Suap Distribusi Pupuk, KPK Periksa Komisaris Humpuss Transportasi Kimia
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Suap Distribusi Pupuk, KPK Periksa Komisaris Humpuss Transportasi Kimia

Rabu, 20 November 2019 | 11:37 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Komisaris PT Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK), Theo Lykatompesy, Rabu (20/11/2019). Theo bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap kerja sama pengerjaan pengangkutan atau sewa kapal untuk distribusi pupuk antara PT HTK dengan PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog). Pemeriksaan terhadap Theo dilakukan penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Direktur PT HTK Taufik Agustono.

"Yang bersangkutan (Theo Lykatompesy) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka TAG (Taufik Agustono)," kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (20/11/2019).

Diketahui, penetapan tersangka terhadap Taufik merupakan pengembangan dari kasus suap yang menjerat mantan anggota DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso dan anak buahnya Indung serta Marketing Manager PT HTK Asty Winasti.

Majelis Hakim telah menjatuhkan hukuman 2 tahun pidana penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan terhadap Indung. Sementara, Asty divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 1,5 tahun pidana penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Majelis Hakim menyatakan Asty terbukti bersalah telah menyuap Bowo Sidik Pangarso melalui anak buahnya Indung sebesar Rp 311.022.932 dan USD 158.733. Suap itu diberikan Asty bersama dengan Taufik Agustono lantaran Bowo telah membantu PT HTK mendapatkan kembali kontrak kerjasama pengerjaan pengangkutan atau sewa kapal untuk distribusi pupuk dengan PT Pilog.

Suap tersebut dilakukan secara bertahap yakni pada 1 Oktober 2018 sebesar Rp 221.522.932 di Rumah Sakit Pondok Indah melalui orang kepercayaan Bowo Sidik, Indung Andriani. Selanjutnya pada 1 November 2018 sebesar USD 59.587 di Coffee Lounge Hotel Grand Melia melalui Indung Andriani. Selain itu, pada 20 Desember 2018 sebesar USD 21.327 di Coffee Lounge Hotel Grand Melia melalui Indung Andriani. Kemudian pada 26 Februari 2018 sebesar USD 7.819 di kantor PT HTK melalui Indung Andriani. Pada 27 Maret 2019 sebesar Rp 89.449.000 di kantor PT HTK melalui Indung Andriani. Bahkan, majelis hakim menyebut, Asty menerima fee sebesar USD 23.977.

Bowo Sidik saat ini masih menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Jaksa KPK menuntut Bowo Sidik Pangarso untuk dihukum ‎7 tahun pidana penjara dan denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan. Jaksa meyakini Bowo Sidik Pangarso bersama-sama den‎gan anak buahnya, Indung Andriani menerima suap dan gratifikasi yang bertentangan dengan jabatannya sebagai anggota DPR. Dalam persidangan pada hari ini, Bowo akan menyampaikan Pledoi atau nota pembelaan atas tuntutan Jaksa.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

KPK Dijadwalkan Periksa Dirut Jasa Marga dan Staf Waskita Karya

Desi Arryani dipanggil dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Divisi III PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

NASIONAL | 20 November 2019

Terduga Teroris AD Terlibat 3 Kasus Bom

AD terkait Bom Medan, Bom Pasuruan, dan Bom Sarinah.

NASIONAL | 20 November 2019

KPK Tunggu Sikap Kooperatif Dirut Jasa Marga

Dalam dua hari ini, Desi dijadwalkan diperiksa penyidik sebagai saksi kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif dalam 14 proyek yang digarap PT Waksita Karya.

NASIONAL | 20 November 2019

Januari 2020, Komisi II Kembali Bahas RUU Pertanahan

RUU Pertanahan yang sempat tertunda pengesahannya pada masa kerja DPR 2014-2019, kembali akan dibahas Komisi II pada Januari 2020.

NASIONAL | 20 November 2019

Rombak Alur Birokrasi, Langkah Erick Thohir Diapresiasi

Langkah Erick Thohir dinilai sebuah usaha untuk menciptakan perbaikan kinerja di tubuh Kementerian BUMN.

NASIONAL | 20 November 2019

Kunjungi Pengungsi Palestina, Dubes RI Bantu Kendaraan Medis

Bantuan dari sejumlah industri farmasi dan makanan di Indonesia.

NASIONAL | 20 November 2019

30 Pelaku Usaha OAP Biak Numfor Dapat Pelatihan

Untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

NASIONAL | 20 November 2019

BNPB: Tidak Ada Lagi Warga Ternate Mengungsi Akibat Gempa

Sebelumnya, 21 kepala keluarga di Ternate mengungsi di halaman sekolah yang berada di dataran tinggi.

NASIONAL | 20 November 2019

Edy Rahmayadi Sebut Teroris Sakit Jiwa

Menurutnya, kelompok radikal itu terlalu memaksakan kehendak dan memiliki pemahaman yang berbeda.

NASIONAL | 20 November 2019

71 Terduga Teroris Ditangkap Densus Setelah Bom Bunuh Diri di Medan

Penangkapan puluhan orang upaya pencegahan oleh Polri.

NASIONAL | 20 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS