90.000 Lebih Warga Surabaya Dites Cepat Covid-19 Gratis
INDEX

BISNIS-27 426.538 (7.46)   |   COMPOSITE 4842.76 (69.8)   |   DBX 923.5 (3.46)   |   I-GRADE 127.867 (2.29)   |   IDX30 404.318 (7.37)   |   IDX80 105.647 (1.88)   |   IDXBUMN20 263.312 (7.44)   |   IDXG30 113.239 (1.72)   |   IDXHIDIV20 361.834 (6.55)   |   IDXQ30 118.461 (2.16)   |   IDXSMC-COM 206.934 (2.4)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (3.66)   |   IDXV30 99.778 (2.04)   |   INFOBANK15 760.318 (19)   |   Investor33 353.585 (6.67)   |   ISSI 142.238 (1.59)   |   JII 514.346 (5.58)   |   JII70 174.038 (2.42)   |   KOMPAS100 945.162 (17.43)   |   LQ45 740.002 (13.25)   |   MBX 1338.07 (21.42)   |   MNC36 264.409 (4.88)   |   PEFINDO25 251.635 (5.6)   |   SMInfra18 228.656 (3.16)   |   SRI-KEHATI 297.818 (5.94)   |  

90.000 Lebih Warga Surabaya Dites Cepat Covid-19 Gratis

Sabtu, 27 Juni 2020 | 12:09 WIB
Oleh : FMB

Surabaya, Beritasatu.com - Sebanyak 92.964 warga telah menjalani rapid test atau tes cepat Covid-19 massal secara gratis yang digelar Pemerintah Kota Surabaya, bekerja sama dengan Badan Intelijen Negera (BIN), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), maupun pihak lainnya.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Febria Rachmanita di Surabaya, Sabtu, mengatakan tes cepat dan tes usap massal terus dilakukan meskipun mobil laboratorium dari BNPB dan BIN sudah tidak berada di Surabaya.

"Tes cepat dan tes usap massal itu terus kami lanjutkan," katanya.

Menurut dia, hingga 25 Juni 2020, total tes cepat yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya bekerja sama dengan beberapa pihak sebanyak 92.964 orang. Dari data tersebut, yang reaktif sekitar 9.134 orang dan mereka ini dilanjutkan ke tes usap.

Namun, lanjut dia, data Dinkes Surabaya hingga 25 Juni 2020 tercatat yang sudah melakukan tes usap sebanyak 25.659 orang.

"Hasilnya, ada sekitar 7.564 orang positif, memang ada yang asli Surabaya dan ada pula yang luar Surabaya," katanya.

Febria juga memastikan bahwa pihaknya terus memaksimalkan laboratorium di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya untuk memeriksa sampel tes usap. Bahkan, setiap harinya, BBTKLPP tersebut bisa memeriksa 300-400 sampel tes usap.

"Ini mungkin sudah berjalan sekitar dua mingguan, jadi ya sudah lumayan banyak mereka hasilnya," ujarnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini optimistis semakin banyak melakukan tes cepat dan tes usap, maka semakin banyak pula yang diketahui siapa saja yang terkena virus, dan siapa pula yang aman. Dengan cara ini, kata dia, tentu semakin mudah memutus mata rantai penyebarannya, meskipun terkadang angka positif terlihat naik.

"Tes massal ini penting untuk melacak orang-orang yang terkena Covid-19, sehingga akan lebih gampang memutus mata rantai penyebarannya," katanya.



Sumber:ANTARA

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Abaikan Protokol Kesehatan, 40 Tempat Usaha di Pekanbaru Ditegur

Sebagian besar pelaku usaha seperti hotel dan tempat hiburan yang mendapat teguran tertulis karena tidak melengkapi fasilitas protokol kesehatan.

NASIONAL | 27 Juni 2020

Darurat Covid-19 di DIY Diusulkan Sebulan Lagi

Salah satu pertimbangan perpanjangan ini adalah perilaku masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan yang masih perlu ditingkatkan.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Daerah Jabar di Luar Bodebek Memasuki Kenormalan Baru

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memberi izin kepada masyarakat untuk memulai kegiatan ekonominya.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Disiapkan, Program Jalur Cepat Pendidikan Vokasi

Melalui pendidikan vokasi fast track diharapkan menarik minat calon siswa dan mahasiswa.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Industri Dilibatkan Keseluruhan Proses Pendidikan Vokasi

Pelibatan industri dalam pendidikan vokasi ini ibarat “pernikahan massal”, di mana lembaga pendidikan bermitra dengan sebanyak-banyaknya industri.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Waspadai Kelas-kelas Online Radikalisme

BNPT perlu untuk mengawasi pergerakan kelompok radikal di media online.

NASIONAL | 27 Juni 2020

Ketua DPRA Apresiasi Nelayan Selamatkan Imigran Rohingya

94 imigran Rohingya diselamatkan di Samtalira Bayu, Aceh Utara.

NASIONAL | 27 Juni 2020

Tempat Hiburan Berpotensi Jadi Klaster Baru Covid-19

Pemprov DKI Jakarta diskriminatif dalam menegakan Pergub Nomor 51 Tahun 2020.

NASIONAL | 27 Juni 2020

Penyebaran Narkoba Semakin Liar di Masa Pandemi

Para sindikat narkotika menawarkan pekerjaan bagi korban PHK untuk menjadi kurir dengan imbalan tinggi.

NASIONAL | 27 Juni 2020

Batik Bambu Mujur Lumajang Diminati Pasar Eropa

Pelanggan tertarik dengan corak warna batik yang menggunakan warna alam dari tumbuhan sekitar.

NASIONAL | 27 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS