Diperiksa Polisi, Pengacara Djoko Tjandra Dapat Ditahan
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-1.43)   |   COMPOSITE 4934.09 (-20.47)   |   DBX 924.804 (0.21)   |   I-GRADE 130.838 (-0.77)   |   IDX30 413.425 (-1.99)   |   IDX80 108.094 (-0.58)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.42)   |   IDXG30 115.379 (-0.19)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.62)   |   IDXQ30 120.916 (-0.47)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-1.46)   |   IDXV30 102.468 (-0.76)   |   INFOBANK15 776.883 (-1.82)   |   Investor33 360.093 (-1.12)   |   ISSI 144.765 (-0.71)   |   JII 523.909 (-2.37)   |   JII70 177.568 (-0.94)   |   KOMPAS100 966.07 (-4.5)   |   LQ45 756.376 (-3.54)   |   MBX 1366.8 (-6.55)   |   MNC36 270.277 (-1.19)   |   PEFINDO25 258.891 (-2.06)   |   SMInfra18 233.321 (-1.59)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-1.29)   |  

Diperiksa Polisi, Pengacara Djoko Tjandra Dapat Ditahan

Jumat, 7 Agustus 2020 | 13:12 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / FMB

Jakarta, Beritasatu.com — Pengacara Djoko Soegianto Tjandra, Anita Dewi Anggraeni Kolopaking (AK), akhirnya muncul pada panggilan kedua sebagai tersangka di Mabes Polri, Jumat (4/8/2020).

Sebelumnya Polri telah mengancam akan memanggil paksa Anita jika ia tak muncul dalam pemanggilan hari ini. Sebab Anita sebenarnya hendak diperiksa Selasa (4/7/2020) kemarin. Namun dia malah tak datang dan mencari perlindungan ke LPSK.

“Jam 10.30 tadi tersangka AK menghadap penyidik di Subdit 5 Dit Tipidum Bareskrim Polri untuk diperiksa,” kata Dir Tipidum Bareskrim Brigjen Ferdy Sambo saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat siang.

Secara normatif Anita dapat ditahan karena ia telah dijadikan tersangka dengan jeratan Pasal 263 ayat (2) KUHP terkait penggunaan surat palsu dengan ancaman 6 tahun penjara

Ia juga dijerat Pasal 223 KUHP yaitu barangsiapa dengan melepaskan atau memberi pertolongan kepada orang yang ditahan atas perintah penguasa umum, atas putusan atau ketetapan hakim.

Anita juga telah dicegah ke luar negeri sejak 22 Juli 2020 dan 20 hari berikutnya setelah Bareskrim mengirim surat ke Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta.

Andai Anita ditahan hari ini maka tiga serangkai dalam kasus ini yakni Anita, Brigjen Prasetijo Utomo (yang mengeluarkan surat), dan Djoko (klien Anita) bisa “bereuni” di sel Polri. Sebab dua nama terakhir sudah di sel di tahanan Bareskrim.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Banten Dapat Bantuan Ratusan APD dan Paket Sembako dari Super Indo Peduli

"Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dan sumbangan dari Super Indo dan Benih Baik," ujar Wahidin.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Hasil Swab, 4O Pegawai Staf dan Anggota DPRD Bengkulu Negatif Covid-19

Meski 40 orang staf dan anggota dewan yang hasil uji swab negatif Covid-19, tapi mereka tetap diminta menjalani isolasi mandiri di rumah

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Rektor IAIN Bengkulu Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Saat ini rektor IAIN Bengkulu masih menjalankan tugas kedinasan dari rumah atau work from home (WFH).

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Mendagri Minta Pemda Perbanyak Pengujian Sampel Covid-19

Dalam menyikapi kasus Covid-19, daerah harus aktif bukan pasif.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Pakar Penerbangan K Martono: Tak Ada Istilah Bandara Internasional

"Protokol Montreal tahun 1988 menyebutnya Airport Serving International Civil Aviation, bukan International Airport."

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Tim Kesehatan Tak Siap, Jambi Belum Mampu Lakukan Rapid Test Massal Covid-19

Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi akan segera mengaktifkan kembali pos komando (posko) Covid-19 di seluruh perbatasan Jambi dengan daerah lain.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Istri Mendagri Minta Ibu PKK Rejang Lebong Aktif Bagikan Masker ke Masyarakat

Ada perintah dari Presiden Jokowi kepada TP PKK Pusat, agar para kader PKK se-Indonesia untuk ikut serta aktif membagikan masker dari pintu ke pintu.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Program LKBA Pemkab Serang Disinergikan dengan Kampung Tangguh Polri

Pemkab Serang di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Tatu Chasanah terus mendorong seluruh desa berkompetisi dalam LKBA.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Pasien Covid-19 Klaster Secapa AD Bandung Tinggal 92 Orang

Hasil Lab PCR dari swab lanjutan pasien di Secapa AD sampai dengan pagi ini ada 22 pasien lagi yang dinyatakan negatif.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Gerak Cepat PKK Bagikan Masker Dapat Apresiasi

Keputusan Presiden Jokowi ini tepat, karena melibatkan satuan ibu-ibu PKK yang memiliki jaringan kuat sampai ke kader tingkat RT.

NASIONAL | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS