Kecelakaan Helikopter TNI di Papua, 11 Senjata Hilang
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kecelakaan Helikopter TNI di Papua, 11 Senjata Hilang

Sabtu, 15 Februari 2020 | 12:01 WIB
Oleh : FMB

Jayapura, Beritasatu.com - Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, mengakui, ada 11 senjata api dari berbagai jenis yang dibawa awak dan penumpang helikopter Mil Mi-17V5 (Mi-17) tidak ditemukan tim yang melakukan evakuasi di kawasan Pegunungan Mandala, Kabupaten Pegunungan Bintang.

"Memang benar dari laporan yang diterima, terungkap senpi yang dibawa korban tidak ditemukan," kata Asaribab, di Jayapura, Sabtu (15/2/2020).

Dari laporan itu, kata dia, ada 11 senjata organik TNI AD yang kemungkinan dibawa masyarakat yang berburu sehingga mereka akan melakukan pendekatan agar segera dikembalikan.

“Kami akan melakukan pendekatan agar ke 11 pucuk senjata api itu segera dikembalikan,” kata dia.

Adapun senjata api yang hilang itu di antaranya tujuh jenis senapan serbu SS-1, tiga pistol dan satu pelontar granat alias GLM.

Helikopter buatan Russian Helicopter, Rusia, itu diketahui tergabung pada Pusat Penerbangan TNI AD dan menerbangkan 12 penumpang termasuk lima anggota Batalion Infantri 725/WRG, ditemukan di ketinggian 12.500 kaki dari permukaan laut, di kawasan Pegunungan Mandala, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Personel pengawak Mil Mi-17V5 itu adalah Kapten CPN Bambang sebagai flight engineer, Kapten CPN Aris sebagai pilot, Sersan Kepala Suriatna (T/I), Letnan Satu CPN Ahwar (kopilot), Prajurit Satu Asharul (mekanik), Prajurit Kepala Dwi Pur (mekanik), dan Sersan Dua Dita Ilham (bintara avionika).

Kemudian anggota Batalion Yonif 725/WRG yang turut dalam penerbangan itu adalah Sersan Dua Ikrar Setya Nainggolan (komandan regu), dengan anggota Prajurit Satu Yaniarius Loe (tamtama bantuan senapan otomatis), Prajurit Satu Risno (tamtama penembak senapan 1/GLM), Prajurit Dua Sujono Kaimudin (tamtama penembak senapan 2), dan Prajurit Dua Tegar Hadi Sentana (tamtama penembak senapan 4).



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hipmi Dukung APNI Perjuangkan Kesejahteraan Penambang Nikel

Larangan ekspor bijih nikel yang diberlakukan pada 1 Januari 2020 membuat penambang nikel dalam negeri berada dalam kondisi mati suri.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Observasi WNI dari Wuhan Berakhir, Istana Ucapkan Terima Kasih ke Warga Natuna

Istana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah proses pemulangan dan karantina WNI dari Tiongkok.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Puan Sandang Gelar Doktor HC, Ketum Golkar: Selamat dan Ikut Bangga

Ketum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan penganugerahan doktor Honoris Causa kepada Puan Maharani sangat tepat, dan ikut merasa bangga.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Universitas Bakrie Telah Terapkan Kampus Merdeka dalam Kegiatan Magang

Mahasiswa tidak hanya mengandalkan tatap muka dalam kelas, namun juga integrasi dengan kegiatan magang, dan praktik kerja di industri

NASIONAL | 15 Februari 2020

Acara Adat Tepung Tawar Akan Tandai Pelepasan WNI dari Wuhan di Natuna

Pelepasan WNI dari Wuhan yang sebelumnya dikarantina di Natuna akan diwarnai upacara tepung tawar.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Dekontaminasi Paparan Radioaktif Batan Indah Dilanjutkan Pekan Depan

Bapeten akan melanjutkan dekontaminasi paparan radioaktif yang terjadi di perumahan Batan Indah pada pekan depan.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Puan Dinilai Sosok Perempuan Pemimpin Berkomitmen pada Kebudayaan

Menurut anggota DPR dari Fraksi PDIP Muchamad Nabil Haroen, Puan Maharani memang layak mendapat gelar doktor "honoris causa".

NASIONAL | 15 Februari 2020

Setelah 7 Bulan, Korban Kecelakaan Helikopter TNI di Papua Berhasil Dievakuasi

Kodam XVII/Cenderawasih melakukan proses evakuasi terhadap 12 penumpang kecelakaan helikopter TNI MI-17 di Papua.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Dari Rp 200 Juta yang Diterima, Wahyu Setiawan Kembalikan Rp 154 Juta ke KPK

Wahyu Setiawan mengembalikan uang Rp 154 juta ke KPK.

NASIONAL | 15 Februari 2020

KPK Tak Ambil Pusing Klaim Zulhas soal Alih Fungsi Hutan di Riau

Saat diperiksa KPK, Zulhas membantah telah memberikan izin alih fungsi hutan di Riau.

NASIONAL | 15 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS