Pesawat Angkatan Udara Jatuh, Kemhan Diminta Audit Alutsista TNI
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pesawat Angkatan Udara Jatuh, Kemhan Diminta Audit Alutsista TNI

Senin, 15 Juni 2020 | 13:21 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi I DPR, Willy Aditya, meminta Kementerian Pertahanan (Kemhan) melakukan audit Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) yang dimiliki TNI. Langkah tersebut dianggap penting dilakukan sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan nasional.

Permintaan juga disampaikan mengkritisi jatuhnya pesawat tempur Hawk 209 milik TNI AU di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Padahal sebelumnya, helikopter MI-17 milik TNI AD juga jatuh di Kawasan Industri Kendal (KIK), Jawa Tengah.

"Hawk ini kan sebenarnya didesain sebagai pesawat latihan tempur ringan. Kecelakaan pertama percobaan Hawk tahun 1986 terjadi karena black out dan disorientasi. Memang sudah banyak pengembangannya hingga tahun 2002. Sebagai pengguna kita perlu memeriksa semua alutsista yang kita pakai," kata Willy, di Jakarta, Senin (15/6/2020).

Menurutnya, dalam kerangka pembangunan sistem pertahanan yang komprehensif, Kementerian Pertahanan perlu mengkaji kembali setiap peralatan sistem pertahanan yang digunakan Indonesia. Persenjataan yang dimiliki perlu disesuaikan dengan ancaman pertahanan terkini.

"Audit sistem pertahanan ini mendesak dilakukan karena tentu perkembangan ancaman pertahanan terus berubah. Peralatan dan perlengkapan yang dipakai TNI kita itu harus menyesuaikan dengan situasi kekinian, termasuk pesawat yang dipakai. Kejadian berturut-turut ini harus mendapat perhatian serius," ucapnya.

Menurutnya, anggaran pertahanan dalam APBN dalam beberapa tahun belakangan selalu menempati salah satu yang tertinggi. Kendati demikian, anggaran itu tentunya juga harus berbagi dengan banyak lembaga. Karena itu, audit sistem pertahanan dapat menjadi dasar bagi DPR untuk menyetujui pertambahan anggaran untuk penyediaan alutsista.

"Saya rasa DPR akan menyetujui penambahan anggaran alutsista jika audit komprehensif dilakukan termasuk hasil investigasi terhadap sejumlah kecelakaan alutsista. Jadi anggaran yang dikeluarkan itu akan punya dasar yang kuat,” katanya

Saat ini, dikatakan Willy, audit investigatif juga perlu dilakukan pihak terkait. Langkah demikian dilakukan sekaligus untuk menemukan penyebab jatuhnya pesawat.

"Kita masih memiliki banyak Hawk dan MI-17 yang masih operasional. Maka menemukan penyebab kecelakaan sangat penting dan mendesak. Kalau perlu grounded dahulu pesawat dan heli dari jenis yang mengalami kecelakaan sampai ada kepastian penyebabnya," ucapnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pemkot Medan Perketat Protokol Kesehatan di Seluruh Pasar Tradisional

PD Pasar Medan juga membuat garis untuk masyarakat yang berbelanja.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Kawal Kebijakan LHK, Bambang Hendroyono: Kiprah DKN Harus Diperkuat

"Keberadaan DKN dikukuhkan dalam keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, karena DKN adalah mitra kerja strategis KLHK," tuturnya.

NASIONAL | 14 Juni 2020

8 Perguruan Tinggi Beri Beasiswa Rp 10 M pada Ratusan Pelajar

Akibat adanya pandemi Covid-19, seluruh tahapan seleksi beasiswa mulai dari tes, pengumpulan berkas, hingga proses interview dilakukan secara daring.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Hasil Rapid Test Seluruh Anggota KPU Provisi Bengkulu Negatif Covid-19

Seluruh penyelenggara Pilkada Serentak 2020 di Bengkulu, termasuk panitia pemilih kecamatan (PPK) wajib melaksanakan rapid test.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Kepada Menpora, Jojo Beberkan Alasan Memulai Bisnis Pakaian

Jonatan "Jojo" Christie beranggapan dirinya tidak mungkin selamanya berada di bidang bulu tangkis.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Tambah Dana Rp 23 M, Jambi Siap Gelar Pilkada Serentak

Jambi sudah memantapkan persiapan pelaksanaan pilkada sesuai dengan protokoler Covid-19.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Puluhan Kilometer Jalan Negara di Muarojambi Rusak Berat

Kerusakan ruas jalan produksi Simpang Panerokan – Sungaibahar sudah sering dilaporkan warga masyarakat.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Tiga Platform Ideal untuk Belajar di Era New Normal

Pelaku dunia pendidikan wajib mencari solusi terkait bagaimana proses belajar mengajar di era new normal.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Peremajaan Pesawat Tempur TNI Perlu Dipercepat

Negara harus memfasilitasi proses percepatan pengadaan atau pembuatan pesawat baru yang lebih kompetitif.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Pengamat: Ada Tiga Pertimbangan Penting Terkait Pergantian Panglima TNI

Sangat penting untuk menentukan proyeksi masa jabatan Panglima TNI minimal dua tahun ke depan untuk menjaga proses regenerasi.

NASIONAL | 15 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS