KPK Klaim Masih Kejar Harun Masiku
INDEX

BISNIS-27 431.53 (2.99)   |   COMPOSITE 4906.55 (19.82)   |   DBX 934.495 (0.89)   |   I-GRADE 129.531 (0.72)   |   IDX30 408.573 (2.45)   |   IDX80 107.231 (0.54)   |   IDXBUMN20 271.434 (1.2)   |   IDXG30 114.42 (0.57)   |   IDXHIDIV20 364.598 (2.43)   |   IDXQ30 119.596 (0.74)   |   IDXSMC-COM 210.435 (0.42)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (1.25)   |   IDXV30 101.606 (0.9)   |   INFOBANK15 772.076 (7.03)   |   Investor33 357.854 (2.54)   |   ISSI 144.258 (0.31)   |   JII 521.112 (2.16)   |   JII70 177.199 (0.53)   |   KOMPAS100 960.444 (5.61)   |   LQ45 749.999 (4.19)   |   MBX 1355.95 (6.1)   |   MNC36 267.764 (1.73)   |   PEFINDO25 261.843 (-0.47)   |   SMInfra18 232.762 (1.02)   |   SRI-KEHATI 301.662 (2.31)   |  

KPK Klaim Masih Kejar Harun Masiku

Jumat, 31 Juli 2020 | 13:11 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi kinerja Bareskrim Polri yang berhasil membekuk buronan perkara pengalihan hak tagih Bank Bali, Djoko Soegiarto Tjandra di Malaysia pada Kamis (30/7/2020). Djoko yang telah buron selama sekitar 11 tahun bakal menjalani proses hukum, termasuk hukuman badan selama 2 tahun sebagaimana putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) pada 2009 lalu.

"Iya kami juga bersyukur dan mengapresiasi keberhasilan penangkapan Djoko Tjandra," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Jumat (31/7/2020).

Djoko Tjandra merupakan satu dari sekitar 40 buronan kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan, Polisi dan KPK. Salah satu buronan yang masih diburu KPK, yakni mantan caleg PDIP Harun Masiku yang menyandang status tersangka kasus dugaan suap proses pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR. Ghufron menegaskan, pihaknya terus mengejar Harun yang telah buron sejak awal tahun ini.

"Mengenai pencarian HM (Harun Masiku), KPK selama ini dan akan terus berupaya mengejar yang bersangkutan," tegas Ghufron.

Diberitakan, KPK menetapkan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan; caleg PDIP, Harun Masiku; mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan kader PDIP Saeful Bahri sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait PAW anggota DPR. Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp 900 juta.

Suap itu diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Tiga dari empat tersangka kasus ini sedang dan telah menjalani proses persidangan. Saeful Bahri telah dijatuhi hukuman 1 tahun 8 bulan pidana penjara, sementara Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio saat ini masih menjalani proses persidangan. Sedangkan, tersangka Harun Masiku masih buron hingga kini.

Sejak KPK menangkap Wahyu Setiawan selaku Komisioner KPU dan tujuh orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (8/1/2020), Harun seolah hilang ditelan bumi. Ditjen Imigrasi sempat menyebut calon anggota DPR dari PDIP pada Pileg 2019 melalui daerah pemilihan (dapil) Sumatera Selatan I dengan nomor urut 6 itu terbang ke Singapura pada 6 Januari 2020 atau dua hari sebelum KPK melancarkan OTT dan belum kembali.

Pada 16 Januari Menkumham yang juga politikus PDIP, Yasonna H Laoly menyatakan Harun belum kembali ke Indonesia. Padahal, pemberitaan media nasional menyatakan Harun telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020 yang dilengkapi dengan rekaman CCTV di Bandara Soekarno-Hatta. Setelah ramai pemberitaan mengenai kembalinya Harun ke Indonesia, belakangan Imigrasi meralat informasi dan menyatakan Harun telah kembali ke Indonesia. Meski dipastikan telah berada di Indonesia, KPK dan kepolisian hingga kini belum berhasil menangkap Harun Masiku yang telah ditetapkan sebagai buronan atau daftar pencarian orang (DPO).



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Menko Mahfud Minta Masyarakat Awasi Sidang Djoko Tjandra

Mahfud MD meminta masyarakat agar mengawasi proses yang berada di pengadilan. Pemerintah tidak bisa ikut campur karena bola sudah di tangan pengadilan.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Terseret Kasus Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Ternyata Ibu Bhayangkari

Pinangki dicopot setelah fotonya bertemu Djoko Tjandra, viral.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Iduladha di Tengah Pandemi, Tahanan KPK Hanya Dapat Dikunjungi secara Online

Salat para tahanan juga telah dilakukan di masing-masing rutan.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Ganjar Puas Salat Iduladha Sesuai Protokol Kesehatan

Pemotongan hewan kurban diimbau agar tidak menimbulkan kerumunan.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Diduga Kecewa Gagal Jadi PNS, Pemuda Serang Pos Polisi Yalimo

Bripka Gotlieft Yarosetouw kritis setelah terkena panah dari seorang pemuda yang diduga kecewa lantaran tidak lolos dalam penerimaan CPNS.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Pemerintah Imbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan Saat Rayakan Iduladha

Bagi masyarakat yang akan mudik pada Iduladha tahun ini, agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Buruh Perkebunan Sasaran Peredaran Narkoba, Tim Rehabilitasi BNN Jemput Bola

Bidang Rehabilitasi BNN merintis intervensi berbasis masyarakat.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Djoko Tjandra Ditangkap, Menko Mahfud MD Sujud Syukur

"Saya tidak terlalu kaget karena saya tahu dia akan tertangkap itu sudah sejak tanggal 20 Juli yang lalu," kata Mahfud.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Panglima TNI Serahkan Sapi Kurban ke Dandenma Mabes TNI

anglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menyerahkan satu ekor sapi hewan kurban jenis Simmental berbobot 925 Kg kepada Dandenma Mabes TNI.

NASIONAL | 31 Juli 2020

PTR-PS Pasangan Smart, Siap Memimpin Toraja Utara

Petrus Tangke Rombe telah mendapat rekomendasi kuat dari Partai Hanura Toraja Utara untuk maju di Pilkada Serentak 2020.

NASIONAL | 31 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS