Uang Pelicin Pengaturan Skor Persikasi vs Perses Sumedang "Cuma" Rp 12 Juta
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Uang Pelicin Pengaturan Skor Persikasi vs Perses Sumedang "Cuma" Rp 12 Juta

Kamis, 28 November 2019 | 15:55 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Manajemen Persikasi Bekasi diduga menyuap perangkat wasit sebesar Rp 12 juta agar memenangkan laga kontra Perses Sumedang, dalam lanjutan kompetisi Liga III Indonesia, di Stadion Ahmad Yani, Sumedang, Jawa Barat.

"Nominal angkanya kurang lebih Rp 12 juta, tetapi intinya ini sering dilakukan dan masih pendalaman. Masih didalami per orang dapat berapa, wasit utama yang menerima nanti akan dibagi ke perangkat wasit, asisten wasit, pembantu wasit, pengawas. Sehingga akan mempengaruhi hasil pertandingan, dan tentunya fair play tidak terwujud, prestasi yang murni itu tidak bisa terwujud," ujar Kepala Satuan Tugas Antimafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11/2019).

Satgas Antimafia Bola Tahan 6 Tersangka Pengaturan Skor

Dikatakan Hendro, modusnya ada penawaran, suap, pemberian uang, dan terjadi pengaturan skor dengan harapan ketika Persikasi Bekasi menang, maka dapat naik kasta ke Liga II.

"Inisiatif dari manajemen klub yang ingin memenangkan. Tapi inisiatif tersebut tidak akan terjadi manakala tidak ada orang lain yang mau diajak kerja sama yaitu wasit, termasuk orang-orang dari PSSI yang mengatur wasit. Sehingga terjadi konspirasi jahat untuk memuluskan rencana terjadinya pengaturan skor. Jadi untuk memenangkan, mengatur semuanya hasil akhir skor sehingga Persikasi Bekasi bisa naik ke Liga II," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Satgas Antimafia Bola menangkap enam tersangka terkait kasus dugaan pengaturan skor pertandingan Perses Sumedang kontra Persikasi Bekasi, di Stadion Ahmad Yani, Sumedang, Jawa Barat, 6 November 2019 lalu. Laga itu, berakhir dengan skor 2-3 buat kemenangan tim tamu Persikasi Bekasi.

Para tersangka yang ditangkap berinisial DSP (wasit utama), BTR (manajemen Persikasi Bekasi), HR (manajemen Persikasi Bekasi), MR (perentara), SHB (manajer Persikasi Bekasi), dan DS (komisi penugasan wasit Asprov PSSI Jawa Barat). Keenamnya, telah ditahan di Mapolda Metro Jaya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Minta Ditjen Pajak Kirim 10 Penyidik Pajak Terbaik

Penyidik pajak dibutuhkan KPK untuk mengusut sejumlah kasus korupsi dengan tingkat kesulitan tertentu, terutama yang berkaitan dengan pajak

NASIONAL | 28 November 2019

Satgas Antimafia Bola Tahan 6 Tersangka Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola masih memburu dua orang berinisial T dan HN, anggota Exco PSSI Jawa Barat.

NASIONAL | 28 November 2019

Atasi Kisruh PPDB, Pemerintah Didesak Terbitkan Pepres Zonasi

Persentase kuota jalur PPDB zonasi sebaiknya ditetapkan oleh pemda karena pemda harus menyesuaikan dengan karakteristik daerah.

NASIONAL | 28 November 2019

UHN Peringkat 2 PTS Terbaik di Sumut

Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan Haposan Siallagan sangat bergembira dengan dengan torehan prestasi yang dicatatkan LPPM UHN ini.

NASIONAL | 28 November 2019

Kongres Perempuan Jateng Lahirkan Tujuh Rekomendasi untuk Pemerintah

Perempuan Jateng, juga meminta pemerintah agar mengonsolidasikan dan mensinergikan seluruh pengetahuan, karya, temuan dan keterampilan perempuan.

NASIONAL | 28 November 2019

Golkar Ambil Inisiatif Revisi UU Pendidikan

Partai Golkar akan mengambil inisiatif untuk merevisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, dan masuk dalam Prolegnas 2019 - 2024.

NASIONAL | 28 November 2019

Mochtar Riady: Perubahan Teknologi Harus Disikapi dengan Cepat dan Tepat

"Yang harus dipikirkan adalah bagaimana kita memanfaatkan teknologinya, memanfaatkan AI untuk lebih efektif dan efisien,” kata Mochtar.

NASIONAL | 28 November 2019

Kibarkan Bintang Kejora, Ini Peringatan Polda Papua

"Hal tersebut tidak sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Ahmad Musthofa Kamal.

NASIONAL | 28 November 2019

Tsani Annafari Resmi Mundur dari KPK

Dua penasihat KPK lainnya, Budi Santoso dan Sarwono Sutikno memilih bertahan hingga berakhirnya masa jabatan pimpinan KPK Jilid IV.

NASIONAL | 28 November 2019

Politisi PDI-P Said Abdullah Minta Pemerintah Evaluasi Ujian Nasional

Pemerintah diminta untuk mengevaluasi lagi ujian nasional sebagai ukuran kelulusan siswa. Yang perlu digenjot pemerintah adalah pemenuhan standar yang sama.

NASIONAL | 28 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS