Presiden Resmikan Ruas Tol Trans Sumatera Terbanggi Besar-Kayu Agung
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Presiden Resmikan Ruas Tol Trans Sumatera Terbanggi Besar-Kayu Agung

Jumat, 15 November 2019 | 17:05 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FMB

Lampung, Beritasatu.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan jalan tol trans-Sumatera ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung di gerbang tol KM 240, Kabupaten Mesuji, Jumat, 15 November 2019. Ruas tol ini adalah yang terpanjang yang pernah diresmikan Presiden Jokowi hingga saat ini.

"Tol dari ruas Pematang Panggang sampai Kayu Agung ini sepanjang totalnya 189 kilometer. Ini adalah jalan tol terpanjang yang pernah saya resmikan. Kita harapkan nanti akan disambung lagi dari Kayu Agung ke Palembang dan Palembang ke Betung di Banyuasin," kata Presiden Jokowi di Lampung, pada Jumat (15/11).

Konstruksi Selesai, Tol Terbanggi-Kayu Agung Segera Diresmikan

Kepala Negara menjelaskan, pembangunan jalan tol ini memiliki banyak arti dan manfaat, antara lain untuk menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru dan menciptakan perbaikan jaringan logistik yang lebih baik. Presiden berharap para kepala daerah bisa memanfaatkan hal tersebut dengan menyambungkan jalan tol ke berbagai titik pertumbuhan ekonomi.

"Saya tadi sampaikan ke gubernur, bupati, dan wali kota. Menyambungkan ke kawasan-kawasan wisata, ke sentra-sentra produksi perikanan, perkebunan, pertanian sehingga muncul titik-titik pertumbuhan ekonomi baru. Termasuk juga ke zona-zona industri, semuanya. Ini tugasnya gubernur, bupati, wali kota ke sana. Kalau gak mampu, ya pusat lagi," ujarnya.

Kehadiran jalan tol juga akan dapat memberikan fasilitas kepada sentra produksi, kawasan industri dan perdagangan di Pulau Sumatera sehingga dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk lokal.

"Artinya di sini kalau ada karet, ada sawit, ada ikan, ini akan mempercepat (distribusi). Memfasilitasi sentra-sentra produksi yang ada," imbuhnya.

Tak hanya itu, manfaat lainnya dengan adanya pembangunan jalan tol yaitu menciptakan lapangan kerja. "Tol sepanjang ini tidak mungkin semuanya dikerjakan oleh mesin. Kerjanya, supervisinya, pasti dibutuhkan," lanjutnya.

Ini Fokus Pembangunan Infrastruktur 5 Tahun ke Depan

Pembangunan jalan tol, menurut Kepala Negara, juga berkaitan dengan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal ini tercermin dari pembangunan jalan tol yang tersebar, tidak hanya di pulau Jawa saja.

"Kita harapkan nanti dari Lampung menuju ke atas sampai di Aceh kita perkirakan insyaallah di 2024 sepanjang 2.700 kilometer akan bisa kita selesaikan," ungkapnya.

Terakhir, dengan dibangunnya jalan tol pemerintah juga hendak membentuk peradaban yang terus lebih baik dalam hal transportasi dan infrastruktur jalan. Dari yang awalnya jalan-jalan kecil di kampung, kemudian jalan kabupaten, jalan provinsi, jalan nasional, hingga jalan tol.

"Seluruh rakyat nanti bisa menikmati sehingga mobilitas orang, mobilitas jasa, semuanya akan lebih cepat lagi," tandasnya.

Mengutip siaran pers Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ruas tol yang diresmikan Presiden kali ini memiliki panjang 189,2 kilometer dan merupakan bagian dari tol trans-Sumatera sepanjang 2.974 kilometer. Presiden berharap pembangunan jalan tol trans-Sumatera ini terus dilanjutkan sampai ke Aceh hingga tersambung di tengah pulau Sumatera.

"Ya diteruskan. Artinya diteruskan sampai ke Aceh karena di Aceh pembebasan tanah sudah 52 persen. Di sana pun juga sudah mulai nanti sambungnya di tengah enggak tahu di mana sehingga mobilitas barang, mobilitas orang, jaringan logistik kita semakin baik, stok infrastruktur kita akan semakin meningkat sehingga competitiveness index kita juga akan sangat baik," kata Presiden.

Pemerintah menargetkan tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung segera tersambung hingga Palembang pada akhir tahun 2019. Dengan tersambungnya ruas tol trans-Sumatera tersebut, waktu tempuh dari Bakauheni-Palembang sepanjang 365 kilometer akan lebih singkat menjadi 4-6 jam dari sebelumnya 10-12 jam. Presiden berharap hal serupa bisa dilakukan di wilayah lain di Indonesia, seperti di Kalimantan dan Sulawesi.

"Sama. Ini kan di sana mulai juga. Nanti misalnya Balikpapan - Samarinda dan Samarinda - Bontang ke sana. Kita ini ingin kecepatan dalam jaringan logistik kita. Dulu dari Lampung ke Palembang berapa jam? Bisa 10 jam, 9 jam, ada yang ngomong 11 jam. Sekarang 3 jam. Itu yang namanya kecepatan dan efisiensi," jelasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara peresmian jalan tol ini antara lain, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gelar IIBS 2019, ITS Tampilkan Sejumlah Produk Unggulan

ITS kembali menggelar International ITS Business Summit (IIBS) 2019 yang dipusatkan di Hotel Shangrila, Jakarta.

NASIONAL | 15 November 2019

Tim Advokasi Profesi Advokat Temui KPI Protes Kata “Lawyers” di ILC

"Karena tayangan tersebut seolah-olah ditangkap oleh publik adalah acara khusus advokat, padahal nyatanya tidak demikian."

NASIONAL | 15 November 2019

Gempa Susulan di Sulut Tercatat 66 Kali, Warga Mengungsi

Kepanikan akan tsunami dan gempa susulan pun melanda warga Kampung Ambong, Minahasa Utara.

NASIONAL | 15 November 2019

Raup Investasi Rp 47,24 Triliun, Jateng Ciptakan 71.639 Lapangan Kerja

Penanaman Modal Asing (PMA) mendominasi investasi Jateng dengan total Rp32,27 triliun.

NASIONAL | 15 November 2019

Pelajar SD Indonesia Sabet Tiga Emas di Turnamen Karate Belgia

Enam pelajar SD Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang di turnamen karate internasional Belgia dengan menyabet 3 emas, satu perak, dan satu perunggu.

NASIONAL | 15 November 2019

Pembahasan RAPBD Belum Rampung, Sekda Pemprov Jambi Mengundurkan Diri

HM Dianto menjelaskan, dirinya sudah mengajukan surat pengunduran diri kepada Kementerian Dalam negeri (Kemendagri).

NASIONAL | 15 November 2019

BNPB: 2 Luka, 19 Bangunan Rusak Akibat Gempa di Malut

Gempa terasa sampai di Bitung, Sulut. Namun sampai saat ini BNPB belum mendapatkan laporan perihal kerusakan atau korban luka dari warga di daerah lain.

NASIONAL | 15 November 2019

KPK Dalami Kewenangan Mantan Menag Lukman Hakim

Diduga, pemanggilan ini untuk melanjutkan proses penyelidikan pengembangan dari kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

NASIONAL | 15 November 2019

Tantangan Pertamina untuk Move On, Hadirkan Energi Baru dan Terbarukan yang Ramah Lingkungan

“Politik dan keamanan merupakan sumber konflik dan sangat berpengaruh pada ketahanan energi dunia,” kata Purnomo.

NASIONAL | 15 November 2019

Gubernur NTT Inginkan Festival Menipo Menjadi Agenda Tetap Pariwisata

Kegiatan ini dapat menjadi nilai tambah bagi industri kecil dan industri kreatif khususnya sektor pariwisata di NTT.

NASIONAL | 15 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS