Kasus Suap Distribusi Gula, KPK Periksa Eks Ketua KPPU Syarkawi Rauf
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Kasus Suap Distribusi Gula, KPK Periksa Eks Ketua KPPU Syarkawi Rauf

Senin, 2 Desember 2019 | 15:36 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap distribusi gula di PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) yang menjerat Dolly Parlagutan Pulungan selaku Dirut PT Perkebunan Negara (PTPN) III Persero. Untuk mendalami kasus suap ini, tim penyidik menjadwalkan memeriksa Komisaris Utama PTPN VI Muhammad Syarkawi Rauf, Senin (2/12/2019). Syarkawi Rauf yang juga mantan Ketua Komisi Persaingan Usaha (KPPU) itu dijadwalkan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Direktur Pemasaran PTPN III I Kadek Kertha Laksana.

"Yang bersangkutan (Muhammad Syarkawi Rauf) akan diperiksa untuk tersangka IKL (I Kadek Kertha Laksana)," kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (2/12/2019).

Belum diketahui materi yang bakal digali penyidik dalam pemeriksaan terhadap Syarkawi Rauf. Namun nama Syarkawi Rauf muncul dalam dakwaan terhadap pengusaha gula yang juga pemilik PT Fajar Mulia Transindo, Pieko Nyotosetiadi. Syarkawi Rauf disebut turut menerima uang SGD 19.300 atau sekitar Rp 1,96 miliar dari Pieko. Berdasar surat dakwaan Jaksa KPK, uang itu diduga diberikan kepada Syarkawi untuk membuat kajian agar menghindari kesan adanya praktik monopoli perdagangan gula kristal putih yang dilakukan Pieko Nyotosetiadi.

Selain Syarkawi Rauf, dalam mengusut kasus ini, tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia X (APTRI X) Mubin dan Ketua APTRI XI Sunardi Edi Sukamto.

"Keduanya juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IKL," kata Febri.

Diketahui KPK menetapkan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) Dolly Pulungan, Direktur Pemasaran PTPN III I Kadek Kertha Laksana dan pengusaha gula yang juga bos PT Fajar Mulia Transindo Pieko Nyotosetiadi sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait distribusi gula di PTPN III tahun 2019. Penetapan ketiganya sebagai tersangka ini dilakukan KPK melalui gelar perkara setelah memeriksa intensif sejumlah pihak yang ditangkap dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Selasa (3/9).

Dolly melalui Kadek Kertha Laksana diduga menerima suap sebesar SGD 345 ribu dari Pieko. Suap ini diberikan terkait distribusi gula di PTPN III.

Pieko merupakan pemilik dari PT Fajar Mulia Transindo dan perusahaan lain yang bergerak di bidang distribusi gula. Pada awal tahun 2019 perusahaan Pieko ditunjuk menjadi pihak swasta dalam skema long term contract dengan PTPN III (Persero).
Dalam kontrak ini, pihak swasta mendapat kuota untuk mengimpor gula secara rutin setiap bulan selama kontrak berjalan. Di PTPN III terdapat aturan internal mengenai harga gula bulanan yang disepakati oleh tiga komponen yaitu PTPN III, Pengusaha Gula, dan ASB selaku Ketua Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (APTRI). Dalam sebuah pertemuan, Dolly meminta uang pada Pieko terkait persoalan pribadinya untuk menyelesaikannya melalui ASB.

Dolly kemudian meminta Kadek Kertha Laksana untuk menemui Pieko untuk menindaklanjuti permintaan uang sebelumnya. Dalam pertemuan itu, Pieko memerintahkan orang kepercayaannya bernama Ramlin untuk mengambil uang di money changer dan menyerahkannya kepada Corry Luca, pegawai PT KPBN anak usaha PTPN III di Kantor PTPN, Jakarta, pada Senin (2/9). Selanjutnya Corry mengantarkan uang sebesar SGD 345 ribu kepada ke Kadek Kertha Laksana di Kantor KPBN.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ardi Bakrie Siap Jadikan LAC Sebagai Event Internasional

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, Semarang butuh banyak event, termasuk LAC.

NASIONAL | 2 Desember 2019

Nadiem Sempat Pesimistis Urus Masalah Guru

Buah pikiran dan nasihat para guru seolah mengubah tantangan yang ia rasakan menjadi lebih ringan dan berujung pada optimisme.

NASIONAL | 2 Desember 2019

Kasus Mafia Migas, KPK Periksa Pejabat dan Eks Pejabat Pertamina

Bambang melalui perusahaannya di British Virgin Island, SIAM Group Holding Ltd menerima suap sebesar USD 2,9 juta dari Kernel Oil.

NASIONAL | 2 Desember 2019

Wakapolri Segera Pensiun, Gerbong Mutasi di Polri Akan Bergerak Bulan Ini

Gerbong mutasi Polri akan bergerak cepat pada bulan ini seiring akan pensiunnya Wakapolri dan kosongnya Kabareskrim sejak Idham Aziz diangkat sebagai Kapolri.

NASIONAL | 2 Desember 2019

Sambut Hari Penanaman Pohon, Korindo Bangun Hutan Kota di Bogor

Korindo Group berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membangun hutan kota di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/11).

NASIONAL | 2 Desember 2019

Bijak dalam Membeli Tiket Pesawat via Online Travel Agent

Dengan terus berkembangnya Online Travel Agent, masyarakat dihimbau agar tetap bijak dan teliti dalam membeli tiket pesawat.

NASIONAL | 2 Desember 2019

Pengibaran Bendera Bintang Kejora, Perilaku Australia Dinilai Tidak Etis

Menjelang 1 Desember 2019, bendera Bintang Kejora sengaja dikibarkan di Balai Kota Leichhardt, Sydney, Australia, Jumat (29/11/2019).

NASIONAL | 2 Desember 2019

Pejabat BPN Diduga Terima Gratifikasi dari Pengusaha Terkait HGU Kebun Sawit

KPK saat ini fokus dengan gratifikasi dalam bentuk uang yang diduga diterima Gusmin dan Siswidodo.

NASIONAL | 2 Desember 2019

Setop Haji dan Umrah Bodong Lewat Gerakan #safehajiumrah

AMPHURI terus mengedukasi masyarakat muslim terkait berbagai regulasi dalam penyelenggaraan haji dan umrah, baik dari pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi.

NASIONAL | 2 Desember 2019

PGRI Apresiasi Kebijakan Pemkot Semarang di Sektor Pendidikan

PGRI apresiasi kebijakan Pemerintah Kota Semarang yang sudah meningkatkan kesejahteraan guru PNS.

NASIONAL | 2 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS