanya kecelakaan lalu lintas, kendaraan ODOL juga bisa merusak infrastruktur jalan, jembatan, dan pelabuhan.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Korlantas Polri Apresiasi Bantuan Alat Rapid Test Cakra Covid-19

Pengusaha sekaligus pimpinan PT Indo Cakra Abadi, Maya Miranda Ambarsari, memberikan donasi alat rapid test kepada Korlantas Polri.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Perusakan Baliho Muhammad-Saraswati Dikecam

Koalisi #TangseluntukSemua mengecam aksi perusakan baliho.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Operasi Yustisi di Depok, Denda Capai Rp 38,6 Juta

Besaran denda yang berhasil dikumpulkan dari total 2.677 pelanggar mencapai Rp 38,6 juta.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Sepekan PSBB, Wagub DKI Sebut Kesadaran Masyarakat Meningkat

Kesadaran masyarakat dan perkantoran untuk mematuhi protokol kesehatan dinilai cenderung membaik.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Pemkot Bekasi Tambah Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Menurut Rahmat Effendy, masih ada 155 tempat tidur kosong di semua rumah sakit di Kota Bekasi.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

The Green Hotel Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

The Green Hotel Bekasi menyediakan sedikitnya 90 tempat tidur bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan atau OTG.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS