Ganjar Ingin Diberikan Akses Pengadaan Primer Tes Covid-19 Sendiri
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Ganjar Ingin Diberikan Akses Pengadaan Primer Tes Covid-19 Sendiri

Kamis, 16 April 2020 | 12:17 WIB
Oleh : Stefi Thenu / FMB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong pemerintah pusat agar melakukan percepatan distribusi Primer atau zat aktif penanda keberadaan virus Covid-19 untuk laboratorium. Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, Ganjar juga minta akses pembelian zat tersebut.

Saat ini Primer sangat dibutuhkan untuk mempercepat hasil tes PCR (polymerase chain reaction), yang biasanya keluar dalam jangka waktu dua-tiga hari menjadi hanya beberapa jam.

"Targetnya, kita mempermudah dan mempercepat pemeriksaan swab itu, jadi hasilnya cepat diketahui," kata Ganjar, Kamis (16/4/2020).

Untuk melakukan tes tersebut, di Jawa Tengah bisa dilakukan di enam laboratorium, yakni di RSUP dr Kariadi, Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), Labkesda Semarang dan Salatiga, RS Moewardi dan di Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Pada masa awal kasus Covid-19, hasil tes hanya dilakukan di Kementerian Kesehatan di Jakarta. Jadi untuk distribusi Primer hanya disesuaikan dengan jumlah laboratorium dan jumlah kasus.

"Kalau kurang sih enggak tapi perlu percepatan distribusi dari pusat. Karena dengan adanya penambahan laboratorium itu pasti ada peningkatan kuantitas," katanya.

Untuk distribusi, Ganjar menjelaskan, Primer dikirim oleh Kementerian Kesehatan dan langsung ditujukan ke masing-masing laboratorium, tanpa melalui Gugus Tugas atau pemerintah daerah setempat. Ganjar berharap, ketika nantinya terjadi lonjakan kasus, ada akses pemerintah daerah untuk pengadaan zat tersebut.

"Sekarang saya minta agar pusat segera mengirim itu. Kalau tidak, saya minta ditunjukkan saja itu belinya di mana agar kami beli sendiri. Itu yang akan kita penuhi," tandasnya.

Sampai saat ini, lanjut Ganjar, untuk stok zat Primer di Jawa Tengah masih tercukupi. Tapi jika situasinya terus naik, maka harus sudah ada persiapan. Bahkan Ganjar mengatakan telah jauh-jauh hari menyampaikan ke Menteri Kesehatan terkait hal tersebut.

"Karena jauh-jauh hari ini sudah saya sampaikan ke Menteri Kesehatan. Dijawab karena untuk membeli alat ini hanya bergantung satu negara, maka kini sedang berusaha mencari negara lain," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Periksa Direktur Ciputra Development

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Direktur Ciputra Development, Sutoto Yakobus, Kamis (16/4/2020).

NASIONAL | 16 April 2020

Lindungi Polisi dan TNI dari Bahaya Covid-19

"Saya memberikan usulan ini karena sudah ada anggota Polri yang meninggal dunia karena diduga terkait Covid-19 ini," kata Agus.

NASIONAL | 16 April 2020

Ketua Komnas HAM Papua Sebut Penembakan 2 Warga Timika Masuk Pelanggaran HAM Berat

Ada tiga kasus penembakan yang sedang diusut, yaitu kasus penembakan di Kuala Kencana, Memberamo Raya, dan di Timika.

NASIONAL | 16 April 2020

Menkumham Instruksikan Pecat Petugas Lapas yang Pungli

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly berjanji menindak tegas petugas yang kedapatan melakukan pungli terhadap warga binaan

NASIONAL | 16 April 2020

Bantu Krisis Covid-19, Inilah Langkah Strategis Baznas

Baznas menggerakkan seluruh lembaga program untuk turun membantu masyarakat yang terdampak, seperti mustahik, khususnya keluarga miskin, pekerja informal, dan kelompok rentan yang sangat terdampak perekonomiannya karena krisis Covid-19

NASIONAL | 16 April 2020

Pembebasan Napi, Menkumham: Terbukti Pungli Saya Pecat

Menkumham menegaskan akan memecat jajarannya yang terbukti melakukan pungli terhadap narapidana dan anak dalam program pembebasan melalui asimilasi

NASIONAL | 16 April 2020

Pemkab Semarang Mulai Bagikan Sembako

Pada tahap awal, dibagikan sebanyak 3.000 paket sembako untuk warga Ungaran Barat, Ungaran Timur dan Ambarawa.

NASIONAL | 15 April 2020

Banjir di Kepahiang Mulai Surut

Warga kini ketakutan akan datang banjir susulan karena setiap sore hujan turun di Desa Air Pesi.

NASIONAL | 15 April 2020

Gubernur Sumut Diminta Jangan Terlalu Lama Kaji PSBB

Sudah banyak hal mau dikaji gubernur namun belum ada juga aksi nyata yang berdampak besar dan sistemik bagi masyarakat.

NASIONAL | 16 April 2020

Positif Covid-19 di Jatim 499 orang, Pasien Sembuh 86

Dari 25 kasus baru, Kota Surabaya terbanyak dengan 16 pasien.

NASIONAL | 16 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS