6 Bulan Bekerja, KPK Firli Tangani 160 Perkara, 53 Tersangka
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

6 Bulan Bekerja, KPK Firli Tangani 160 Perkara, 53 Tersangka

Selasa, 18 Agustus 2020 | 16:38 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jilid V periode 2019-2023 menyampaikan kinerja mereka sejak dilantik pada Desember 2019 lalu hingga Juni 2020. Selama enam bulan bekerja, Firli Bahuri Cs mengklaim telah menangani 160 perkara tindak pidana korupsi. Dari jumlah tersebut, KPK telah menetapkan 53 orang sebagai tersangka dari 43 penyidikan perkara baru.

"Secara total, pada semester I Tahun 2020, KPK melakukan 78 kegiatan penyelidikan, 43 penyidikan perkara baru dan 117 perkara dari sebelum tahun 2020, sehingga total 160 penyidikan dilakukan pada semester ini. Pada semester I ini KPK juga telah menetapkan 53 tersangka dari 43 penyidikan perkara baru.," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango dalam konferensi pers capaian kinerja KPK Semester I Tahun 2020 secara daring, Selasa (18/8/2020).

Dari 53 orang yang ditetapkan tersangka, penyidik telah menahan 38 orang. Sementara untuk menuntaskan ratusan kasus itu, tim penyidik telah memeriksa sekitar 3.512 saksi dalam kurun waktu enam bulan ini. Sementara untuk tingkat penuntutan, KPK sedang menangani 99 perkara dan telah mengeksekusi 69 putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

"Di tingkat penuntutan, KPK saat ini menangani total 99 perkara, 60 di antaranya merupakan perkara sebelum tahun 2020. Selain itu, KPK juga telah melakukan eksekusi terhadap 69 putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap," jelas Nawawi.

Upaya penindakan yang dilakukan KPK berfokus pada upaya penyelamatan kerugian negara atau asset recovery. Saat ini, terdapat dua kasus yang kerugian keuangan negaranya lebih dari Rp 100 miliar yang sedang ditangani KPK, yakni kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Kabupaten Bengkalis diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 475 miliar.

"Sedangkan, perkara TPK kegiatan penjualan pada PT Dirgantara Indonesia diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp205,3 miliar dan USD8,65 juta," kata Nawawi.

Pada semester ini KPK juga telah menyetorkan ke kas negara dalam bentuk PNBP dari penanganan perkara yang merupakan bagian dari pemulihan aset senilai Rp100 miliar, terdiri dari uang denda, uang pengganti, barang rampasan dan hibah (penetapan status penggunaan barang rampasan).

Terkait hibah pemanfaatan barang rampasan (PSP), KPK telah menyerahkan aset berupa dua bidang tanah di Jakarta dan Madiun senilai Rp36,9 miliar untuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 

KPK

BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wapres Beberkan Bukti Pencapaian Pembangunan Nasional Pemerintah Cukup Membanggakan

Menurut Wapres KH Ma'ruf Amin pencapaian pemerintah dalam pembangunan nasional hanya terganggu ketika pandemi Covid-19 datang.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Satgas Covid-19 Jateng Siapkan Operasi Penegakan Serentak

Rencananya operasi akan dimulai pekan depan setelah melalui tahap sosialisasi kepada masyarakat.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Jateng Bentuk Tim Persiapan Pembelajaran Kebiasaan Baru

Tim ini dibentuk di tingkat provinsi dan cabang dinas untuk mengawal persiapan pembukaan sekolah.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Polisi Tangkap 10 Pelaku Penyerangan Rumah Habib Umar Assegaf di Solo

Dari 10 orang penyerang yang ditangkap, enam di antaranya termasuk S resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Wawan: BIN Rangkul Eks Napiter Kembali ke NKRI

Rehabilitasi eks Napiter merupakan upaya memanusiakan manusia sekaligus upaya memberikan kesempatan kedua untuk menebus kesalahannya di masa lalu.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Akibat Covid-19, Gedung DPRD Medan Ditutup 14 Hari

Gedung DPRD Medan terpaksa ditutup selama 14 hari setelah dua orang kepala sub bagian (Kassubag) dinyatakan positif Covid-19.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Mahasiswi Asal Jember Menangi Lomba Pidato Pancasila BNPT

Pengumuman pemenang secara daring dilakukan bersamaan dengan peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia (RI).

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Pentingnya Bangun Manpower Planning

Pemerintah diharapkan membangun manpower planning atau perencanaan sumber daya manusia (SDM).

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Dinkes Sumut: Hubungi Kami jika RS Butuh APD Covid-19

Bila manajemen rumah sakit tidak memiliki biaya untuk membeli APD maka sebaiknya segera dilaporkan ke dinas kesehatan.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Demokrasi Dinilai Harus Wujudkan Kesejahteraan

Demokrasi merupakan jembatan emas untuk mengelola suatu negara menjadi lebih baik. Demokrasi sepatutnya dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat.

NASIONAL | 18 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS