Pengacara Djoko Tjandra Bantah Berkolaborasi dengan Jenderal Polri
INDEX

BISNIS-27 503.6 (1.21)   |   COMPOSITE 5652.76 (35.99)   |   DBX 1032.04 (1.88)   |   I-GRADE 164.451 (0.97)   |   IDX30 490.95 (1.66)   |   IDX80 128.766 (0.54)   |   IDXBUMN20 358.484 (2.18)   |   IDXG30 133.521 (0.38)   |   IDXHIDIV20 437.723 (2.03)   |   IDXQ30 142.408 (0.74)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.06)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (2.24)   |   IDXV30 120.747 (1.77)   |   INFOBANK15 969.323 (2.13)   |   Investor33 424.184 (1.38)   |   ISSI 165.497 (1.24)   |   JII 607.992 (3.73)   |   JII70 207.954 (1.56)   |   KOMPAS100 1151.81 (6.97)   |   LQ45 901.663 (3.07)   |   MBX 1571.94 (11.04)   |   MNC36 316.426 (1.48)   |   PEFINDO25 300.975 (6.42)   |   SMInfra18 283.853 (0.77)   |   SRI-KEHATI 362.321 (1.21)   |  

Pengacara Djoko Tjandra Bantah Berkolaborasi dengan Jenderal Polri

Kamis, 16 Juli 2020 | 12:07 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / FMB

Jakarta, Beritasatu.com — Kasus Djoko Soegiarto Tjandra yang sukses pergi dengan meninggalkan noda hitam bagi Polri memasuki babak baru.

Pengacara Djoko bernama Anita Kolopaking membantah jika dia menjalin komunikasi erat dengan mantan Kepala Biro Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim Brigjen Prasetijo Utomo.

Sebelumnya memang beredar screenshot (tangkapan layar) WhatsApp tertanggal 30 Maret 2020, di mana Anita aktif berkomunikasi dengan Prasetijo. Di situ mereka ‘berkolaborasi’ untuk Djoko.

Saat dicocokkan oleh Beritasatu.com, profile picture di tangkapan layar itu memang sama dengan nomor Prasetijo. Di situ tampak Prasetijo tengah berfoto dengan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Innalillah wainna Ilahi rojiuun. Bismillahirrahmanirrahim. Astagfirullah alasyiim. Allahu Akbar. Mohon didoakan atas pemberitaan di Twitter di mana HP saya itu di-hacked oleh orang yang tidak bertanggung jawab merusak nama baik saya dan menghancurkan karakter saya,” kata Anita saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (16/7/2020) terkait percakapannya itu.

Menurutnya, berita berikut foto dan video yang beredar sudah diretas. Semua yang dikeluarkan di publik merupakan pembunuhan karakter.

“Foto-foto itu adalah foto lama. Jadi dikemas jadilah itu berita sesuai kehendak aktor itu,” sambungnya.

Baca juga: Polri Keluarkan Surat Bebas Covid-19 untuk Djoko Tjandra

Dia menyebut mengapa ia difitnah. Djoko jelas tidak diinginkan. Sebagai pengacara Djoko, Anita juga tidak ingin ikut diserang. Aktor tersebut tidak menghendaki proses Peninjauan Kembali (PK) Djoko berjalan.

Seperti diberitakan, Brigjen Prasetijo dicopot dan kini ditahan provost karena membantu pelarian dengan mengeluarkan surat sakti untuk Djoko.

Lulusan Akpol 91 itu memuluskan jalan Djoko keluar Indonesia dengan meneken "surat sakti" dengan nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas tertanggal 18 Juni 2020.

Dalam surat tersebut Djoko diagendakan berangkat ke Pontianak, Kalimantan Barat dari Jakarta pada 19 Juni dan pulang 22 Juni 2020. Djoko ditulis sebagai konsultan.

Namun belum ada keterangan apakah Prasetijo juga punya peranan menghapus nama Djoko dari red notice Interpol.

Red notice Djoko sudah “hilang” sejak 2014. Selama ini red notice diurus oleh Ses. NCB yang berada di bawah Div Hubinter. Sebelum menjadi Korwas PPNS, Prasetijo diketahui berdinas di Div Hubinter Polri.

Baca juga: Bantu Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Resmi Ditahan

Djoko adalah buronan. Sehari sebelum putusan dibacakan, Djoko kabur dari Indonesia ke Papua Nugini. Belakangan ia disebut berganti kewarganegaraan di sana.

Yang menyakitkan, buronan Kejaksaan Agung sejak 2009 ini tiba-tiba muncul di Indonesia. Namanya kembali ramai diperbincangkan ketika ia mendaftarkan PK ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 8 Juni 2020.

Ia pun ditetapkan buronan hingga hari ini. Keberadaannya kini tak lagi diketahui dan ia kembali membuat kontroversi baru setelah sempat mencetak KTP dan paspor Indonesia serta memperoleh dua surat sakti dari Polri.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ekonomi Sektor Kehutanan Indonesia Tetap Berdenyut di Tengah Covid-19

Kinerja ekspor sektor kehutanan masih berada pada jalur yang positif.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Semen Gresik Ubah Lahan Tandus Jadi Sentra Buah

Saat musim kemarau lahan itu tandus dan tidak produktif.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Curahan Hujan Tinggi, BPBD Sulteng Tetapkan Siaga Bencana

Sejumlah daerah di Sulteng diterjang banjir meliputi Kabupaten Morowali Utara, Morowali, Parigi Moutong, Tolitoli, dan Kabupaten Sigi.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Pemprov Sumut Siapkan Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, sanksi itu sudah ada dalam draft diajukan pemerintah daerah ke pusat saat

NASIONAL | 16 Juli 2020

Partai Nasdem Tepis Anggapan RUU PKS Mengandung Unsur Liberalis

Partai Nasdem pun menepis anggapan bahwa RUU PKS membawa paham dan kepentingan liberalis.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Berbagai Upaya Belum Mampu Hentikan Covid-19, Ibas: Kita Berharap Vaksin

Berbagai upaya menekan transmisi belum mampu menghentikan Covid-19.

NASIONAL | 16 Juli 2020

KPK Diminta Responsif Soal Dugaan Suap Gubernur Papua Barat untuk Wahyu Setiawan

KPK dinilai lazim mengungkap tindak kejahatan korupsi yang faktanya ada di persidangan.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Presiden Jokowi Kritik Serapan APBD 34 Provinsi Masih di Bawah 50%

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeritik serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 34 Provinsi yang masih dibawah 50%.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Presiden Jokowi Minta Gubernur Ajak Aparat Daerah Kerja Extraordinary

Presiden Jokowi meminta para gubernur mengajak aparat daerah untuk bekerja secara extraordinary dalam mengendalikan Covid-19.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Sports Science Jadi Tema Haornas 2020

Tema ini diharapkan dapat memperlihatkan pentingnya penggunaan sports science dalam pembinaan olahraga.

NASIONAL | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS