Kasus Pelecehan Rapid Test, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Kasus Pelecehan Rapid Test, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis

Kamis, 24 September 2020 | 18:39 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Polres Bandara Soekarno-Hatta, memastikan tersangka Eko Firstson alias EF, dijerat pasal berlapis terlait dugaan kasus pelecehan, pemerasan dan penipuan rapid test terhadap seorang perempuan berinisial LHI, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

"Ya, pasal pelecehan, pemerasan dan penipuan," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Alexander Yurikho saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Kamis (24/9/2020).

Dikatakan Alex, penyidik sudah mengantongi bukti-bukti kalau tersangka diduga melakukan pelecehan, termasuk pemerasan dan penipuan sehingga dijerat Pasal 289 KUHP dan atau 294 KUHP ayat 2 dan atau Pasal 268 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

"Sudah. Semua alat bukti yang diatur dalam Pasal 184 KUHAP, Inysaallah sudah kita penuhi," ungkapnya.

Seperti diketahui, seorang perempuan berinisial LHI melalui akun Twitter @listongs mengaku, diduga menjadi korban penipuan dan pelecehan oleh oknum dokter atau petugas medis ketika menjalani rapid test, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Menurutnya, ketika pemeriksaan, hasil rapid test menunjukan kalau dia reaktif Covid-19. Namun, oknum petugas medis itu menawarkan bisa mengubah data hasil rapid test korban menjadi non reaktif dengan biaya sebesar Rp 1,4 juta. Belakangan terungkap kalau hasil reaktif itu hanya akal-akalan pelaku untuk meminta uang kepada korban. Tragisnya, tak hanya melakukan penipuan oknum itu juga disebut melakukan pelecehan seksual.

Pasca-melakukan penyelidikan, memeriksa korban di Bali, meminta keterangab saksi-saksi dan ahli, mengumpulkan bukti-bukti, serta melakukan gelar perkara, penyidik menaikkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan. Kemudian, menetapkan tersangka Eko sebagai tersangka.

Saat ini, penyidik masih mencari tersangka Eko yang diduga berupaya kabur. Polisi meminta yang bersangkutan datang ke Polres Bandara Soetta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PSBB Jakarta Diperpanjang sampai 11 Oktober

Jika pelonggaran diberlakukan akan berpotensi menaikkan angka kasus positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Pemprov DKI dan Bank DKI Gandeng GoPay untuk Mudahkan Pembayaran Pajak

Kolaborasi ini salah satu upaya Bank DKI dalam penerapan transaksi non-tunai bagi masyarakat DKI Jakarta melalui berbagai layanan dan produk.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Penyidik Masih Lengkapi Berkas Tersangka Mutilasi

Penyidik juga berencana memeriksa kejiwaan tersangka Fajri ke psikiater untuk kelengkapan berkas perkara.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Nomor Urut Pilkada Depok: Pradi Nomor 1, Idris Nomor 2

Pradi Supriatna-Afifah Alia mendapatkan nomor urut satu dan pasangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono mendapatkan nomor urut dua.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Dugaan Pelecehan Rapid Test di Bandara, Polisi Periksa Status Tersangka

Polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap PT Kimia Farma dan Ikatan Doker Indonesia (IDI) untuk memastikan profesi tersangka EF.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Polisi Imbau Tersangka Dugaan Pelecehan Rapid Test Menyerahkan Diri

Polisi masih mencari tersangka Eko Firstson alias EF, oknum dokter atau petugas medis yang diduga melakukan penipuan rapid test di Bandara Soetta.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

2.108 Pasien Tanpa Gejala Jalani Isolasi di Wisma Atlet

Jumlah pasien OTG di kedua tower tersebut bertambah 76 orang dibandingkan hari sebelumnya.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Sosialiasi 3M, Lurah Pegadungan Ajak Warga Jadikan Pola Hidup Sehat sebagai Budaya

Lurah Pegadungan Adit Pratama mengajak masyarakat kelurahan pegadungan menerapkan pola hidup sehat dan selalu menggunakan masker bila keluar rumah.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Suami Bupati Bogor Ade Yasin Meninggal di Usia 53 Tahun

Almarhum disalatkan di Masjid Baitul Faizin, Komplek Pemkab Bogor dan dikebumikan pada pukul 10.00 WIB di Taman Makam Pahlawan (TMP), Pondok Rajeg, Cibinong.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Kemhub: Kendaraan Kelebihan Muatan Bisa Sebabkan Kecelakaan

Tak hanya kecelakaan lalu lintas, kendaraan ODOL juga bisa merusak infrastruktur jalan, jembatan, dan pelabuhan.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS