"Salam Papeda" dari Khofifah untuk Warga Papua
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

"Salam Papeda" dari Khofifah untuk Warga Papua

Jumat, 23 Agustus 2019 | 10:02 WIB
Oleh : Aries Sudiono / FMB

Malang, Beritasatu.com - Staf khusus (Stafsus) Menko Polhukam, Brigjen Pol Erwin Chahara, menemui Wali Kota Malang Drs H Sutiaji dan Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, di Kota Malang, Rabu (21/8/2019) malam. Utusan Menteri Wiranto itu datang guna keperluan membahas masalah di Papua yang disebut-sebut terpicu aksi bentrok di simpang empat Rajabali, Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang, beberapa waktu yang lalu.

Lebih dari dua jam Erwin Chahara berbincang dengan Sutiaji dan AKBP Asfuri guna memastikan kronologis peristiwa dan langkah-langkah strategis agar kasus serupa tidak terulang lagi di daerah, terutama di kota-kota tempat para mahasiswa Papua menuntut ilmu di Jatim.

“Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga situasi kondusif di tengah-tengah masyarakat. Pemerintah, mulai dari pusat, provinsi dan kabupaten-kota juga melakukan upaya yang sama,” ujar Erwin menjawab pertanyaan wartawan usai menggelar pertemuan. kepada wartawan.

Diungkapkan Erwin, bahwa penyelesaian Papua itu tidak bisa diselesaikan secara parsial sehingga semua pihak harus terlibat aktif, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum serta masyarakat itu sendiri. Menurutnya, semua harus bahu-membahu menciptakan suasana kondusif di kotanya masing-masing. Semua ini harus dibangun bersama kekuatan masyarakat, tandas Erwin. Konkretnya, kata dia, tiap-tiap daerah akan diadakan kegiatan yang bersifat kolaboratif, antarmahasiswa lintas daerah.

“Misalnya, berupa pengenalan budaya masing-masing, sehingga isu-isu buruk bisa ditangkal lebih dini tanpa menunggu peristiwa yang merugikan,” ujar Erwin.

Sementara itu Wali Kota Malang, Sutiaji menambahkan, untuk mempercepat penyelesaian konflik, pihaknya akan mengumpulkan semua mahasiswa dari luar Kota Malang, khususnya mereka dari daerah Papua, untuk hadir dalam agenda diskusi bersama. "Kita cari waktu dan tempat yang pas untuk membahas dalam pertemuan kekeluargaan itu,” ujar Sutiaji.

Wali Kota Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edy Jarwoko, sebelumnya secara terbuka atas nama pribadi, Pemkot dan warga Kota Malang, menyampaikan permintaan maaf jika dalam insiden di simpang empat Jalan Rajabali lalu melukai warga Papua. Aksi saling lempar batu itu terjadi karena dua kelompok antara komunitas mahasiswa Papua dengan warga terjadi akibat kesalahpahaman semata.

“Kelompok mahasiswa Papua memenuhi Jalan Simpang Empat Rajabali dalam rangka menggelar aksi demo ke Balai Kota Malang, sementara warga pengguna jalan dan penduduk kawasan setempat merasa terganggu aktivitas ekonominya. Itu saja,” ujar Sutiaji sambil menambahkan, karena sama-sama terpancing emosi, terjadi saling lempar batu. Insiden itu berhasil diredam setelah Polri turun tangan.

Salam Papeda
Sementara itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melalui instagramnya menyampaikan ‘Salam Papeda’ kepada seluruh masyarakat Papua, Kamis (22/8/2019). Salam yang menggunakan bahasa Papua itu dmaksudkan untuk mengajak secara bersama-sama antara warga dan tokoh Jatim bersama warga dan tokoh adat di Papua, menjaga tali persaudaraan dengan penuh damai.

Dalam unggahan instagram @khofifah.ip itu tertulis; “Sa yakin, masyarakat Papua dorang di sana cinta Indonesia”.

Bahkan dalam video berisi ajakan (mewujudkan kembali perdamaian) serta visualisasi Khofifah memeluk seorang Mama (Ibu) asal Papua yang menyerukan pro-NKRI dengan mengangkat replika bendera Merah Putih. “Dorang cinta Merah Putih. Sa yakin, pace, mace, kaka dan ade, dorang semua tra mau Papua rusuh. Mari torang jaga Indonesia tetap damai. Ta usah bakalai, pertikaian, permusuhan dan anarkhisme di tanah Papua. Mari torang samua tetap pegang teguh torang pu motto PAPEDA (Papua Penuh Damai). Salam Papeda dari masyarakat Jawa Timur,” tandas Khofifah.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Brigjen Pol Imam Sugianto Jadi Wakapolda Kalbar

Wakapolda Kalbar baru Brigjen Pol Imam Sugianto diharapkan dapat meneruskan apa yang baik dan membuat warna baru dalam menjalankan tugas di Polda Kalbar

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Mahasiswa Papua Bogor: Kekerasan dan Rasisme di Indonesia Harus Selesai

Kekerasan dan rasisme di Jawa Timur merupakan momen pemerintah untuk menghapus stereotip buruk terhadap orang Papua.

NASIONAL | 21 Agustus 2019

3 Pemuka Agama Abrahamik Berbagi Pengalaman “Tinggal Seatap”

Kabar baik dari tiga agama Abrahamik harus disebarkan ke dunia.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Mahasiswa Papua Kembalikan Minuman Beralkohol Kiriman Polisi

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua dan Solidaritas Peduli Kemanusiaan mengembalikan minuman beralkohol pemberian polisi.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Geledah Rumah Kabid SDA Dinas PUPKP Yogya, KPK Sita Uang Rp 130 Juta

Tim penyidik KPK menyita uang sebesar Rp 130 juta saat menggeledah rumah Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPKP Kota Yogyakarta Aki Lukman Nor Hakim

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Kemtan Luncurkan Inovasi Bioplastik dari Tapioka

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan royalti sebesar Rp 8 miliar untuk para peneliti yang berhasil melahirkan inovasi-inovasi baru.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Aktivitas Pelajar di Kota Sorong Kembali Normal

Aktivitas sekolah di Sorong, Papua Barat kembali normal pada Jumat (23/8/2019).

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Cipayung Plus: Aparat Harus Ungkap Aktor Intelektual Penyerangan Asrama Papua di Surabaya

Kelompok Cipayung Plus berharap agar pemerintah segera menyelesaikan persoalan mahasiswa Papua

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Perjuangkan Lahan, Warga Lampung Timur Minta Bertemu Moeldoko

Berharap mendapatkan rekomendasi dari Ditjen Planologi dan Data Lingkungan KLHK.

NASIONAL | 23 Agustus 2019

Revolusi Industri 4.0, Gita Gutawa: Pendidikan Harus Beradaptasi

Sistem pendidikan secara utuh harus ikut beradaptasi dengan perkembangan teknologi, mulai dari kurikulum, cara mengajar, sistem pengajaran,dan sebagainya.

NASIONAL | 23 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS