Sebelum Pulangkan Eks ISIS, Pemerintah Harus Tunggu Masukan Publik
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Sebelum Pulangkan Eks ISIS, Pemerintah Harus Tunggu Masukan Publik

Rabu, 5 Februari 2020 | 15:40 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi I DPR, Christina Aryani, meminta pemerintah terlebih dahulu mempublikasikan rencananya terhadap 600-an WNI mantan ISIS sebelum memulangkan mereka ke dalam negeri.

Menurut Legislator Partai Golkar itu, pemerintah sebaiknya terlebih dahulu memastikan secara komprehensif seperti apa rencana dan langkah-langkah pemulangan.

"Selanjutnya dipublikasikan kepada masyarakat guna mendapatkan tanggapan dan masukan. Mengingat potensi dampaknya yang besar bukan saja bagi keamanan negara, tetapi juga bagi upaya perlindungan ratusan juta WNI dari paparan ideologi radikalisme," kata Christina Aryani, Rabu (5/2/2020).

Baginya, pemerintah perlu melakukan kajian mendalam dan komprehensif terkait rencana ini. Beberapa hal harus dicermati dengan sungguh-sungguh, utamanya menyangkut prosedur serta mekanisme langkah penanganan pascapemulangan.

"Misalnya saja di mana WNI tersebut akan dikarantina, siapa yang akan bertanggung jawab melakukan program deradikalisasi dan observasinya, berapa lama program itu akan dilakukan, bagaimana kesiapan anggarannya, serta siapa yang akan mengawasi pascapembauran kembali dengan masyarakat," urai Christina.

Baginya, hal ini penting. Karena sebagaimana diketahui bersama, tidak terdapat suatu alat ukur yang pasti atas virus ideologi yang bisa menjadi parameter penilaian untuk mengukur tingkat radikal seseorang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PLN Amankan Listrik Lokasi Observasi WNI di Natuna

PLN memasang genset dan instalasi kelistrikan di lokasi ring satu kawasan observasi yang terletak di Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna.

NASIONAL | 5 Februari 2020

Polri Akui Kompol Rosa Dikembalikan dari KPK

Menurut Prabowo Argo hal ini tidak masalah karena masih banyak anggota Polri lain di KPK.

NASIONAL | 5 Februari 2020

Pegawai Sayangkan Pimpinan KPK Berhentikan Sepihak Kompol Rosa

Rosa merupakan salah seorang tim Satgas KPK yang menangani kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR.

NASIONAL | 5 Februari 2020

Informasi DPO Harun Masiku Disebar hingga Polres

Polisi mengaku pencarian telah dilakukan hingga ke ke rumah pribadi Harun di Gowa, Sulawesi Selatan, namun yang bersangkutan tidak ada.

NASIONAL | 5 Februari 2020

Presiden Resmikan Monumen Fatmawati di Bengkulu

Ibu Agung Fatmawati bukan hanya milik warga Bengkulu saja, tapi milik seluruh rakyat Indonesia.

NASIONAL | 5 Februari 2020

Bandara Kualanamu Tolak WNA Asal Tiongkok

Petugas juga akan melakukan penolakan bila mendapatkan warga asal Tiongkok masuk ke Kualanamu.

NASIONAL | 5 Februari 2020

Peruri Menangi Proyek Pencetakan Uang Kertas Peru

Peruri memenangi tender pencetakan mata uang Peru setelah melalui proses yang memakan waktu selama kurang lebih dua bulan.

NASIONAL | 5 Februari 2020

Kejagung dan BPK Usut Aset Petinggi BTN Semarang dan Gresik

“Kami baru mau memulai penelusuran aset juga, kemudian ada koordinasi ke BPK, tahapannya pemeriksaan berangsur minggu depan,” kata Febrie Adriansyah.

NASIONAL | 5 Februari 2020

Zulfikar Achmad Sosialisasi Empat Pilar kepada Para Santri

Zulfikar melihat perlu kembali menanamkan empat pilar ini, karena secara nasional rasa dan nilai kebangsaan ini telah terkikis.

NASIONAL | 5 Februari 2020

Pariwisata DIY Antisipasi Virus Korona dengan Posko Darurat di Bandara

di Posko Darurat virus korona tersebut telah disiagakan SDM baik dari pemerintah, Dinas Kesehatan, PT Angkasa Pura, ASITA, dan GIPI.

NASIONAL | 5 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS