PPDB 2020, Pemprov DKI Tambah Kuota Kelas Jadi 40 Murid
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

PPDB 2020, Pemprov DKI Tambah Kuota Kelas Jadi 40 Murid

Selasa, 30 Juni 2020 | 16:59 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan Pemprov DKI kembali membuka seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2020 untuk jalur zonasi dengan nama seleksi jalur zonasi bina RW. Seleksi ini, kata Nahdiana, khusus untuk mengakomodir siswa yang tinggal satu RW dengan sekolahnya.

"Untuk mengakomodir tingginya minat sekolah negeri, di mana ada siswa yang pada satu RW dengan sekolahnya belum dapat diterima, maka hari ini kami mengumumkan Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan membuka jalur yang namanya jalur zonasi untuk bina RW sekolah," ujar Nahdiana dalam konferensi pers bersama Kemdikbud dan Disdik DKI yang disiarkan aplikasi zoom, Selasa (30/6/2020).

Kuotanya, kata Nahdiana, dengan menambah rasio di setiap kelas dari 36 menjadi 40 siswa sehingga ada penambahan di setiap kelas sebanyak empat kursi atau siswa. Namun, dia mengingatkan jalur zonasi untuk bina RW ini hanya untuk siswa tamatan tahun 2020.

"(Seleksinya) Akan kami buka di 4 Juli dan lapor diri pada tanggal 6 Juli," ungkap dia.

Jika suatu RW jumlah siswanya banyak dan melebih kuota yang ditetapkan, maka akan dilakukan seleksi dengan kriteria usia. Siswa dengan usia yang tertua akan diutamakan dibandingkan yang usianya muda.

"Kami tentunya berkoordinasi dengan Kemdikbud sebelum memutuskan ini. Kami minta untuk diizinkan menambah kuota karena memang banyak minat masyarakat yang tinggi," tutur dia.

Pada kesempatan yang sama, Plt Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemdikbud, Hamid Muhammad mengatakan pihaknya mengizinkan Disdik Pemprov DKI menambah kuota siswa di jalur zonasi. Menurut dia, sepanjang alasannya meyakinkan dan mengakomodir aspirasi masyarakat untuk masuk sekolah negeri, maka pihaknya dengan terbuka membolehkan penambahan siswa di setiap kelas yang berada di masing-masing sekolah di DKI Jakarta.

"Jadi yang disampaikan Bu Nahdiana itu pasti sudah kami diskusikan sejak minggu lalu. Jadi itulah solusi yang memang kami sepakati untuk menambah kuota di sekolah negeri," kata Hamid.

Hamid mengakui apa yang terjadi di DKI Jakarta juga pernah terjadi di Kota Surabaya 2 tahun sebelumnya yang meminta penambahan siswa dari 32 menjadi 36 siswa setiap kelas. Kemdikbud, kata dia, juga menerima permintaan Kota Surabaya untuk mengakomodir aspirasi masyarakat.

"Kami juga tetap mempertimbangkan jangan sampai penambahan jumlah siswa itu pada akhirnya menutup sekolah swasta. Hal itu menjadi pertimbangan betul karena sekolah swasta kontribusinya cukup besar terhadap angka partisipasi siswa kita," pungkas Hamid.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Rusuh di Madina, Dana Bansos Tak Disalurkan Kades Secara Transparan

Kerusuhan di Mandailing Natal terjadi karena kepala desa tidak menyalurkan dana bantuan sosial secara transparan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

BMKG Pantau 33 Hotspot di Sumut

BMKG menyebut 33 hotspot di Sumut dalam kategori sedang pada 5 kabupaten itu terpantau melalui Sensor MODIS (Satelit Terra, Aqua, SNPP dan NOAA20).

NASIONAL | 30 Juni 2020

Korupsi PT Dirgantara Indonesia, KPK Periksa Eks Pejabat Kementerian BUMN

Penyidik memeriksa Irnanda Laksanawan untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Presiden: Belum Siap New Normal, Jangan Dipaksa

Presiden meminta seluruh kepala daerah di Jawa Tengah agar menjalankan tiga tahapan dalam pelaksanaan new normal.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Madina Rusuh, Pasukan TNI dan Brimob Siaga

Pasukan TNI dan Brimob melakukan pengamanan pascakeruushan di Madina yang dipicu pembagian dana bantuan sosial tunai.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Karhutla di Pelalawan Mulai Padam, Polda Riau Cari Pelaku

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pelalawan terjadi sejak Minggu (28/6/2020) dan menghanguskan sedikitnya empat hektare lahan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Akademisi Minta Erick Thohir Rampungkan Road Map BUMN

Pusat Studi BUMN meminta agar Menteri Erick Thohir merampungkan road map pembenahan BUMN.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Kereta Bogor-Sukabumi Tak Beroperasi Hingga Akhir Juli

KA Pangrango, Bogor-Sukabumi belum beroperasi hingga akhir Juli 2020, untuk memutus penyebaran Covid-19 antar wilayah Jabodetabek ke Sukabumi.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Mulai 1 Juli, Pemkot Tolak Tanggung Biaya Perawatan dan Pemakaman Korban Covid-19 Asal Luar Medan

Mulai 1 Juli, Pemkot tidak akan menanggung biaya perawatan, pengobatan bahkan pemakaman untuk pasien Covid-19 yang tidak tercatat sebagai warga asal Kota Medan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Usai Jerat Imam Nahrawi, KPK Makin Berani Bongkar Kasus KONI

Penetapan tersangka terhadap pihak lain yang terlibat kasus suap KONI akan dilakukan KPK sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup.

NASIONAL | 30 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS