Sakit, Rizieq Disambangi Polisi Diminta Tes Covid-19
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Sakit, Rizieq Disambangi Polisi Diminta Tes Covid-19

Minggu, 22 November 2020 | 11:27 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Tiga pilar -Koramil, Polsek dan Kecamatan Tanah Abang- menyambangi kediaman Rizieq Syihab, di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (21/11/2020) malam. Petugas menganjurkan petinggi Front Pembela Islam (FPI) yang dikabarkan sedang sakit itu untuk menjalani tes swab Covid-19.

"Jadi begini saya beserta tiga pilar dari Kepolisian dan Koramil dengan Satpol PP, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa mendatangi rumah beliau. Karena kan sekarang ini yang beredar Pak Habib sakit nih, kami ke sana. Tetapi tidak bisa langsung ketemu dengan beliau. Kami ketemu dengan salah satu petugas yang ada di situ yaitu, Ustaz Yono," ujar Kanit Patroli Polsek Metro Tanah Abang Kompol Margiyono, Sabtu (21/11/2020).

Dikatakan Margiyono, karena tidak bisa ketemu langsung, petugas menyampaikan pesan dan menyarankan agar Rizieq yang dikabarkan sakit untuk tes swab.

"Kami sampaikan pesan-pesan dari kepolisan kalau kemarin kan sangat intens ya ketemu dengan orang banyak, sangat luar biasa sekali ya. Terus Kemudian setelah itu kok ada berita beliau sakit. Maka kami mendatangi, kami mengecek, diduga loh ya, diduga ya, bisa terpapar. Ini namanya diduga. Diduga itu bisa iya, bisa tidak. Kemudian kami sarankan untuk dites swab," ungkapnya.

Margiyono menyampaikan, tes swab dilakukan agar memastikan apakah Rizieq terpapar atau tidak.

"Kami sampaikan untuk meyakinkan, untuk memastikan tidaknya kan harus melalui tes swab itu. Kalau misalnya nggak, negatif ya saya sampaikan nggak apa-apa. Kan hanya untuk mengecek saja untuk mengetahui. Kalau misalnya benar terpapar kan justru malah berbaya kalau tidak segera ditangani. Bisa menularkan ke saudaranya, ke istrinya dan orang-orang yang terdekat yang bertemu. Jadi supaya disampaikan kepada yang bersangkutan untuk segera dilakukan tes swab, untuk meyakinkan apakah terpapar, positif atau negatif," katanya.

Menurutnya, tiga pilar mempunyai tanggung jawab mengecek kesehatan dan kondisi warga pada masa pandemi Covid-19. "Jadi kami dari tiga pilar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP tentunya mempunyai tanggung jawab terhadap warganya salah satu warga yang dimaksud adalah Habib," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mengapa Pandemi Covid-19 Bisa Ganggu Kesehatan Mental?

Para remaja dan berusia lebih muda cenderung merasa cemas

NASIONAL | 22 November 2020

Jalan-jalan di Alam Membantu Tetap Waras Selama Pandemi

Pepohonan dan tanaman hijau membantu mengalihkan pikiran

NASIONAL | 22 November 2020

Orang Gangguan Jiwa Bakar Sampah, Toko Bunga Terbakar

Menurut pemilik, ada orang gila yang sedang bakar sampah di depan toko. Lalu membesar, ditinggal kabur orang gila tersebut.

MEGAPOLITAN | 22 November 2020

Pemkab Bogor Batasi Peserta Acara Diikuti Maksimal 150 Orang

Pmbatasan peserta acara itu diatur dalam Keputusan Bupati (Kepbup) Nomor 443/479/Kpts/Per-UU/2020 tentang Perpanjangan Kelima PSBB pra-AKB.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Petugas Dihalang-halangi Saat Lakukan Tes Covid-19 di Petamburan dan Megamendung

Doni Monardo berharap ada dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat di setiap daerah, termasuk para ketua dan pengurus RT/RW.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Mendikbud Izinkan Sekolah Tatap Muka, Wagub DKI: Kita Kaji Sesuai Data dan Fakta

Wagub DKI menegaskan sejumlah hal perlu disiapkan agar sekolah tatap muka di tengah pendemi Covid-19 bisa dilaksanakan dengan aman.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Penertiban Baliho Rizieq oleh TNI, Kompolnas Akan Minta Klarifikasi Polri

Kompolnas berencana meminta klarifikasi dari Polri terkait penertiban baliho Rizieq Syihab oleh TNI, karena hal itu merupakan tugas dari Polisi dan Satpol PP.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Pemkot Bogor Kaji Pemberlakuan Belajar Tatap Muka

Wali Kota Bogor Bima Arya menilai saat ini pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah tidak maksimal dan semakin lama, PJJ banyak dampak negatifnya.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Pengusaha Minta PSBB Transisi Dicabut, Ini Kata Pemprov DKI

Ariza mengakui memahami permintaan sejumlah pengusaha untuk mencabut PSBB transisi di tengah pendemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Persiapan Debat Perdana, Imam Budi Fokus Jaga Kesehatan

Debat publik pertama Pilkada Depok akan bertema Tata Kelola Pemerintahan, Pelayanan Publik dan Hukum di Kota Depok dalam Era Kebiasaan Baru.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS