Harimau Sumatera Tewas Dibunuh Warga
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Harimau Sumatera Tewas Dibunuh Warga

Senin, 5 Maret 2018 | 18:52 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / FMB

Medan - Seekor Harimau Sumatera tewas ditombak karena berkeliaran di pemukiman warga di Desa Bangkelang, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut).

"Harimau Sumatera itu berkeliaran di pemukiman penduduk, bahkan sampai masuk ke dalam rumah warga bernama Sofi'i," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Minggu (4/3).

Rina mengatakan, aparat kepolisian setempat sudah langsung turun lokasi kejadian sebelum harimau itu dihabisi. Bahkan, petugas juga menginformasikan kepada petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

"Harimau itu mencoba menyerang saat warga melakukan pengepungan. Saat itu, masyarakat yang tidak mau menjadi korban langsung menombak dan memukuli harimau," jelasnya.

Dedi Harahap (40), salah seorang warga di Desa Bangkelang menyampaikan, harimau itu sudah beberapa hari meneror warga setempat. Petugas BBKSDA pun sudah mencoba melakukan penangkapan.

"Beredar kabar di masyarakat, ada seorang warga yang terluka akibat diserang harimau beberapa hari lalu. Warga itu selamat karena ada yang memberikan pertolongan, sehingga harimau itu kabur ke dalam hutan," katanya.

Menurut Kepala BBKSDA Sumut, Hotmauli Sianturi, pihaknya sudah seminggu berada di tengah pemukiman warga setelah mendapatkan laporan. Untuk menghalau masuknya harimau itu, petugas sengaja membunyikan benda-benda keras.

"Berdasarkan laporan petugas kita, memang ada ditemukan jejak kaki harimau. Petugas kita juga mengingatkan masyarakat agar tidak masuk ke dalam hutan. Kondisi ini berbahaya apalagi sendirian masuk ke hutan," sebutnya



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Proyek Rumah Bersubsidi Diminati Konsumen

Permintaan rumah bersubsidi terus mengalami kenaikan.

NASIONAL | 5 Maret 2018

KPK Dorong Sistem E-Katalog Diterapkan di Seluruh Indonesia

Sistem e-procurement belum cukup untuk mencegah korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa, sehingga perlu didukung e-katalog.

NASIONAL | 5 Maret 2018

Nota Keberatan Ditolak, Fredrich Ngambek

Fredrich mengancam tak akan menghadiri persidangan lanjutan yang rencananya akan digelar pekan depan, Kamis 15 Maret 2018.

NASIONAL | 5 Maret 2018

Rumah Subsidi Perumnas Diminati Konsumen

Perumnas terus mencari terobosan untuk menjawab kebutuhan rumah layak huni.

NASIONAL | 5 Maret 2018

MUI: Hoax, Buzzer dan Fitnah Itu Haram

Siapapun harus ditindak dengan tegas karena melakukan penyebaran kebohongan, hoax, ujaran kebencian, penghinaan, fitnah

NASIONAL | 5 Maret 2018

KSP Upayakan Kolaborasi Supaya Pencegahan Korupsi Lebih Efektif

KSP akan mengurai benang merah ini dengan berkoordinasi dengan kementerian terkait.

NASIONAL | 5 Maret 2018

Finalis Puteri Indonesia 2018 Belajar Anti-Korupsi ke KPK

Mendapat pembekalan aspek pencegahan korupsi.

NASIONAL | 5 Maret 2018

Polisi Janji Bongkar Dalang di Balik MCA

Pembentukan opini atas isu penganiayaan ulama atau penyerangan ulama dilakukan oleh MCA

NASIONAL | 5 Maret 2018

Sidang Penipuan Umrah Periksa Agen First Travel

Jaksa Penuntut Umum menghadirkan enam saksi pada persidangan kasus penipuan First Travel Senin (5/3).

NASIONAL | 5 Maret 2018

Hoax Penyerangan Ulama untuk Pojokkan Pemerintah

Dari 45 isu penyerangan ulama yang terdeteksi dipastikan hanya tiga peristiwa yang benar terjadi di lapangan.

NASIONAL | 5 Maret 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS