Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah Bangun Jaringan Sekolah Virtual
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah Bangun Jaringan Sekolah Virtual

Selasa, 2 Juni 2020 | 13:29 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta agar aturan normal baru (new normal) untuk kegiatan sekolah tak dilaksanakan secara normal di gedung-gedung pendidikan. Namun, tetap dengan protokol sekolah secara virtual, selama belum ada vaksin atau obat penyakit akibat virus corona.

Secara spesifik, Dasco meminta agar Pemerintah segera membangun sebuah aplikasi khusus untuk kegiatan belajar mengajar secara virtual. Aplikasi itu bisa dibangun oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemdikbud) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

"Wabah Covid-19 masih berlangsung, obatnya belum ditemukan sampai saat ini. Saya ingin Kementerian Pendidikan bekerja sama dengan Kemkominfo, membuat jaringan khusus pendidikan. Interaksi sekolah tetap berlangsung seperti biasa tapi jarak jauh," kata Dasco, Selasa (2/6/2020).

Menurut Dasco, Pemerintah bisa membuat aplikasi khusus sekolah dan membangun jalur koneksi internet tersendiri yang stabil. Setiap murid diberikan ID khusus untuk bisa akses ke aplikasi. ID itu akan masuk pada jalur internet khusus sehingga bisa digunakan secara gratis, tidak membebankan orangtua murid.

"Karena tidak semua orangtua murid mampu membeli kuota," imbuhnya.

Dengan itu, maka kegiatan pembelajaran bisa dilaksanakan seperti biasa, di mana ada jadwal mata pelajaran, guru yang bergantian mengajar, sehingga anak tidak kehilangan sentuhan pendidikan.

Menurut dia, model pendidikan demikian memang sudah dilakukan, tapi sangat terbatas di sisi waktu maupun cakupannya. Alasan teknisnya adalah tidak semua orangtua murid mampu membeli kuota yang mahal. Kekuatan jaringannya pun berbeda-beda.

Pada titik itulah Pemerintah harus memfasilitasi. Pendidikan di tengah pandemi tetap tak berubah, yang berubah hanyalah lokasi belajar saja.

"Maka untuk itu sangat diperlukan kerja sama antar kementerian untuk bisa menyajikan proses belajar mengajar seperti biasa. Jangan biarkan pendidikan anak bangsa terbengkalai, tapi jangan juga membiarkan anak-anak ada dalam ancaman virus yang berbahaya ini," kata Dasco.

Bila kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di gedung sekolah, menurutnya, pihak sekolah tak akan mampu menggaransi anak-anak terbebas dari penularan virus di sekolah, dan akan menjadi masalah baru ketika ada salah satu murid yang terinfeksi. Sekolah akhirnya diliburkan lagi dan sekolah akan mendapat tuntutan hukum dari orangtua.

"Saya harap dalam waktu dekat, solusi dengan aplikasi dan jaringan yang dijamin Pemerintah ini bisa terlaksana, atau bisa ada solusi lain yang lebih baik. Ini keresahan masyarakat akan pendidikan anak-anak mereka ketika memasuki new normal dan ini jangan dibiarkan berlarut- larut," pungkas Dasco.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anggota KKB Penembak dan Perampas Senjata Aparat Keamanan Ditangkap

Ia pernah terlibat baku tembak dengan mantan Kapolri Jendral (Purn) Tito Karnavian yang menjabat sebagai Kapolda Papua tanggal 28 November tahun 2012.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Baru 479 Kabupaten/Kota di 22 Provinsi yang Umumkan Informasi Covid-19

Namun tidak semua kabupaten dan kota pada 22 provinsi itu memiliki rekapitulasi kematian ODP dan PDP.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Pemkab Lebong Diminta Pertahankan Status Zona Hijau Covid-19

Kabupaten Rejang Lebong sudah tidak menjadi zona hijau lagi karena di daerah tersebutpa da Senin, sudah ditemukan satu kasus positif Covid-19.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Sensus Penduduk Online Diikuti 51,36 Juta Orang

Yang berpartisipasi 19,05% dari 270 juta total penduduk Indonesia

NASIONAL | 2 Juni 2020

Jokowi: Pembukaan Tempat Ibadah, Aktivitas Ekonomi, dan Sekolah Harus Lalui Tahapan Ketat

Akan disiapkan empat tahapan untuk memasuki tatanan normal baru di sektor pariwisata.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Budi Karya Sumadi: Saya Sehat dan Bugar

Budi rajin berolah raga dipandu personal trainer dan mengikuti saran diet dokter ahli gizi.

NASIONAL | 2 Juni 2020

PPDB 2020, Pemda Harus Pastikan dan Umumkan Daya Tampung Sekolah

Dengan demikian, masyarakat atau orang tua calon siswa baru akan mengetahui sejak awal secara transparan.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Kemdikbud Masih Tunggu Gugus Tugas Covid-19 untuk Buka Sekolah

Kemdikbud sesungguhnya telah menyiapkan skenario yang akan disampaikan setelah keputusan final pembukaan sekolah diputuskan.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Aceh Masih Darurat Covid-19, Warga Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan

Dengan status Aceh yang masih dalam keadaan darurat Covid-19, maka pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Kemdikbud Gelar Lomba Memperingati Hari Lahir Pancasila

Karya peserta diharapkan mengandung nilai gotong royong sebagai bentuk perwujudan Pancasila.

NASIONAL | 1 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS