Para Tersangka Kasus Bullying Purworejo Tidak Ditahan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Para Tersangka Kasus Bullying Purworejo Tidak Ditahan

Sabtu, 15 Februari 2020 | 13:51 WIB
Oleh : Stefi Thenu / FMB

Purworejo, Beritasatu.com - Kasus perundungan (bullying) yang menimpa seorang siswi SMP swasta di Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo terus berlanjut. Polisi sudah menetapkan tiga tersangka yang dalam video viral melakukan penganiayaan terhadap korban CA.

Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito, Sabtu (15/2/2020) mengatakan, kendati kasusnya berlanjut, namun ketiga tersangka, yakni TP, DF dan UH tidak ditahan.

Karena berdasarkan UU Sistem Pidana Peradilan Anak (UU SPPA), salah satu syarat dapat dilakukan penahanan adalah ancaman hukumannya tujuh tahun atau lebih.

Dikatakan, dalam kasus ini, penyidik memakai UU SPPA Pasal 76c yaitu tentang tindak kekerasan terhadap anak. Pidana yang disangkakan adalah Pasal 80 dengan ancaman hukuman tiga tahun enam bulan.

"Dengan ancaman hukuman tersebut, jelas tersangka tidak boleh ditahan," ungkap Rizal.

Dalam kasus dan perkara yang melibatkan anak, baik anak berhadapan dengan hukum (saksi, korban) maupun anak berkonflik dengan hukum (tersangka), lanjut Rizal, penegak hukum menggunakan UU SPPA yang bersifat spesialis dari pada UU lain.

Para tersangka juga memiliki hak diversi, namun tergantung pihak korban apakah mau berdamai atau terus hingga tahap persidangan.

Diversi merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana, sebagaimana disebut dalam Pasal 1 angka 7 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Ditambahkan, dalam KUHAP pun, ada syarat obyektif dan subyektif dalam melakukan penahanan terhadap tersangka.

"Syarat obyektif adalah penahanan dilakukan pada tersangka yang diancam hukuman paling sedikit lima tahun atau terhadap pasal-pasal khusus. Syarat subyektif adalah apabila penyidik mempertimbangkan tersangka akan melahirkan diri, mengulangi perbuatan dan menghilangkan barang bukti," paparnya.

Ketiga tersangka kasus bullying Purworejo ini dianggap tidak mungkin melarikan diri karena orang tua tinggal di Kecamatan Butuh.

Penyidik telah menahan 1x24 jam saat menjalani penyidikan yang didampingi oleh pekerja sosial, penasihat hukum dan Balai Pemasyarakatan.

"Jadi sudah lengkap. Kami meminta masyarakat jangan asal berkomentar. Sebelum komentar, silakan baca UU SPPA terlebih dahulu," ujarnya.

Kapolres juga telah berkirim surat kepada kepala sekolah yang ditembuskan kepada Bupati Purworejo, agar sekolah memberikan sanksi tegas kepada para tersangka.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Nama-nama Prajurit yang Gugur dalam Kecelakaan Helikopter TNI di Papua

Kapolda Papua mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya 12 prajurit TNI atas kecelakaan helikopter.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Kecelakaan Helikopter TNI di Papua, 11 Senjata Hilang

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, mengakui, ada 11 senjata api hilang dari lokasi kecelakaan helikopter TNI AD di Papua.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Hipmi Dukung APNI Perjuangkan Kesejahteraan Penambang Nikel

Larangan ekspor bijih nikel yang diberlakukan pada 1 Januari 2020 membuat penambang nikel dalam negeri berada dalam kondisi mati suri.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Observasi WNI dari Wuhan Berakhir, Istana Ucapkan Terima Kasih ke Warga Natuna

Istana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah proses pemulangan dan karantina WNI dari Tiongkok.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Puan Sandang Gelar Doktor HC, Ketum Golkar: Selamat dan Ikut Bangga

Ketum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan penganugerahan doktor Honoris Causa kepada Puan Maharani sangat tepat, dan ikut merasa bangga.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Universitas Bakrie Telah Terapkan Kampus Merdeka dalam Kegiatan Magang

Mahasiswa tidak hanya mengandalkan tatap muka dalam kelas, namun juga integrasi dengan kegiatan magang, dan praktik kerja di industri

NASIONAL | 15 Februari 2020

Acara Adat Tepung Tawar Akan Tandai Pelepasan WNI dari Wuhan di Natuna

Pelepasan WNI dari Wuhan yang sebelumnya dikarantina di Natuna akan diwarnai upacara tepung tawar.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Dekontaminasi Paparan Radioaktif Batan Indah Dilanjutkan Pekan Depan

Bapeten akan melanjutkan dekontaminasi paparan radioaktif yang terjadi di perumahan Batan Indah pada pekan depan.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Puan Dinilai Sosok Perempuan Pemimpin Berkomitmen pada Kebudayaan

Menurut anggota DPR dari Fraksi PDIP Muchamad Nabil Haroen, Puan Maharani memang layak mendapat gelar doktor "honoris causa".

NASIONAL | 15 Februari 2020

Setelah 7 Bulan, Korban Kecelakaan Helikopter TNI di Papua Berhasil Dievakuasi

Kodam XVII/Cenderawasih melakukan proses evakuasi terhadap 12 penumpang kecelakaan helikopter TNI MI-17 di Papua.

NASIONAL | 15 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS