Masuki Musim Hujan, Waspadai Potensi Banjir
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Masuki Musim Hujan, Waspadai Potensi Banjir

Sabtu, 7 Desember 2019 | 11:19 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Sub Bidang Analisis dan Informasi Iklim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Adi Ripaldi mengatakan, saat ini sebagian besar Pulau Jawa sudah mulai masuk musim hujan.

Untuk prediksi curah hujan bulan Desember di Jawa, khususnya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), diprediksi akan berada pada kategori menengah hingga tinggi (200-300 mm/bulan). Sumatera juga demikian diprediksi curah hujan cukup tinggi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Riau, Bangka Belitung dan Lampung. Kemudian untuk Bali, Nusa Tenggara dan Sulawesi masih pada kategori menengah (100-200 mm/bulan).

"Menginjak bulan Januari hingga Maret diprakiraan hujan akan lebih intens karena diprediksi lebih dari 90 persen wilayah sedang mengalami musim hujan, sehingga diprakirakan hujan kategori tinngi cukup merata pada periode tersebut," katanya di Jakarta, Sabtu (7/12).

Adi menambahkan, pada periode musim hujan tahun ini secara umum sifat hujan akan berada pada kisaran normal untuk wilayah Jabodetabek. Namun demikian perlu diwaspadai hujan-hujan harian yang akan terjadi pada periode musim hujan, karena pada periode musim hujan bisa saja terjadi hujan lebat bahkan ekstrem disertai angin kencang, puting beliung meskipun durasinya singkat.

"Kondisi ini akan berdampak buruk bagi wilayah-wilayah yang rawan bencana. Jadi, meskipun kategorinya normal namun demikian tetap harus waspada pada hujan skala hariannya," ucapnya.

Selain itu kata dia, banjir memang lebih berpotensi terjadi pada setiap periode musim hujan apalagi di wilayah DKI Jakarta. Banjir DKI tidak hanya dipengaruhi oleh curah hujan di DKI saja, tapi pengaruh dari hujan-hujan dari wilayah sekitar DKI Jakarta, seperti Bogor, Depok dan sekitarnya.

"Selain faktor hujan, infrastruktur wilayah, topografi , drainase juga sangat mempengaruhi suatu wilayah untuk berpotensi banjir atau tidaknya," imbuhnya.

Banjir juga bisa terjadi karena kiriman dari hulu atau karena luapan air sungai. Dari sisi curah hujan tentu yang perlu diwaspadai adalah curah hujan harian atau jam- jaman dengan intensitias tinggi/lebat yang bisa saja terjadi pada periode musim hujan ini.

Kewasapadaan banjir DKI Jakarta tidak hanya fokus di bulan puncak musim hujan (Februari-Maret) namun harus diwaspadai sejak peralihan musim kemarau ke hujan dan sepanjang periode musim hujannya yakni sepanjang Desember 2019 hingga Mei 2020 nanti karena hujan-hujan lebat bisa saja terjadi.

BMKG memprediksi puncak hujan untuk DKI Jakarta pada Februari dan Maret. Namun demikian kewaspadaan menghadapi ancaman banjir ini, perlu disiapkan sejak dini sepanjang musim hujan.

Langkah-langkah antisipasi menghadapai periode musim hujan ini, perhatikan drainase lingkungan sekitar, kondisi daerah aliran sungai (DAS) dibersihkan, DAS disehatkan dari segi aliran dan lingkunganya. Selai itu kebersihan lingkungan, dahan pohon-pohon tua/mati di sekitar lingkungan perlu diperhatikan karena pada periode musim hujan sering terjadi hujan lebat,angin kencang atau puting beliung di mana suatu saat bisa merobohkan pohon-pohon tersebut.

Pengguna jalan juga perlu berhati-hati saat hujan terjadi karena terkadang mengganggu jarak pandang, banyak genangan dan jalan licin.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

M Qodari Dukung Modifikasi Kartu Prakerja Diserahkan ke Pemerintah Daerah

M. Qodari mendukung usulan ide dari Abdullah Azwar Anas yang mengusulkan agar seleksi dan distribusi program Kartu Prakerja diserahkan ke provinsi.

NASIONAL | 29 April 2020

Pansel: Hakim MK Tidak Harus dari Hukum Tata Negara

Persoalan perundang-undangan memiliki isi yang banyak, mulai dari hukum pidana, hukum perdata, hukum admnistrasi, hukum ekonomi, bahkan termasuk hukum kepemilua

NASIONAL | 7 Desember 2019

Peneliti Indonesia Didorong Tembus Pasar Internasional

Bidang keanekaragaman hayati banyak menarik perhatian negara luar.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Golkar Pastikan Kawal Program Omnibus Law

Program itu juga sudah disampaikan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Seluruh kader Golkar di legislatif dan eksekutif diminta mendukung program itu.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Koruptor Dana Desa di Yogyakarta Sempat Kembalikan Uang Korupsi

Kepala Desa Banguncipto, HS (55) beserta bendaharanya, SM (60) mengorupsi dana desa sebesar Rp 1,15 miliar dari 2014-2018.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Bercanda Bawa Bom, Penumpang AirAsia Yogya-Bali Diturunkan

Seorang penumpang, inisial TH mengatakan pada seorang rekannya bahwa dia membawa barang bawaan bom.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Heroik, Prajurit TNI dan Warga Kibarkan Merah Putih di Asmat

Pada 17 Agustus lalu di menara itu sempat berkibar bendera Bintang Kejora.

NASIONAL | 7 Desember 2019

UNEP: 2019, Sebanyak 76% Karhutla Terjadi di Lahan Terlantar

Kesetaraan tanggung jawab pemegang konsesi bisa memperkecil terjadinya karhutla sekaligus meredam kampanye hitam terhadap industri sawit di Indonesia.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Polisi Koordinasi dengan Bea Cukai soal Kasus Penyelundupan di Garuda

Menyoal apa bentuk koordinasinya, Yusri menyampaikan, sesuai aturan yang ada di Bea Cukai.

NASIONAL | 7 Desember 2019

BNPT Bertemu Perutusan Tetap RI untuk PBB

Pertemuan itu untuk membahas tentang kebijakan dan program terkini yang dijalankan Indonesia dalam penanggulangan terorisme.

NASIONAL | 6 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS